DINASTIREVDINASTIREV

Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum Business Process Map (BMP) dalam pelaksanaan operasional Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi efektivitas BMP dalam mendukung tugas dan fungsi Korbrimob, khususnya dalam beradaptasi dengan ancaman keamanan yang terus berkembang dan perubahan lingkungan strategis. Dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris yang bersifat deskriptif analitis, pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, dan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMP Korbrimob Polri memiliki landasan hukum yang kuat melalui Keputusan Komandan Nomor: Kep/183/V/2024, yang selaras dengan peraturan yang lebih tinggi. Penerapannya telah meningkatkan efektivitas operasional, meskipun masih terdapat tantangan dalam koordinasi antar unit. Pemahaman personel terhadap BMP bervariasi, terutama pada tingkat kognitif dan operasional, tetapi kurang pada tingkat strategis, yang berdampak pada kemampuan beradaptasi terhadap ancaman keamanan kontemporer. Studi ini menyimpulkan bahwa optimalisasi struktur organisasi, pengembangan kerangka hukum yang adaptif, dan peningkatan kapasitas personel sangat penting untuk meningkatkan efektivitas BMP dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum. Rekomendasi yang diberikan meliputi penguatan mekanisme koordinasi dan pembinaan pemahaman tingkat strategis di antara personel untuk lebih beradaptasi dengan lingkungan keamanan yang dinamis.

Penerapan Business Process Maps (BPM) di lingkungan Korbrimob Polri telah meningkatkan efektivitas operasional secara signifikan, terbukti dari berkurangnya waktu respons, peningkatan efisiensi alokasi sumber daya, dan peningkatan tingkat keberhasilan intervensi.Proses terstruktur yang diperkenalkan oleh BPM telah memfasilitasi koordinasi dan efisiensi yang lebih baik dalam menangani situasi keamanan dengan intensitas tinggi.Namun, tantangan tetap ada dalam memastikan kepatuhan yang lancar terhadap peraturan yang ada dan meningkatkan koordinasi antar unit.Peningkatan pemahaman tingkat strategis di antara personel sangat penting untuk memaksimalkan efektivitas BPM dalam mendukung fungsi operasional Korbrimob Polri.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak implementasi BPM terhadap peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam operasi Korbrimob, dengan fokus pada pengukuran indikator kinerja utama (KPI) yang relevan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam persepsi dan pengalaman personel Korbrimob dalam menerapkan BPM, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi tingkat adopsi dan efektivitasnya. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi BPM di Korbrimob dengan lembaga penegak hukum serupa di negara lain, dengan tujuan mengidentifikasi praktik terbaik dan pelajaran yang dapat dipelajari. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan efektivitas BPM dalam mendukung fungsi operasional Korbrimob Polri, serta berkontribusi pada pengembangan model manajemen proses bisnis yang adaptif dan responsif terhadap perubahan lingkungan keamanan.

Read online
File size356.12 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test