UWKSUWKS
KARSA NUSANTARAKARSA NUSANTARAPerusahaan produsen pupuk menghadapi tantangan dalam proses produksi pupuk, khususnya pada proses pengantongan (bagging), di mana sering terjadi ketidaksesuaian berat produk (underweight atau overweight) yang berdampak pada biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan Sistem Two Stage Filling Gate Valve Hopper dengan menerapkan kontrol logika percabangan untuk meminimalisir kesalahan berat produk. Sistem ini dirancang menggunakan pneumatic servo system dengan kontrol logika percabangan, sehingga menghasilkan sistem yang lebih presisi dibandingkan sebelumnya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa dengan melakukan logika percabangan, sistem mampu meningkatkan stabilitas dan akurasi sistem, mengurangi persentase kesalahan hingga 0.48%, serta menghilangkan kebutuhan kalibrasi manual yang berulang. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi proses pengantongan pupuk dan kualitas produk, sehingga memperkuat daya saing Perusahaan produsen pupuk di pasar industri pupuk.
Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan Sistem Kontrol Berat pada Two-Stage Filling Gate Valve Hopper berbasis pneumatic-servo menggunakan kontrol logika percabangan untuk meminimalkan terjadinya underweight dan overweight pada proses pengantongan pupuk.Pengujian kalibrasi load cell menunjukkan rata-rata eror sebesar 1,56 %, sedangkan uji multibeban menghasilkan eror rata‑rata 1,94 %.Setelah logika two‑stage filling diterapkan, eror akhir mampu ditekan mencapai 0,48 % dan kebutuhan kalibrasi manual berulang berhasil dihilangkan.Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi ESP32, load cell, dan aktuator pneumatic‑servo mampu meningkatkan akurasi, stabilitas, serta efisiensi proses produksi.
Penelitian lanjutan sebaiknya mengeksplorasi penerapan algoritma pembelajaran mesin untuk memprediksi kebutuhan kalibrasi real‑time, sehingga sistem dapat menyesuaikan parameter secara otomatis berdasarkan variasi bahan baku. Selain itu, studi tentang integrasi sensor kemampuan pengukuran berat berkecepatan tinggi dapat membantu mempercepat proses pengisian sekaligus mengurangi waktu henti mesin. Terakhir, evaluasi kinerja sistem pada skala produksi industri nyata dan analisis dampak ekonomis akan memberikan gambaran lebih lengkap tentang manfaat implementasi sistem ini dalam skala besar.
| File size | 661.16 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Hasil akhir kegiatan pengabdian menggunakan metode One Touch System adalah kuantitas baglog dan jamur yang dipanen. Dalam program ini, baglog yang diproduksiHasil akhir kegiatan pengabdian menggunakan metode One Touch System adalah kuantitas baglog dan jamur yang dipanen. Dalam program ini, baglog yang diproduksi
KOMPETIFKOMPETIF Pengelolaan anggaran yang strategis mampu mengurangi pemborosan dan mengarahkan sumber daya pada perbaikan proses serta penguatan inovasi di sektor publik.Pengelolaan anggaran yang strategis mampu mengurangi pemborosan dan mengarahkan sumber daya pada perbaikan proses serta penguatan inovasi di sektor publik.
BSIBSI Model pengendali PID yang dioptimasi dengan CSA mampu menghasilkan respons sistem yang lebih cepat, akurat, dan stabil, ditunjukkan dengan nilai rise timeModel pengendali PID yang dioptimasi dengan CSA mampu menghasilkan respons sistem yang lebih cepat, akurat, dan stabil, ditunjukkan dengan nilai rise time
UWKSUWKS Sistem ini diimplementasikan dalam lingkungan industri dan dirancang untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan komponen secara otomatis berdasarkan dataSistem ini diimplementasikan dalam lingkungan industri dan dirancang untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan komponen secara otomatis berdasarkan data
UWKSUWKS Analisis pole-zero map menunjukkan bahwa kedua model stabil dan valid berdasarkan overlay respons terhadap data aktual. Model ini dapat digunakan sebagaiAnalisis pole-zero map menunjukkan bahwa kedua model stabil dan valid berdasarkan overlay respons terhadap data aktual. Model ini dapat digunakan sebagai
UWKSUWKS Namun, dalam pelaksanaannya, hasil cetakan mengalami perbedaan hasil printing dengan desain CAD. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahuiNamun, dalam pelaksanaannya, hasil cetakan mengalami perbedaan hasil printing dengan desain CAD. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui
UWKSUWKS Metode Naïve Bayes lebih efektif dibandingkan K-Nearest Neighbor dalam klasifikasi kesehatan tanaman, dengan akurasi sebesar 76,25% dan kinerja lebihMetode Naïve Bayes lebih efektif dibandingkan K-Nearest Neighbor dalam klasifikasi kesehatan tanaman, dengan akurasi sebesar 76,25% dan kinerja lebih
ITNITN Pembuatan alat pengering kemiri jenis kompor biomassa meliputi perancangan, pembuatan rangka, pipa panas, kotak pengering kemiri, pemasangan badan, pengecatanPembuatan alat pengering kemiri jenis kompor biomassa meliputi perancangan, pembuatan rangka, pipa panas, kotak pengering kemiri, pemasangan badan, pengecatan
Useful /
IDID Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung layanan BK berbasis teknologi dan meningkatkan kesiapan kerja sertaProgram serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung layanan BK berbasis teknologi dan meningkatkan kesiapan kerja serta
ITNITN Penelitian ini menggunakan fermentasi dengan *Saccharomyces cerevisiae* untuk menguji pengaruh konsentrasi ragi (10% dan 15%) dan durasi fermentasi (6-12Penelitian ini menggunakan fermentasi dengan *Saccharomyces cerevisiae* untuk menguji pengaruh konsentrasi ragi (10% dan 15%) dan durasi fermentasi (6-12
ITNITN Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pengembangan sistemMetode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pengembangan sistem
ITNITN Efisiensi tertinggi dicapai pada jam 13.00 WITA dengan nilai 35,64% untuk stainless steel, 34,47% untuk galvanis, dan 32,11% untuk aluminium. PenelitianEfisiensi tertinggi dicapai pada jam 13.00 WITA dengan nilai 35,64% untuk stainless steel, 34,47% untuk galvanis, dan 32,11% untuk aluminium. Penelitian