UWKSUWKS
KARSA NUSANTARAKARSA NUSANTARAVariasi diameter kontak konektor baterai pada penyambungan mesin press welding menyebabkan perubahan resistansi yang tidak terkendali, menghasilkan fluktuasi kalor dan cacat penyambungan seperti splash timah. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak stabilnya sistem clamping akibat tidak adanya umpan balik posisi pada sistem hidrolik konvensional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kendali posisi dan kecepatan proses clamping dengan metode kontrol dual-loop P-PI berbasis servo pada mesin press welding. Arsitektur kontrol terdiri dari loop luar dengan kontroler P untuk kendali posisi dan loop dalam dengan kontroler PI untuk kendali kecepatan. Proses tuning awal menggunakan metode Ziegler-Nichols 1, diikuti fine tuning berdasarkan analisis respons transien sistem. Untuk memastikan kontroler dirancang pada model yang representatif, dilakukan identifikasi sistem menggunakan metode tfest pada data eksperimen aktual. Model hasil estimasi menunjukkan kesesuaian dinamika sistem dengan nilai fit sebesar 88% untuk loop kecepatan dan 84% untuk loop posisi—cukup akurat digunakan sebagai referensi perancangan kontrol. Hasil menunjukkan penurunan waktu clamping dari 4,5 detik menjadi 2,3 detik, dan kestabilan diameter konektor dalam rentang 6 ± 0,1 mm, tingkat keberhasilan produk mencapai 100%. Efisiensi proses meningkat hingga 49,1%, dan rasio kegagalan akibat splash menurun dari 0,14% menjadi 0,01%. Metode ini efektif untuk meningkatkan presisi dan kecepatan proses clamping konektor baterai pada sistem press welding industri.
Sistem kontrol penjepitan konektor berbasis servo dengan arsitektur dual-loop P–PI telah berhasil diimplementasikan pada mesin press welding.Proses tuning awal dilakukan menggunakan metode Ziegler–Nichols 1 berdasarkan data respons tanpa kontrol, yang kemudian dilanjutkan dengan fine tuning manual secara bertahap pada loop kecepatan dan posisi untuk memastikan stabilitas serta performa optimal.Parameter akhir yang digunakan adalah Kp = 280 dan Ti = 35 untuk loop kecepatan (kontrol PI), serta Kp = 80 untuk loop posisi (kontrol P-only).Nilai ini diperoleh melalui iterasi tuning berbasis respons aktual dan memberikan hasil yang sesuai terhadap kriteria waktu, akurasi, dan kestabilan.Identifikasi sistem menggunakan metode tfest menghasilkan model loop kecepatan dengan 6 pole, 4 zero, dan tingkat kecocokan (fit) sebesar 88,49%, serta model loop posisi dengan 2 pole, 1 zero, dan tingkat kecocokan sebesar 83,95%.Analisis pole-zero map menunjukkan bahwa kedua model stabil dan valid berdasarkan overlay respons terhadap data aktual.Model ini dapat digunakan sebagai representasi matematis sistem untuk validasi, simulasi lanjutan, atau pengembangan kontrol berbasis model di masa depan.Hasil implementasi menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.Waktu clamping berhasil dipangkas menjadi 2,30 detik, lebih cepat 49,1% dibandingkan sistem sebelumnya.Diameter konektor mencapai 6,01 mm, tepat di tengah toleransi 6,00 ± 0,10 mm, sementara output produksi meningkat menjadi 900 pcs per jam, naik 36,4% dari sistem lama.Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan sistem kontrol dalam mengoptimalkan proses penyambungan konektor baterai.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variasi diameter kontak konektor pada kualitas penyambungan dan efisiensi proses secara keseluruhan. Kedua, mengeksplorasi metode kontrol alternatif selain dual-loop P-PI, seperti fuzzy logic atau neural network, untuk meningkatkan presisi dan kecepatan proses clamping. Ketiga, mengembangkan sistem kontrol yang lebih cerdas dengan kemampuan adaptif terhadap perubahan beban atau kondisi operasi, sehingga dapat menjaga performa optimal dalam berbagai skenario. Dengan menggabungkan analisis teoretis, eksperimen, dan simulasi, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas proses press welding industri.
