UPSUPS

Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang Teknik

Membudidayakan udang ditambak dipengaruhi oleh ketepatan kondisi air yang digunakan dan kelayakan lingkungan udang yang dapat memengaruhi kehidupan udang. Banyak pembudidayaan udang yang gagal panen karena faktor air yang kadang kurang dan lingkungan udang yang kadang tidak pasti karena faktor cuaca. Cuaca juga memengaruhi kehidupan udang karena air hujan mengandung air laut yang asin atau kadar pH yang kadang tinggi dan rendah. Dengan mengembangkan teknologi yang serba canggih, perlu dibuat alat untuk mengukur tinggi rendahnya air pada tambak menggunakan LCD arduino untuk memonitori batas air yang ada di tambak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan membuat rencana, analisis, dan hasil pengujian serta melakukan pengumpulan data dengan cara observasi dan studi literatur.

Kesimpulannya yang didapat merupakan dalam pengukuran batas udang kita membutuhkan LCD I2C untuk memantau ketinggian di dalam air yang dibutuhkan.Jika kenaikan air lebih dari 10 cm secara otomatis pump akan menutup agar air yang masuk tidak melebihi batasan.Sedangkan jika air ternyata jurang dari 10 cm maka pump akan secara otomatis membuka dan mengisi air sampai batas yang ditentukan.Teknologi ini memanfaatkan water pump sebagai pengendalian batasan air menggunakan relay.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan sensor pH, salinitas, dan warna air agar pembudidaya udang dapat memantau dan mengendalikan kondisi air secara lebih komprehensif. Selain itu, teknologi otomatis yang terhubung dengan HP atau laptop melalui website dapat memudahkan para penambak dalam memantau dan mengendalikan keterbatasan air, tanpa perlu melihat batas air melalui LCD I2C secara langsung.

Read online
File size371.21 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test