IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

At-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirAt-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual Tafsir

Penelitian ini mengkaji al-Dur al-Mansur fi al-Tafsir bi al-Matsur karya Imam al-Suyuti, sebuah karya penting dalam tradisi tafsir bi al-matsur—penafsiran Al-Quran berdasarkan riwayat dari Nabi, sahabat, dan tabiin. Dengan menggunakan penelitian pustaka kualitatif dan analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi metode, sumber, dan ciri khas tafsir al-Suyuti dalam sejarah interpretasi Al-Quran yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Suyuti mengumpulkan narasi tanpa interpretasi pribadi, mengandalkan hadis, athar, dan pandangan ulama awal. Meskipun ia tidak secara sistematis memverifikasi isnad, ia sering menunjukkan keandalan laporan tertentu, mencerminkan keahliannya dalam hadis. Pendekatannya juga dibentuk oleh saqafah intelektual zamannya, khususnya kerangka teologis Ashari dan tradisi yurisprudensi madzhab Syafii dan Hanafi. Al-Dur al-Mansur menonjol sebagai repositori ensiklopedis yang melestarikan karya tafsir sebelumnya, termasuk beberapa yang sekarang hilang, membedakannya dari al-Tabaris Jami al-Bayan, yang mengadopsi pendekatan yang lebih selektif dan analitis. Penelitian ini menyarankan penelitian lebih lanjut tentang keaslian narasi dan perbandingan intertekstual dengan tafsir bi al-matsur lainnya.

Kitab al-Dur al-Mansur karya al-Suyuti merupakan tafsir bi al-Masur yang komprehensif, disusun dengan metode pengumpulan riwayat dari berbagai sumber tanpa menambahkan analisis pribadi.Karakteristik utamanya terletak pada pendekatan berbasis riwayat, menampilkan hadis, perkataan sahabat, dan pendapat tabiin sebagai penjelasan ayat Al-Quran.Meskipun tidak melakukan verifikasi sanad secara sistematis, al-Suyuti menunjukkan keahliannya dalam ilmu hadis dengan memberikan isyarat kualitas riwayat tertentu.

Berdasarkan analisis terhadap karya al-Suyuti, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan studi kritis terhadap validitas riwayat yang dikutip dalam al-Dur al-Mansur, khususnya dalam membedakan antara riwayat sahih, hasan, dan daif, untuk memastikan keakuratan informasi yang disajikan. Kedua, kajian komparatif mendalam antara al-Dur al-Mansur dengan karya-karya tafsir bi al-Matsur lainnya, seperti Jami al-Bayan karya al-Tabari, dapat mengungkap perbedaan metodologis dan kontribusi unik al-Suyuti dalam tradisi penafsiran. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh saqafah intelektual al-Suyuti, terutama kerangka teologis Ashari dan tradisi yurisprudensi Syafii dan Hanafi, terhadap pemilihan dan interpretasi riwayat dalam tafsirnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang konteks historis dan intelektual karya tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu tafsir dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan tradisi penafsiran Al-Quran.

Read online
File size507.83 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test