IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

KASBUNA: Journal of Islamic Business ManagementKASBUNA: Journal of Islamic Business Management

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko dalam tata kelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Rumah Kue Alek dalam menjaga aset (Hifzh Al-Mal). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melibatkan wawancara dengan pemilik dan karyawan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko yang terjadi meliputi risiko internal, eksternal, risiko sumber daya manusia, dan risiko proses. Implementasi manajemen risiko ini berdampak pada aspek ekonomi, etika, dan sosial dalam bisnis Islam. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa meskipun UMKM telah melakukan upaya manajemen risiko, terdapat kesenjangan dalam penerapan prinsip-prinsip Maqashid Syariah, terutama terkait dengan pemeliharaan hak-hak karyawan, seperti keterlambatan pembayaran gaji.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko pada UMKM Rumah Kue Alek mencakup risiko internal, eksternal, sumber daya manusia, dan proses.Efektivitas manajemen risiko ini berdampak pada aspek ekonomi, etika, dan sosial dalam bisnis Islam, namun terdapat kesenjangan dalam penerapan prinsip Maqashid Syariah terkait pemeliharaan hak karyawan.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam perencanaan dan pengendalian keuangan agar hak-hak karyawan dapat terlindungi dan tercermin dalam praktik bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara UMKM yang menerapkan prinsip Maqashid Syariah dalam manajemen risiko dengan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model manajemen risiko berbasis Maqashid Syariah yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perlindungan aset, keadilan, dan keberlanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen risiko UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pembayaran hak karyawan, sehingga dapat meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran dan meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Pengembangan model ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi UMKM dalam mengelola risiko secara komprehensif dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar global.

Read online
File size215.35 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test