UNJUNJ

Jurnal Sains GeografiJurnal Sains Geografi

Kabupaten Pesawaran yang terletak di Provinsi Lampung, pada koordinat 104,92°–105,34° BT dan 5,12°–5,84° LS, memiliki karakteristik berupa keberadaan sesar lokal aktif dan wilayah pesisir yang langsung berbatasan dengan Selat Sunda. Kondisi ini menjadikan wilayah tersebut sangat rentan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Sebagian besar kawasan pesisirnya juga merupakan destinasi wisata bahari unggulan, seperti Pulau Pahawang, Pulau Kelagian, dan Pantai Mutun. Penelitian ini menganalisis indeks kerentanan spasial Kabupaten Pesawaran dengan menggunakan strategi mitigasi bencana. Metodologi mencakup teknik buffering untuk menentukan batas wilayah studi serta analisis overlay untuk menghasilkan peta komposit yang mengintegrasikan berbagai lapisan data spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Teluk Pandan, Punduh Pidada, Padang Cermin, dan Marga Punduh memiliki potensi tsunami tertinggi, dengan sebagian besar wilayah masuk dalam indeks kerentanan tinggi meskipun risiko umum berada pada kategori rendah hingga sedang. Salah satu wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi adalah Desa Persiapan Dantar di Kecamatan Padang Cermin seluas 349,42 hektare. Strategi mitigasi yang disarankan meliputi peningkatan ketangguhan masyarakat serta pengembangan jalur evakuasi yang memadai.

Penelitian ini berhasil memetakan tingkat risiko tsunami di Kabupaten Pesawaran dengan menggunakan SIG dan teknik overlay pada peta tematik seperti jarak pantai, jarak sungai, elevasi, dan kemiringan lereng.Analisis spasial mengidentifikasi kecamatan Teluk Pandan, Punduh Pidada, Padang Cermin, dan Marga Punduh sebagai daerah dengan potensi ancaman tsunami tinggi, dengan desa Persiapan Dantar sebagai wilayah berisiko tertinggi seluas 349,42 ha.Berdasarkan temuan tersebut direkomendasikan pembangunan jalur evakuasi, peningkatan literasi kebencanaan, dan penguatan infrastruktur serta ekosistem pesisir sebagai strategi mitigasi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas sistem peringatan dini berbasis komunitas yang mengintegrasikan aplikasi mobile GIS untuk memberikan peringatan tsunami secara real‑time kepada penduduk desa pesisir di Kabupaten Pesawaran. Selain itu, diperlukan evaluasi dampak restorasi mangrove terhadap pengurangan energi gelombang tsunami dan luas banjir interior menggunakan model hidrolik untuk menentukan kontribusi ekosistem pesisir dalam mitigasi bencana. Selanjutnya, dapat dikembangkan kerangka keputusan multikriteria (MCDA) yang menggabungkan kerentanan sosial‑ekonomi, perubahan penggunaan lahan, dan skenario perubahan iklim guna memprioritaskan alokasi sumber daya mitigasi pada sub‑kecamatan berisiko tinggi, sehingga strategi penanggulangan menjadi lebih terarah dan berkelanjutan.

  1. Mitigasi Risiko Tsunami Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung... doi.org/10.21009/JSG.v3i2.02Mitigasi Risiko Tsunami Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung doi 10 21009 JSG v3i2 02
  1. #wilayah studi#wilayah studi
  2. #destinasi wisata#destinasi wisata
Read online
File size1.15 MB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-3rT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test