| File size | 870.84 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UWKSUWKS Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses reservasi serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengguna. Berdasarkan hasil pengembanganSistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses reservasi serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengguna. Berdasarkan hasil pengembangan
UWKSUWKS Bearing pada sistem konveyor memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional, terutama pada Robo Palletizer Fuji yang digunakan di perusahaanBearing pada sistem konveyor memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional, terutama pada Robo Palletizer Fuji yang digunakan di perusahaan
UWKSUWKS Metode yang dipakai root cause analysis dengan menggunakan diagram tulang ikan atau disebut diagram Ishikawa. Hasil analisis menggunakan diagram IshikawaMetode yang dipakai root cause analysis dengan menggunakan diagram tulang ikan atau disebut diagram Ishikawa. Hasil analisis menggunakan diagram Ishikawa
UWKSUWKS Fitur ini meningkatkan kemampuan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi material, menjadikannya alat yang sangat berguna dalam industri penyimpananFitur ini meningkatkan kemampuan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi material, menjadikannya alat yang sangat berguna dalam industri penyimpanan
UWKSUWKS Pada game rumah adat yang sudah ada juga aktivitas cenderung pasif, seperti memilih jawaban, mengeksplorasi peta, atau membaca deskripsi. Maka dengan mengembangkanPada game rumah adat yang sudah ada juga aktivitas cenderung pasif, seperti memilih jawaban, mengeksplorasi peta, atau membaca deskripsi. Maka dengan mengembangkan
UWKSUWKS Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) sebagai sistem pendukung keputusan dalam pemilihan kompetensiPenelitian ini berhasil mengimplementasikan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) sebagai sistem pendukung keputusan dalam pemilihan kompetensi
UWKSUWKS Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mendemonstrasikan implementasi manual algoritma Gradient Boosting untuk memprediksi permintaan resistor bulanan.Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mendemonstrasikan implementasi manual algoritma Gradient Boosting untuk memprediksi permintaan resistor bulanan.
UWKSUWKS Hasil menunjukkan bahwa Draw Polygon unggul dalam fleksibilitas visual, Realtime GPS Tracking paling efisien dari segi waktu, dan Add GPS Point menawarkanHasil menunjukkan bahwa Draw Polygon unggul dalam fleksibilitas visual, Realtime GPS Tracking paling efisien dari segi waktu, dan Add GPS Point menawarkan
Useful /
UWKSUWKS Pesan phishing memanfaatkan teknik manipulasi bahasa untuk mengecoh pengguna, terutama dalam konteks lokal yang menggunakan bahasa daerah. Penelitian iniPesan phishing memanfaatkan teknik manipulasi bahasa untuk mengecoh pengguna, terutama dalam konteks lokal yang menggunakan bahasa daerah. Penelitian ini
UWKSUWKS Tantangan dalam Skalabilitas dan Pola Serangan yang Berkembang (RQ2). Skalabilitas menjadi tantangan utama ketika jumlah data dan kompleksitas seranganTantangan dalam Skalabilitas dan Pola Serangan yang Berkembang (RQ2). Skalabilitas menjadi tantangan utama ketika jumlah data dan kompleksitas serangan
UWKSUWKS Sistem ini mampu mengatasi kendala operasional yang sebelumnya dilakukan secara manual di Karsem Laundry, seperti pencatatan pesanan, pelacakan prosesSistem ini mampu mengatasi kendala operasional yang sebelumnya dilakukan secara manual di Karsem Laundry, seperti pencatatan pesanan, pelacakan proses
UWKSUWKS Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis arsitektur informasi pada platform SurvivalIndonesia.id, sebuah website yang mengintegrasikanPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis arsitektur informasi pada platform SurvivalIndonesia.id, sebuah website yang mengintegrasikan