UNSAMUNSAM
Jurnal Olahraga Rekreasi SamudraJurnal Olahraga Rekreasi SamudraPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran inquiry dalam dribbling sepak bola berbasis permainan yang sesuai dengan karakteristik olahraga bola besar. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa siswa merasakan bosan dan tidak bersemangat menggunakan model pembelajaran yang terlalu serius, sehingga dibutuhkan model pembelajaran berbasis permainan sebagai solusi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model Bord and Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri Sungai Lueng, kelas IV dengan total sampel 12 orang siswa. Berdasarkan hasil yang didapat, rata-rata nilai pretest dan posttest sebesar 0,75 dengan selisih rata-rata 53,7. Hasil dari uji gain pretest dan posttest mendapatkan kriteria tinggi menunjukkan sangat efektifnya penggunaan model pembelajaran berbasis permainan pada pembelajaran dribbling sepak bola pada siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat mengambil kesimpulan dari validasi ahli dan hasil uji coba yang telah dilakukan, penelitian dan pengembangan ini menghasilkan sebuah produk model pembelajaran berbasis permainan pada pembelajaran sepak bola pada materi dribbling menggunakan permainan yang berhubungan untuk meningkatkan semangat belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa sebanyak 8 model permainan, masing-masing yang sudah divalidasi 3 ahli yaitu ahli pembelajaran, ahli materi, ahli desain. Peneliti sangat mengharapkan hasil penelitian ini bermanfaat untuk guru dan penelitian selanjutnya.
Penelitian ini menghasilkan sebuah produk model pembelajaran inquiry dalam dribbling sepak bola berbasis permainan yang telah divalidasi oleh para ahli dan diuji coba di SD Negeri Sungai Lueng.Model ini dirancang untuk meningkatkan semangat belajar siswa dan telah menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan dribbling sepak bola.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif, serta membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut di bidang pengembangan model pembelajaran olahraga.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model pembelajaran ini pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi, seperti sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik siswa dan kompleksitas materi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi permainan dribbling yang lebih inovatif dan menarik, dengan melibatkan unsur-unsur teknologi atau permainan tradisional untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran ini terhadap aspek-aspek psikologis siswa, seperti kepercayaan diri, kerjasama tim, dan sportivitas, untuk memahami dampak holistik dari pembelajaran berbasis permainan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan jasmani yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan siswa.
- Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Melalui Teams Games Tournament (TGT) | Jumper:... jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JUMPER/article/view/556Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Melalui Teams Games Tournament TGT Jumper jurnal stokbinaguna ac index php JUMPER article view 556
- Peran Guru dalam Menumbuhkan Literasi Melalui Bermain Pada Anak Usia Dini | Sari | Golden Age : Jurnal... doi.org/10.29313/ga.v1i2.3316Peran Guru dalam Menumbuhkan Literasi Melalui Bermain Pada Anak Usia Dini Sari Golden Age Jurnal doi 10 29313 ga v1i2 3316
- Validitas Modul Biologi Berbasis Kearifan Lokal | BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains. validitas... doi.org/10.31539/bioedusains.v1i2.366Validitas Modul Biologi Berbasis Kearifan Lokal BIOEDUSAINS Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains validitas doi 10 31539 bioedusains v1i2 366
- Upaya Meningkatkan Kemampuan Dribble Bola Dalam Permainan Sepakbola Melalui Metode Mengajar Secara Inkuiri... doi.org/10.58258/jisip.v4i2.1086Upaya Meningkatkan Kemampuan Dribble Bola Dalam Permainan Sepakbola Melalui Metode Mengajar Secara Inkuiri doi 10 58258 jisip v4i2 1086
| File size | 626.77 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Dengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai penunjang teknis, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan pembelajaranDengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai penunjang teknis, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan pembelajaran
STAIMADIUNSTAIMADIUN Subjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanSubjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
AFEKSIAFEKSI Moderasi beragama yang dipahami sebagai sikap jalan tengah, keseimbangan, dan keadilan menjadi langkah strategis untuk menanamkan karakter, mencegah ekstremisme,Moderasi beragama yang dipahami sebagai sikap jalan tengah, keseimbangan, dan keadilan menjadi langkah strategis untuk menanamkan karakter, mencegah ekstremisme,
UNESAUNESA Modul ajar yang digunakan lebih praktis, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila telah diintegrasikan dalam pembelajaran PJOK. Namun, perbedaan kemampuanModul ajar yang digunakan lebih praktis, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila telah diintegrasikan dalam pembelajaran PJOK. Namun, perbedaan kemampuan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pada instrumen ini terdapat tiga aspek penilaian yang ada di dalamnya yaitu kesesuaian, kegunaan, dan kelayakan permainan bola basket untuk tunanetra.Pada instrumen ini terdapat tiga aspek penilaian yang ada di dalamnya yaitu kesesuaian, kegunaan, dan kelayakan permainan bola basket untuk tunanetra.
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara institusi formal (sekolah), keluarga, dan lembaga adat dalam memperkuat ekosistem pendidikanPenelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara institusi formal (sekolah), keluarga, dan lembaga adat dalam memperkuat ekosistem pendidikan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Hasil analisis menunjukkan bahwa di SDN Rangkah VI/168, pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) meliputi tiga tahap utama. Pada tahapHasil analisis menunjukkan bahwa di SDN Rangkah VI/168, pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) meliputi tiga tahap utama. Pada tahap
JURNALBKJURNALBK Aspek tujuan kurikuler pendidikan jasmani dan olahraga, pengalaman belajar siswa, organisasi kurikulum, kepraktisan kurikulum, dan hasil implementasi kurikulumAspek tujuan kurikuler pendidikan jasmani dan olahraga, pengalaman belajar siswa, organisasi kurikulum, kepraktisan kurikulum, dan hasil implementasi kurikulum
Useful /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Supervisi yang kolaboratif dan reflektif mendorong terciptanya hubungan harmonis antara kepala madrasah, pengawas, dan guru dalam mengembangkan strategiSupervisi yang kolaboratif dan reflektif mendorong terciptanya hubungan harmonis antara kepala madrasah, pengawas, dan guru dalam mengembangkan strategi
STAIBREBESSTAIBREBES Jika ciri-ciri tersebut dimiliki oleh suatu bangsa, tentu menjadi ciri jati diri bangsa tersebut. Seperti negara-negara lain, masyarakat Indonesia mempunyaiJika ciri-ciri tersebut dimiliki oleh suatu bangsa, tentu menjadi ciri jati diri bangsa tersebut. Seperti negara-negara lain, masyarakat Indonesia mempunyai
AFEKSIAFEKSI Penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa mahasiswi IAI Imsya Indonesia dipengaruhi oleh tiga aspek utama—bahasa, sikap, dan nilai‑nilai syari—denganPenelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa mahasiswi IAI Imsya Indonesia dipengaruhi oleh tiga aspek utama—bahasa, sikap, dan nilai‑nilai syari—dengan
AFEKSIAFEKSI Tantangan utama termasuk kosakata teknis yang terbatas, materi umum yang tidak relevan bisnis, dan metode pengajaran berbasis guru. Mahasiswa menginginkanTantangan utama termasuk kosakata teknis yang terbatas, materi umum yang tidak relevan bisnis, dan metode pengajaran berbasis guru. Mahasiswa menginginkan