UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiPandemi COVID-19 telah memperlebar kesenjangan sosial-ekonomi di perkotaan Indonesia, di mana studi tentang interaksi antara faktor demografis dan kepadatan penduduk sering diabaikan. Hal ini meninggalkan kesenjangan dalam pemahaman kerentanan spasial secara holistik. Kesenjangan ini sangat mendesak untuk Kota Bandung, salah satu pusat ekonomi utama Indonesia, di mana kurangnya data terintegrasi dan berbasis bukti menghambat upaya mitigasi terhadap dampak pandemi. Penelitian ini didorong oleh kebutuhan untuk mengisi kesenjangan ini dengan memetakan kerentanan sosial warga Bandung terhadap COVID-19. Studi ini menggunakan pendekatan multi-kriteria (Proses Analisis Hierarki/AHP) dengan menggunakan empat parameter utama: kepadatan bangunan, kepadatan penduduk, lokasi keramaian potensial, dan struktur demografis, untuk menilai tingkat kerentanan sosial. Analisis mengungkapkan bahwa enam kecamatan, yaitu Babakan Ciparay, Batununggal, Bojongloa Kaler, Cibeunying Kidul, Coblong, dan Kiaracondong menunjukkan kerentanan sosial yang sangat tinggi. Studi ini juga mengidentifikasi distribusi kasus COVID-19 dan faktor-faktor sosial ini, khususnya di daerah yang padat penduduk dan rawan keramaian. Akibatnya, studi ini menekankan kebutuhan untuk menyelaraskan kebijakan untuk mengurangi kerentanan sosial dan meredam dampak pandemi di Kota Bandung. Studi ini juga merekomendasikan peningkatan kesadaran publik dan penguatan protokol kesehatan untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19. Temuan ini menawarkan arah strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dalam menghadapi krisis kesehatan di masa depan.
Temuan studi ini menekankan peran penting faktor kerentanan sosial dalam membentuk dinamika transmisi COVID-19 di Kota Bandung.Dengan menggunakan Proses Analisis Hierarki (AHP) dan analisis spasial, studi ini mengidentifikasi enam kecamatan, yaitu Babakan Ciparay, Batununggal, Bojongloa Kaler, Cibeunying Kidul, Coblong, dan Kiaracondong sebagai zona kerentanan sosial yang sangat tinggi.Daerah-daerah ini ditandai dengan kepadatan penduduk dan bangunan yang tinggi, serta keberadaan lokasi keramaian potensial, yang merupakan indikator penting dari peningkatan kerentanan terhadap transmisi virus.Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan analisis spasial dengan penilaian kerentanan sosial untuk mengembangkan intervensi kesehatan publik yang ditargetkan.Penerapan metode AHP menunjukkan kekuatan sebagai alat pengambilan keputusan dalam penilaian risiko.Berat yang dihitung untuk berbagai faktor kerentanan, seperti struktur populasi, lokasi keramaian potensial, kepadatan penduduk, dan kepadatan bangunan, menyediakan pendekatan terstruktur untuk penilaian kerentanan.Keandalan metodologi ini dikonfirmasi oleh rasio konsistensi sebesar 0,07, yang memvalidasi berat yang diperoleh dari AHP.Ketepatan metodologi ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas temuan tetapi juga menawarkan kerangka kerja yang dapat direproduksi untuk studi masa depan tentang kerentanan perkotaan dan strategi perencanaan.Studi menunjukkan bahwa penerapan AHP dalam konteks serupa telah mempengaruhi perencanaan ketahanan perkotaan dan memfasilitasi respons yang lebih efektif terhadap darurat kesehatan publik.Variasi spasial kerentanan sosial di Kota Bandung menekankan kebutuhan akan respons kebijakan yang terlokalisasi.Meskipun enam kecamatan yang sangat rentan membutuhkan perhatian segera, kondisi yang bervariasi di kecamatan lainnya menggambarkan kompleksitas pengelolaan risiko pandemi di lanskap perkotaan yang heterogen.Kompleksitas ini menekankan kebutuhan akan pendekatan lokal yang mempertimbangkan kondisi sosio-ekonomi dan geografis yang unik.Dengan mengintegrasikan berat yang diperoleh dari AHP dengan data geografis, studi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pembuat kebijakan tentang variasi ini, memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih baik dan implementasi intervensi yang ditargetkan.Temuan ini dapat digunakan untuk merancang intervensi vaksinasi yang ditargetkan, memprioritaskan daerah yang menunjukkan kerentanan tinggi.Selain itu, lockdown mikro dapat diterapkan di daerah berisiko tinggi penyebaran infeksi, sambil mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi terhadap komunitas.Strategi yang disesuaikan ini sangat penting tidak hanya untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19, tetapi juga untuk meningkatkan kesiapan kota menghadapi krisis kesehatan publik di masa depan.Dengan mengintegrasikan pendekatan ini ke dalam strategi pengurangan risiko BNPB, sinergi dapat diciptakan antara upaya tanggap darurat dan perencanaan jangka panjang, menghasilkan ketahanan yang lebih besar terhadap wabah potensial di masa depan.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model kerentanan sosial yang lebih komprehensif dengan memasukkan variabel sosio-ekonomi yang lebih luas, seperti pendapatan, jenis pekerjaan, akses terhadap layanan kesehatan, dan kondisi rumah tangga. Model yang lebih komprehensif ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kerentanan multidimensi masyarakat Bandung terhadap pandemi dan memungkinkan intervensi yang lebih terarah.. . 2. Melakukan analisis spasial yang lebih rinci untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan dan demografis yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan selama pandemi. Analisis ini dapat membantu mengidentifikasi daerah-daerah dengan tingkat kepatuhan yang rendah dan mengembangkan strategi intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan kepatuhan.. . 3. Menganalisis peran persepsi publik dan tingkat kepercayaan terhadap institusi publik dalam membentuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi kesehatan dapat mempengaruhi kepatuhan terhadap pedoman kesehatan, dan memungkinkan pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan.. . Dengan menggabungkan analisis spasial, kerentanan sosial, dan dinamika perilaku masyarakat, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi Kota Bandung dalam merespons pandemi COVID-19. Temuan-temuan ini akan membantu pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kebijakan dan intervensi yang lebih efektif untuk mengurangi kerentanan sosial dan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap krisis kesehatan di masa depan.
