UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiDalam dua tahun terakhir, Phuket telah mengalami banjir kilat yang lebih sering, yang menyebabkan kerusakan signifikan terhadap nyawa dan harta benda bagi penduduk Phuket. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kerentanan banjir kilat menggunakan Teknologi Geo-informasi (GIS) dan analisis regresi logistik di Provinsi Phuket. Hasil statistik dari analisis regresi logistik kemudian diproses menggunakan metode regresi berberat geografis dalam GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dengan pengaruh terbesar terhadap kejadian banjir kilat adalah Indeks Kelembaban Topografi (TWI), Frekuensi Aliran (SF), Kepadatan Drainase (DD), Angka Infiltrasi (IN), Lereng, Jarak ke Jalan, Curah Hujan Tahunan Rata-Rata, Elevasi, Penggunaan Lahan, Indeks Transportasi Sedimen (STI), Indeks Daya Aliran (SPI), Jarak ke Sungai, dan Geologi, masing-masing. Semua variabel ini ditunjukkan dari koefisien nilai exp β, ketika dikompilasi menjadi peta kerentanan banjir kilat, ditemukan bahwa tingkat kerentanan banjir kilat sangat tinggi mencakup area hingga 43,40 km2 (8,04% dari total area). Sebagian besar mencakup area di sepanjang sungai utama Pulau Phuket. Yang paling jelas adalah medan pegunungan dengan sungai yang mengalir di dalamnya, dataran kaki gunung dan dataran antargunung di bagian utara Phuket, yaitu Distrik Thalang dan Subdistrik Kathu. Lanskap dataran pantai di bagian timur Pulau Phuket juga menunjukkan tingkat kerentanan banjir kilat sangat tinggi yang tersebar di sepanjang aliran air utama di Subdistrik Ko Kaew, Talat Yai, Talat Nuea, Wichit, Chalong, dan Rawai. Namun, tiga variabel teratas yang mempengaruhi kejadian banjir kilat di Phuket adalah TWI, SF, dan DD. Hal ini menunjukkan kerentanan tinggi daerah pesisir kaki bukit di wilayah studi terhadap banjir kilat, terutama karena fungsinya sebagai titik pertemuan beberapa cabang aliran. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa TWI, SF, dan DD adalah variabel signifikan yang berkontribusi terhadap kejadian banjir kilat di medan yang ditandai dengan dataran pantai sempit yang berdekatan dengan pegunungan utama. Hasil penelitian ini bertujuan untuk membuat peta risiko banjir kilat, yang dimaksudkan untuk memberikan informasi dan meningkatkan strategi pemantauan banjir mendatang.
Fenomena perubahan iklim saat ini telah menyebabkan bencana banjir kilat yang lebih parah, seperti yang terjadi di Phuket dalam dua tahun terakhir.Penelitian ini berusaha untuk mengatasi masalah tersebut dan meringankan dampaknya dengan menganalisis faktor-faktor individu untuk menemukan penyebab banjir kilat di wilayah studi.Prinsip statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik yang digabungkan dengan Teknologi Geo-informasi, untuk menciptakan peta kerentanan banjir kilat di Provinsi Phuket.Hasil penelitian mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian banjir kilat, yaitu Indeks Kelembaban Topografi (TWI), Frekuensi Aliran (SF), Kepadatan Drainase (DD), Angka Infiltrasi (IN), Lereng, Jarak ke Jalan, Curah Hujan Tahunan Rata-Rata, Elevasi, Penggunaan Lahan, Indeks Transportasi Sedimen (STI), Indeks Daya Aliran (SPI), Jarak ke Sungai, dan Geologi, masing-masing.Semua variabel ini ditunjukkan oleh koefisien nilai exp β, yang akan dianalisis dan dibuat menjadi peta kerentanan banjir kilat.Dapat dilihat bahwa dalam bencana, lebih dari seperempat area studi tertutup oleh tingkat kerentanan banjir kilat sangat tinggi dan tinggi.Hasil penelitian ini secara empiris menunjukkan bahwa data bencana banjir telah dikompilasi menjadi basis data spasial, untuk menunjukkan area kerentanan banjir kilat pada setiap tingkat.Rekomendasi untuk penelitian masa depan adalah mempercepat panduan penelitian kerentanan banjir kilat.untuk mencakup wilayah pesisir di Thailand, karena penelitian di bidang ini masih sedikit.Dalam hal ini, lembaga terkait dengan pekerjaan bencana harus segera mempelajari dan meneliti bencana untuk mencakup seluruh negara, agar siap dan mampu menangani bencana banjir kilat secara tepat waktu, serta menciptakan keamanan bagi nyawa dan harta benda masyarakat setempat secara berkelanjutan di masa depan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan model prediksi banjir kilat yang lebih akurat dengan menggabungkan teknik penginderaan jauh aktif untuk penelitian di Phuket atau wilayah studi lainnya yang terletak di daerah yang dipengaruhi musim hujan.. . 2. Menyesuaikan variabel tertentu dalam metodologi penelitian ini sesuai dengan kondisi geografis setempat, terutama untuk wilayah yang ditandai dengan kaki bukit yang meluas ke dataran pantai, terutama di pulau-pulau dengan pegunungan tinggi di pusatnya.. . 3. Prioritaskan penelitian dan pengembangan peta bahaya banjir kilat komprehensif untuk setiap sub-das, serta mendirikan stasiun pemantauan tingkat air waktu nyata. Langkah-langkah ini sangat penting untuk kesiapan dan memastikan respons yang tepat waktu terhadap potensi kejadian banjir, sehingga melindungi nyawa dan harta benda penduduk setempat.
