4141

Jurnal Perikanan TerpaduJurnal Perikanan Terpadu

Penelitian ini mengulas peran krusial lembaga keuangan dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil (UMK) di sektor perikanan di wilayah Aceh, Indonesia. Perikanan memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah pesisir. Namun, UMK di sektor perikanan menghadapi tantangan, seperti akses terbatas ke sumber daya finansial, manajemen keuangan yang kurang efektif, dan rendahnya akses ke layanan keuangan formal. Lembaga keuangan memiliki peran strategis dalam memberikan akses yang mudah terhadap sumber daya finansial, seperti kredit dan modal kerja, untuk membantu UMK meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk perikanan. Analisis regresi linier menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pembiayaan dari lembaga keuangan dengan pertumbuhan UMK di sektor perikanan di berbagai wilayah di Aceh. Kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMK di sektor perikanan. Upaya lebih lanjut, termasuk stimulus ekonomi berfokus pada sektor perikanan dan dukungan keuangan untuk kewirausahaan, akan membantu meningkatkan akses pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di wilayah tersebut.

Hasil analisis regresi linier menegaskan hubungan positif yang signifikan antara pembiayaan dari lembaga keuangan dengan pertumbuhan UMK di sektor perikanan di berbagai wilayah di Aceh.Kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMK di sektor perikanan.Pemerintah perlu memberikan dukungan kebijakan dan regulasi yang mendukung akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sementara sektor swasta dan lembaga keuangan dapat menjadi mitra strategis dalam menyediakan layanan keuangan yang tepat sasaran.Dalam rangka mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), peran lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan UMK di sektor perikanan di Aceh sangat relevan.Upaya lebih lanjut, seperti stimulus ekonomi yang fokus pada sektor perikanan, dukungan keuangan untuk kewirausahaan, serta peningkatan infrastruktur dan akses ke pasar, diperlukan untuk mendorong pertumbuhan UMK dan ekonomi wilayah secara berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pembiayaan yang lebih inklusif dan terjangkau bagi UMKM di sektor perikanan. Model ini dapat mencakup pendekatan pembiayaan syariah, kredit dengan suku bunga rendah, dan pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas UMKM. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak dari peningkatan akses pembiayaan terhadap pertumbuhan dan perkembangan usaha mikro kecil di wilayah-wilayah dengan tingkat pembiayaan yang rendah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih dalam mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di sektor perikanan Aceh.

  1. Analisis Variabel Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Inklusi Keuangan Negara Asia Tahun 2010-2015 | Jannah... journal.trunojoyo.ac.id/dinar/article/view/2532Analisis Variabel Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Inklusi Keuangan Negara Asia Tahun 2010 2015 Jannah journal trunojoyo ac dinar article view 2532
  2. Jurnal Pendidikan Ekonomi. pengaruh literasi keuangan inklusi perilaku investasi guru ekonomi sma ma... journal.unesa.ac.id/index.php/jepk/article/view/20203Jurnal Pendidikan Ekonomi pengaruh literasi keuangan inklusi perilaku investasi guru ekonomi sma ma journal unesa ac index php jepk article view 20203
  3. ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL DAN MODERN DI KABUPATEN ACEH SELATAN | Yasrizal | JURNAL PERIKANAN... jurnal.utu.ac.id/jptropis/article/view/53ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL DAN MODERN DI KABUPATEN ACEH SELATAN Yasrizal JURNAL PERIKANAN jurnal utu ac jptropis article view 53
Read online
File size323.42 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test