| File size | 2.86 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Industri Pariwisata adalah salah satu sektor yang paling menarik dan berkembang pesat saat ini bukan hanya tentang perjalanan melainkan pengalaman sosialIndustri Pariwisata adalah salah satu sektor yang paling menarik dan berkembang pesat saat ini bukan hanya tentang perjalanan melainkan pengalaman sosial
UNSRATUNSRAT Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan tradisional dan ilmiah, namun hal ini membuka peluang untukKesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan tradisional dan ilmiah, namun hal ini membuka peluang untuk
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Analisis menunjukkan bahwa koordinasi antarinstansi, kesiapsiagaan masyarakat, dan penerapan strategi mitigasi merupakan faktor utama untuk mengurangiAnalisis menunjukkan bahwa koordinasi antarinstansi, kesiapsiagaan masyarakat, dan penerapan strategi mitigasi merupakan faktor utama untuk mengurangi
UMSUMS Hal ini menunjukkan kerentanan tinggi daerah pesisir kaki bukit di wilayah studi terhadap banjir kilat, terutama karena fungsinya sebagai titik pertemuanHal ini menunjukkan kerentanan tinggi daerah pesisir kaki bukit di wilayah studi terhadap banjir kilat, terutama karena fungsinya sebagai titik pertemuan
UNJUNJ Penelitian ini berhasil memetakan tingkat risiko tsunami di Kabupaten Pesawaran dengan menggunakan SIG dan teknik overlay pada peta tematik seperti jarakPenelitian ini berhasil memetakan tingkat risiko tsunami di Kabupaten Pesawaran dengan menggunakan SIG dan teknik overlay pada peta tematik seperti jarak
UNISBAUNISBA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alur distribusi bantuan sosial, khususnya bantuan JPS di Provinsi Aceh, dilakukan oleh instansi terkait di tingkatHasil penelitian ini menunjukkan bahwa alur distribusi bantuan sosial, khususnya bantuan JPS di Provinsi Aceh, dilakukan oleh instansi terkait di tingkat
UNJUNJ Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi android untuk pembelajaran pneumatik dengan mengetahui tingkat kelayakannya berdasarkan penilaian ahliPenelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi android untuk pembelajaran pneumatik dengan mengetahui tingkat kelayakannya berdasarkan penilaian ahli
AKRABJUARAAKRABJUARA Peranan Aparat Kampung dengan tiga indikator yakni: Fasilitator, Motivator, dan Komunikator. Kajian dalam tentang peran aparat kampung terhadap pemberdayaanPeranan Aparat Kampung dengan tiga indikator yakni: Fasilitator, Motivator, dan Komunikator. Kajian dalam tentang peran aparat kampung terhadap pemberdayaan
Useful /
STMIKPLKSTMIKPLK Pelatihan yang dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif memberikan manfaat nyata dalam mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dan peningkatan mutuPelatihan yang dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif memberikan manfaat nyata dalam mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dan peningkatan mutu
UNISBAUNISBA Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata di provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, pengembangan industri harus memperhatikan lingkungan agar pariwisataPangandaran merupakan salah satu destinasi wisata di provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, pengembangan industri harus memperhatikan lingkungan agar pariwisata
AKRABJUARAAKRABJUARA Hipotesis penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh positif kecerdasan emosi terhadap kinerja karyawan, diterima. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisisHipotesis penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh positif kecerdasan emosi terhadap kinerja karyawan, diterima. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisis
AKRABJUARAAKRABJUARA Investor harus mempertimbangkan dan memahami laporan keuangan dan rasio keuangan perusahaan yang dapat membantu meringankan investasi, termasuk rasio keuanganInvestor harus mempertimbangkan dan memahami laporan keuangan dan rasio keuangan perusahaan yang dapat membantu meringankan investasi, termasuk rasio keuangan