UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan kegiatan pendampingan kepada tutor SAS English Laboratory yang 89% adalah Generasi Z. Kebiasaan saat ini dan kemudahan media sosial dalam meracuni pola pikit generasi Z untuk “FOMO ikut tren yang ada saat ini, terutama seringnya wisata kuliner di cafe. Resto ataupun makanan pinggir jalan, sehingga keuangan tidak terjaga dengan baik, hal ini menjadi masalah yang dirasakan tutor SAS English Laboratory dalam mengelola keuangan, 65% tutor menyatakan setuju bahwa berita kuliner yang disampaikan di tiktok menjadi salah satu tujuan yang harus dikunjungi walau hanya untuk foto. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan two stay two stray dengan membagi masing-masing dalam kelompok untuk mengelola makanan yang mudah dibuat dan enak rasanya kemudian dilaksanakan penerapan IPTEK dengan cara mengelola keuangan yang baik. Hasil yang diperoleh Kegiatan pengabdian ini membuka pemikiran mitra dalam mengelola keuangan akan memberikan kontribusi dalam mengatur dan menggunakan keuangan dengan baik, sehingga tiak konsumtif dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam konsumsi makanan di luar seperti café atau tempat jajan lainnya dan mitra menyatakan bahwa uang tabungan sangat membedakan karakteristik kedua cluster atau dengan kata lain indikator oleh responden pada dua cluster yang ada sangat berbeda antar-cluster yang satu dengan cluster lainnya, sedangkan pada indikator cadangan dana dan pengaturan keuangan, maka dapat diartikan bahwa pada cluster 1, cluster 2 mempunyai perbedaan yang berarti, dengan kata lain bahwa cluster 1 relatif mengalami tingkat pemahaman yang rendah dibandingkan dengan cluster lainnya. Hal ini juga membantu psikologi Generasi Z dalam mengelola keuangan.

Kegiatan pendampingan ini berhasil membuka pemikiran mitra mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, terutama dalam konteks konsumsi makanan di luar rumah.Implementasi metode Two Stay Two Stray bersama pelatihan literasi keuangan menunjukkan peningkatan pemahaman finansial pada sebagian besar peserta, meskipun terdapat perbedaan signifikan antara dua cluster yang diteliti.Hasilnya mengindikasikan bahwa intervensi semacam ini dapat mengurangi perilaku konsumtif dan meningkatkan kesadaran akan FOMO kuliner di kalangan Generasi Z.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan aplikasi budgeting digital yang dipadukan dengan pelatihan kesadaran FOMO kuliner pada tutor generasi Z untuk menilai perubahan perilaku keuangan secara kuantitatif. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal selama 12 bulan untuk mengukur dampak jangka panjang program Two Stay Two Stray terhadap literasi keuangan dan pola konsumsi makanan peserta, sehingga dapat mengidentifikasi keberlanjutan manfaat yang diperoleh. Terakhir, perbandingan intervensi berbasis klaster, seperti pemberian insentif tabungan versus workshop pencatatan pengeluaran, dapat memberikan wawasan tentang strategi paling efektif dalam mengurangi kesenjangan pemahaman finansial di lingkungan pendidikan serupa.

Read online
File size447.91 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test