UNIPARUNIPAR

Laplace : Jurnal Pendidikan MatematikaLaplace : Jurnal Pendidikan Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe IOC lebih baik dari pembelajaran konvensional pada kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII G kelas eksperimen dan siswa kelas VII I sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t .Berdasarkan hasil analisis data tes hasil belajar matematika siswa ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” = 5,078 dan ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ = 1,672. Karena ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” > ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ artinya tolak ๐ป0 dan terima ๐ป1. Data diolah menggunakan software minitab diperoleh ๐‘ƒ๐‘ฃ๐‘Ž๐‘™๐‘ข๐‘’ = 0,000 dan ๐›ผ = 0,05 sehingga ๐‘ƒ๐‘ฃ๐‘Ž๐‘™๐‘ข๐‘’ < ๐›ผ. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran tipe Inside Outside Circle (IOC) lebih baik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa Hasil belajar matematika siswa yang mengikuti metode pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) lebih baik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi Tahun Pembelajaran 2024/2025.Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada kedua kelas sampel diperoleh bahwa nilai ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” = 5,078 dan ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ = 1.Kriteria pengujian ๐ป0 diterima dengan ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” < ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ sedangkan ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” > ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ ๐ป0 ditolak.Berdasarkan perhitungan diperoleh ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” > ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ yaitu 5,078 > 1,672.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh model pembelajaran IOC terhadap motivasi belajar siswa matematika, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya belajar dan tingkat kepercayaan diri siswa. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai tingkatan kelas dan mata pelajaran lain untuk menguji generalisasi efektivitas model IOC. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana guru dapat dilatih secara efektif untuk menerapkan model IOC dengan sukses, termasuk pengembangan modul pelatihan dan strategi evaluasi implementasi.

  1. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
  2. #matematika siswa#matematika siswa
Read online
File size211.23 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3rQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test