| File size | 3 MB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Temuan ini dapat berkontribusi pada transisi, ketahanan pesisir, dan elektrifikasi pulau kecil di Indonesia, sejalan dengan Tujuan Pembangunan BerkelanjutanTemuan ini dapat berkontribusi pada transisi, ketahanan pesisir, dan elektrifikasi pulau kecil di Indonesia, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
IPDNIPDN Wilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko yang bervariasi, dengan Pandeglang dan Serang sebagai daerah berisiko tinggi. Faktor utama penyebab risikoWilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko yang bervariasi, dengan Pandeglang dan Serang sebagai daerah berisiko tinggi. Faktor utama penyebab risiko
UMSUMS These findings serve as a valuable reference for enhancing tsunami preparedness and resilience in coastal communities. Coastal areas that are open, haveThese findings serve as a valuable reference for enhancing tsunami preparedness and resilience in coastal communities. Coastal areas that are open, have
4141 Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah ceramah, diskusi, dan partisipasi aktif. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan lancar. Peserta sangatMetode yang digunakan dalam kegiatan adalah ceramah, diskusi, dan partisipasi aktif. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan lancar. Peserta sangat
4141 Wilayah Pantai Lamtengoh merupakan salah satu objek wisata yang ada di Aceh Besar, dengan panorama alam yang indah dan potensi perikanan yang ada di daerahWilayah Pantai Lamtengoh merupakan salah satu objek wisata yang ada di Aceh Besar, dengan panorama alam yang indah dan potensi perikanan yang ada di daerah
4141 Meskipun menghadapi tantangan seperti ketersediaan bahan baku dan akses pasar terbatas, program ini menunjukkan potensi pengembangan sektor pengolahanMeskipun menghadapi tantangan seperti ketersediaan bahan baku dan akses pasar terbatas, program ini menunjukkan potensi pengembangan sektor pengolahan
UMCUMC Dalam upaya pelestarian lingkungan hidup ada beberapa program siar seperti program siaran Kentongan, Dialog, dan Radio Siaga. Hasil penelitian menyebutkanDalam upaya pelestarian lingkungan hidup ada beberapa program siar seperti program siaran Kentongan, Dialog, dan Radio Siaga. Hasil penelitian menyebutkan
4141 Hasil uji mutu beton rata-rata 114,41 kg/cm² lebih rendah dari kekuatan beton normal. Hasil kajian dan analisis bahwa kolom yang terkena tsunami padaHasil uji mutu beton rata-rata 114,41 kg/cm² lebih rendah dari kekuatan beton normal. Hasil kajian dan analisis bahwa kolom yang terkena tsunami pada
Useful /
UMSUMS Penelitian ini menyusun hasil utama dari IPCC AR6 dan menyerap wawasan dari analisis kritis berikutnya, memberikan gambaran komprehensif mengenai dasarPenelitian ini menyusun hasil utama dari IPCC AR6 dan menyerap wawasan dari analisis kritis berikutnya, memberikan gambaran komprehensif mengenai dasar
UMSUMS Medium- to high-risk patterns are mainly along the main river corridors and peri-urban areas, while rural non-built zones are mostly low- to medium-risk.Medium- to high-risk patterns are mainly along the main river corridors and peri-urban areas, while rural non-built zones are mostly low- to medium-risk.
UACUAC Pemerintahan Aceh telah merealisasikan kebijakan dalam mencegah radikalisme melalui eksistensi pendidikan Islam Dayah dengan tiga kebijakan utama, yaituPemerintahan Aceh telah merealisasikan kebijakan dalam mencegah radikalisme melalui eksistensi pendidikan Islam Dayah dengan tiga kebijakan utama, yaitu
UNTAGUNTAG Dalam penelitian ini parameter aspect ratio dianalisis lebih dalam untuk melihat pengaruhnya terhadap lift performance sayap seperti Cl dan Cd. SelainDalam penelitian ini parameter aspect ratio dianalisis lebih dalam untuk melihat pengaruhnya terhadap lift performance sayap seperti Cl dan Cd. Selain