DINIYAHDINIYAH
One moment, please...One moment, please...Makalah ini menjelaskankan beberapa hal yang berkaitan dengan epistemologi Islam ilmu dalam Islam. Secara umum yang mencakup teori, konsep dan sumber-sumber epistemologi adalah suatu disiplin ilmu yang membicarakan dan menyelidiki sumber, kaedah, proses dan batasansuatu ilmu ataupun pengetahuan sehingga membawa kepada pemahaman terhadap kebenaran yang hakiki. Dalam tradisi Islam, suatu ilmu yang diperolehi harus mencapai tahap yakin karena objektif akhir suatu perkara adalah mempunyai unsur-unsur kebenaran secara mutlak. Dari segi kebenaran sesuatu ilmu pula, kaedah epistemologi Islam menganggap ilmu pengetahuan sebagai sesuatu yang mungkin dan menolak pendapat para skeptis yang menganggap ilmu sebagai suatu kemustahilan. Manakala dari segi sumber ilmu, konsep epistemologi Islam yang berdasarkan kepada worldview tauhid tidak hanya terbatas kepada perolehan sumber kepada al-khabar al-sadiq dan ilham semata-mata, bahkan juga memberi ruang kepada akal dan pancaindera untuk memperolehi ilmu berdasarkan kepada ruang lingkup yang mampu dicapai oleh akal dan inderawi.
Filsafat ilmu dalam tradisi Islam bertujuan untuk melahirkan individu atau masyarakat yang seimbang antara dunia dan akhirat.Atas dasar inilah ruang lingkup pembahasan epistemologi menurut perspektif Islam adalah lebih luasdi mana sesuatu hakikat yang digapai itu adalah bersumberkan kepada keyakinan.Konsep epistemologi Islam yang berdasarkan kepada worldview tauhid tidak hanya terbatas kepada al-khabar al-sadiq dan ilham saja, akan tetapi memberi ruang juga kepada akal dan pancaindera untuk memperolehi ilmu berdasarkan kepada ruang lingkup yang mampu dicapai oleh saluran akal dan inderawi.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada perbandingan epistemologi Islam dengan tradisi Barat untuk mengeksplorasi perbedaan metode pengetahuan. Selain itu, perlu diinvestigasi bagaimana epistemologi Islam terkait dengan perkembangan teknologi modern seperti AI dan dampaknya terhadap sumber ilmu seperti akal dan pancaindera. Terakhir, studi lebih dalam tentang integrasi sumber ilmu (wahyu, akal, inderawi, ilham) dalam konteks globalisasi akan memberikan wawasan baru tentang dinamika pendidikan dan pembangunan Islamic Knowledge.
| File size | 514.82 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hakikat manusia dalam pendidikan Islam mengacu pada peran manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Pendidikan bertujuan menumbuhkan potensi manusiaHakikat manusia dalam pendidikan Islam mengacu pada peran manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Pendidikan bertujuan menumbuhkan potensi manusia
UINSALATIGAUINSALATIGA Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai karakter tradisional memperoleh persentase tertinggi sebesar 70,22%, mencerminkan keberhasilan PesantrenHasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai karakter tradisional memperoleh persentase tertinggi sebesar 70,22%, mencerminkan keberhasilan Pesantren
UINSALATIGAUINSALATIGA Analisis data dilakukan dalam tiga tahap utama: reduksi, penampilan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa integrasi prinsip wasathiyahAnalisis data dilakukan dalam tiga tahap utama: reduksi, penampilan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa integrasi prinsip wasathiyah
UINSALATIGAUINSALATIGA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan literatur, mengumpulkan referensi dari buku, artikel ilmiah, dan dokumen teoretisPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan literatur, mengumpulkan referensi dari buku, artikel ilmiah, dan dokumen teoretis
UINSALATIGAUINSALATIGA Dengan memahami keragaman sebagai sumber kekuatan, pendidikan harus mampu membentuk kebiasaan sosial yang memperkuat hubungan antara kelompok berbeda danDengan memahami keragaman sebagai sumber kekuatan, pendidikan harus mampu membentuk kebiasaan sosial yang memperkuat hubungan antara kelompok berbeda dan
DINIYAHDINIYAH Ajaran-ajaran Khawarij seperti persoalan jabatan khalifah, muamalah sesama muslim non-Khawarij dan zuhud serta ibadah mempengaruhi sikap dan tingkah lakuAjaran-ajaran Khawarij seperti persoalan jabatan khalifah, muamalah sesama muslim non-Khawarij dan zuhud serta ibadah mempengaruhi sikap dan tingkah laku
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 soal yang terdiri dari pre-test dan post-test. Setelah mengumpulkan data, penulis menganalisisInstrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 soal yang terdiri dari pre-test dan post-test. Setelah mengumpulkan data, penulis menganalisis
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Analisis data menunjukan bahwa penerapan peran masjid sebagai sarana dawah dapat menjadi barometer dalam syiar Islam dan Ukhuwah Islamiyah, terutama denganAnalisis data menunjukan bahwa penerapan peran masjid sebagai sarana dawah dapat menjadi barometer dalam syiar Islam dan Ukhuwah Islamiyah, terutama dengan
Useful /
ULUMUNAULUMUNA Berlin memulai karier akademiknya sebagai dosen filsafat di Universitas Oxford dan kemudian diakui sebagai sejarawan gagasan karena keberhasilannya mengintegrasikanBerlin memulai karier akademiknya sebagai dosen filsafat di Universitas Oxford dan kemudian diakui sebagai sejarawan gagasan karena keberhasilannya mengintegrasikan
UINSALATIGAUINSALATIGA Penelitian ini mengungkapkan bahwa intensitas pelatihan, khususnya kedalaman materi, memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi guruPenelitian ini mengungkapkan bahwa intensitas pelatihan, khususnya kedalaman materi, memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi guru
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Kebebasan adalah hak setiap manusia yang harus diperjuangkan dan harganya harus ditebus. Berjuang untuk kebebasan bukan karena yakin menang melainkan kesadaranKebebasan adalah hak setiap manusia yang harus diperjuangkan dan harganya harus ditebus. Berjuang untuk kebebasan bukan karena yakin menang melainkan kesadaran
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Melalui prinsip-prinsip progresivisme, pendidikan Islam harus bersifat dinamis dan mampu menjawab tantangan zaman, dengan mengutamakan nilai-nilai cinta,Melalui prinsip-prinsip progresivisme, pendidikan Islam harus bersifat dinamis dan mampu menjawab tantangan zaman, dengan mengutamakan nilai-nilai cinta,