DINIYAHDINIYAH
One moment, please...One moment, please...Kemunculan Khawarij dalam kancah pemikiran kalam dapat dilihat pada awalnya dari aspek politis, yaitu disebabkan oleh perbedaan cara pandang dan pemahaman mereka terhadap cara penyelesaian perselisihan umat Islam dengan arbitrase (tahkim) khususnya diantara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abi Sufyan. Namun kemudian berkembang pemikiran kalam secara teologis. Menurut Khawarij, penyelesaian perselisihan umat Islam dengan cara tahkim adalah menyalahi hukum Allah, dan berdosa besar sehingga halal darah mereka yang mengadakan tahkim. Ajaran-ajaran Khawarij seperti persoalan jabatan khalifah, muamalah sesama muslim non-Khawarij dan zuhud serta ibadah mempengaruhi sikap dan tingkah laku mereka. Begitu pula keyakinan seperti pemahaman hakikat iman dan tauhid, janji dan ancaman Allah, Al-Quran adalah makhluk, takwil dan qiyas juga menjadi landasan perbuatan mereka. Secara historis, Khawarij terpecah menjadi berbagai sekte seperti Azariqah, Shufriyah dan Ibadhiyah. Tulisan ini akan membahas permasalahan sejarah kemunculan Khawarij, ajaran-ajaran dan sekte-sekte dalam Khawarij.
Kemunculan Khawarij sebagian besar didorong oleh faktor politik, yang kemudian membentuk konsep khilafah demokratis yang terbuka bagi siapa saja, terlepas dari latar belakang etnis.Namun, kefanatikan mereka terhadap interpretasi tekstual ajaran Islam menyebabkan mereka mengkafirkan muslim di luar kelompoknya, bahkan menghalalkan darah mereka.Meskipun menunjukkan kesungguhan dalam ibadah dan zuhud, pendekatan ekstrem ini juga mengakibatkan tindakan merusak dan pemaksaan yang melampaui batas kemampuan manusia.
Saran penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam warisan pemikiran Khawarij yang masih relevan hingga saat ini. Pertama, sebuah studi menarik bisa menganalisis bagaimana interpretasi tekstual yang sangat kaku, yang menjadi ciri khas Khawarij dan menyebabkan mereka mudah mengkafirkan sesama muslim, beresonansi dengan fenomena ekstremisme agama yang kita saksikan di era modern. Penelitian ini dapat mencari pola-pola pemikiran serupa yang muncul dalam kelompok-kelompok kontemporer, mengkaji bagaimana pemahaman yang rigid ini memengaruhi dinamika sosial dan potensi konflik, serta mengidentifikasi strategi edukasi atau dialog yang efektif untuk menanggulangi penyebaran ideologi radikal tersebut. Ini akan membantu kita memahami akar historis dari beberapa tantangan keagamaan dan sosial saat ini. Kedua, sangat menarik untuk meneliti dampak jangka panjang dari konsep khilafah Khawarij yang bersifat demokratis, di mana kepemimpinan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang asal-usul kabilah, dan pemimpin yang menyimpang dapat diberhentikan. Walaupun dianggap ekstrem, ide ini merupakan sebuah inovasi politik pada masanya. Studi ini dapat melacak pengaruh ide-ide ini dalam pemikiran politik Islam selanjutnya atau bahkan dalam perdebatan tentang tata kelola pemerintahan yang adil dan partisipatif di masyarakat Muslim kontemporer, memberikan perspektif baru tentang kontribusi mereka di luar stigma negatif. Ketiga, penelitian bisa melakukan perbandingan mendalam antara metodologi penafsiran teks suci (Al-Quran dan Sunnah) yang dianut Khawarij—dengan penekanan pada literalitas dan penolakan qiyas—dengan metode penafsiran oleh aliran-aliran Islam lainnya pada periode awal. Perbandingan ini akan mengungkap bagaimana perbedaan dalam pendekatan hermeneutika berkontribusi pada keragaman teologis dan konflik sosial-politik, memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang kompleksitas intelektual Islam awal dan relevansinya untuk dialog antar-madzhab saat ini.
