IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

KASBUNA: Journal of Islamic Business ManagementKASBUNA: Journal of Islamic Business Management

Penelitian ini mengeksplorasi upaya pelaku usaha non-Muslim dalam memperoleh sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen Muslim di Klepu, sebuah desa multikultural di Sooko, Ponorogo. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif untuk mengkaji bagaimana pengusaha memandang dan mengimplementasikan prinsip-prinsip halal, bahkan tanpa sertifikasi formal. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun pelaku usaha non-Muslim belum secara resmi memperoleh sertifikasi halal, mereka telah mulai menyelaraskan praktik bisnis mereka dengan standar halal, didorong oleh tanggung jawab moral dan rasa hormat terhadap konsumen Muslim, serta peluang bisnis. Konsumen merasa lebih aman ketika sertifikasi halal hadir, sementara pemilik bisnis melihatnya sebagai cara untuk meningkatkan akses pasar dan membangun kepercayaan antaragama. Studi ini menyimpulkan bahwa sertifikasi halal, bahkan ketika dikejar secara sukarela oleh non-Muslim, berkontribusi secara signifikan terhadap perlindungan konsumen dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Studi ini menyimpulkan bahwa upaya pelaku usaha non-Muslim di Desa Klepu untuk menyelaraskan diri dengan prinsip-prinsip halal—meskipun tanpa sertifikasi formal—merepresentasikan kontribusi yang berarti terhadap perlindungan konsumen dalam masyarakat multikultural.Para pengusaha ini secara sukarela mengadopsi praktik-praktik halal sebagai bentuk tanggung jawab moral, strategi bisnis, dan inklusi sosial.Tindakan mereka didorong oleh pemahaman akan kebutuhan konsumen Muslim, peluang pasar, dan keinginan untuk membangun kepercayaan lintas agama.Sertifikasi halal, meskipun penting, harus dipahami sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas dari praktik konsumsi etis dan bisnis inklusif.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pelaku usaha non-Muslim untuk mengadopsi praktik halal, termasuk peran agama, sosial, dan ekonomi. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai model sertifikasi halal yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, serta dampaknya terhadap kepercayaan konsumen dan pertumbuhan bisnis. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pemerintah dan lembaga sertifikasi dapat memfasilitasi akses dan edukasi bagi pelaku usaha non-Muslim, khususnya di daerah-daerah dengan keragaman budaya dan agama yang tinggi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam mengembangkan kebijakan dan praktik sertifikasi halal yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.

  1. Legal Awareness of Halal Products Certification among East Java Business Operators and Society | JURIS... ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/Juris/article/view/10467Legal Awareness of Halal Products Certification among East Java Business Operators and Society JURIS ejournal uinmybatusangkar ac ojs index php Juris article view 10467
  2. CONSUMER LEGAL PROTECTION EFFORTS THROUGH HALAL CERTIFICATION POLICY FOR SMALL MEDIUM INDUSTRY IN PONOROGO... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jurisdictie/article/view/16477CONSUMER LEGAL PROTECTION EFFORTS THROUGH HALAL CERTIFICATION POLICY FOR SMALL MEDIUM INDUSTRY IN PONOROGO ejournal uin malang ac index php jurisdictie article view 16477
Read online
File size203.96 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test