| File size | 630.3 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAITARUNASTAITARUNA Al-Qardawi juga mengusulkan agar negara berperan sebagai fasilitator dalam kebijakan distribusi kekayaan yang adil, untuk mengurangi ketimpangan sosialAl-Qardawi juga mengusulkan agar negara berperan sebagai fasilitator dalam kebijakan distribusi kekayaan yang adil, untuk mengurangi ketimpangan sosial
UMTSUMTS Pendekatan analisis isi dilakukan untuk mengelompokkan komentar menjadi negatif, netral, dan pembelaan. Sebagian besar komentar mendukung stigma negatif,Pendekatan analisis isi dilakukan untuk mengelompokkan komentar menjadi negatif, netral, dan pembelaan. Sebagian besar komentar mendukung stigma negatif,
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas remaja dalam mencegah anemia melalui kampanye nutrisi dan gaya hidup sehat yang partisipatif dan berkelanjutan.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas remaja dalam mencegah anemia melalui kampanye nutrisi dan gaya hidup sehat yang partisipatif dan berkelanjutan.
ALJAMIAHALJAMIAH Kepemimpinan (imamah) harus memenuhi kriteria khusus, yaitu orang yang terbaik setelah Nabi, memiliki kedekatan nasab, dan ditunjuk melalui nash, untukKepemimpinan (imamah) harus memenuhi kriteria khusus, yaitu orang yang terbaik setelah Nabi, memiliki kedekatan nasab, dan ditunjuk melalui nash, untuk
ALJAMIAHALJAMIAH Pada puncaknya, SI menjadi organisasi massa terbesar yang menyatukan berbagai kelompok Muslim dan menonjolkan Islam sebagai simbol persatuan nasional,Pada puncaknya, SI menjadi organisasi massa terbesar yang menyatukan berbagai kelompok Muslim dan menonjolkan Islam sebagai simbol persatuan nasional,
UM SURABAYAUM SURABAYA Paradigma ekonomi politik konvensional merinci kebijakan ekonomi kapitalis dan sosialis, yang tercermin dalam penerapan pasar bebas dalam memperoleh manfaatParadigma ekonomi politik konvensional merinci kebijakan ekonomi kapitalis dan sosialis, yang tercermin dalam penerapan pasar bebas dalam memperoleh manfaat
UNISSULAUNISSULA Perlindungan hukum anak di luar kawin dan ibu kandung meliputi perlindungan hak yuridis anak di luar kawin. Politik hukum anak di luar pernikahan jugaPerlindungan hukum anak di luar kawin dan ibu kandung meliputi perlindungan hak yuridis anak di luar kawin. Politik hukum anak di luar pernikahan juga
UGMUGM J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarnoputri; yang lain (berlabel stagnasi) di bawah Susilo Bambang Yudhoyono, dan yang ketiga (berlabel polarisasi)J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarnoputri; yang lain (berlabel stagnasi) di bawah Susilo Bambang Yudhoyono, dan yang ketiga (berlabel polarisasi)
Useful /
DINIYAHDINIYAH Dengan hati yang bersih, menjalankan Ukhuwah Islamiyah akan menjadi lebih mudah. Ukhuwah Islamiyah memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam, namunDengan hati yang bersih, menjalankan Ukhuwah Islamiyah akan menjadi lebih mudah. Ukhuwah Islamiyah memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam, namun
STTSSTTS Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema sebagai pokok pikiran. Penelitian ini menggunakan buku Tematik Sekolah DasarPembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema sebagai pokok pikiran. Penelitian ini menggunakan buku Tematik Sekolah Dasar
UGMUGM Carool Kerstens book, an Indonesian-language translation of Islam in Indonesia: The Contest for Society, Ideas, and Values (2015), examines the contestationsCarool Kerstens book, an Indonesian-language translation of Islam in Indonesia: The Contest for Society, Ideas, and Values (2015), examines the contestations
UGMUGM Berdasarkan konsep masyarakat risiko Ulrich Beck (1992), dispositif Michel Foucault (Foucault & Gordon, 1977), serta demokrasi transformatif Harris, StokkeBerdasarkan konsep masyarakat risiko Ulrich Beck (1992), dispositif Michel Foucault (Foucault & Gordon, 1977), serta demokrasi transformatif Harris, Stokke