PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI
Jurnal Penelitian Terapan Ilmu MultidisiplinJurnal Penelitian Terapan Ilmu MultidisiplinTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pada PT Jaya Trade Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 67 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai koefisien determinasi sebesar 21,0% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (-4,867 < 1,987). Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai koefisien determinasi sebesar 41,2% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (7,903 > 1,987). Lingkungan kerja dan kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan persamaan regresi Y = 25,145 - 0,137X1 0,486X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 52,5% sedangkan sisanya sebesar 47,5% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (48,580 > 3,140).
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa lingkungan kerja (X1) dan kompensasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan diperoleh persamaan regresi Y = 25,145 - 0,137X1 0,486X2.Nlai koefisien korelasi atau tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh sebesar 0,724 artinya memiliki hubungan yang kuat.Nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruhnya secara simutan sebesar 52,5% sedangkan sisanya sebesar 47,5% dipengaruhi oleh faktor lain.Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > Ftabel atau (48,580 > 3,140).Dengan demikian H03 ditolak dan Ha3 diterima.Artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor tersebut dan menganalisis kontribusinya terhadap kepuasan kerja. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara lingkungan kerja, kompensasi, dan kepuasan kerja dalam konteks yang lebih spesifik, seperti pada industri tertentu atau dengan mempertimbangkan variabel-variabel lain yang relevan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan komprehensif tentang pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja.
| File size | 289.28 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis.Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis.
UBBUBB Kehadiran butiran halus pada tanah mempengaruhi potensi likuifaksi yang ditandai dengan peningkatan waktu tanah untuk melikuifaksi dari 5,56 detik menjadiKehadiran butiran halus pada tanah mempengaruhi potensi likuifaksi yang ditandai dengan peningkatan waktu tanah untuk melikuifaksi dari 5,56 detik menjadi
TAUTAU Salah satu indikator keberhasilannya adalah motivasi belajar mahasiswa, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kredibilitas dosen. KredibilitasSalah satu indikator keberhasilannya adalah motivasi belajar mahasiswa, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kredibilitas dosen. Kredibilitas
FEBUBHARA SBYFEBUBHARA SBY Studi ini menganalisis hubungan antara pelaksanaan CSR dan kesejahteraan karyawan terhadap Social Return on Investment (SROI) dengan kasus pada PT AstraStudi ini menganalisis hubungan antara pelaksanaan CSR dan kesejahteraan karyawan terhadap Social Return on Investment (SROI) dengan kasus pada PT Astra
UNNESUNNES Berdasarkan hasil analisis data, diskusi, dan kesimpulan, peneliti dapat menyampaikan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut, institusi UniversitasBerdasarkan hasil analisis data, diskusi, dan kesimpulan, peneliti dapat menyampaikan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut, institusi Universitas
UNIBAUNIBA Metode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah simple random samplingMetode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling
UNNESUNNES Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Sampel berjumlah 344 mahasiswa UNNES yang berada dalam masa quarter life crisis dengan teknikPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Sampel berjumlah 344 mahasiswa UNNES yang berada dalam masa quarter life crisis dengan teknik
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Secara simultan, kelima aspek tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan kontribusi sebesar 74,6%. Variabel yang paling dominanSecara simultan, kelima aspek tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan kontribusi sebesar 74,6%. Variabel yang paling dominan
Useful /
UNSIKAUNSIKA Siswa dengan disleksia memiliki mood swing atau tantrum yang itulah mengapa aktivitas pembelajaran mengajar harus didukung oleh metode kreatif dan variasiSiswa dengan disleksia memiliki mood swing atau tantrum yang itulah mengapa aktivitas pembelajaran mengajar harus didukung oleh metode kreatif dan variasi
ARESTEARESTE Serapan fosfor pada irigasi kabut lebih tinggi dibandingkan irigasi tetes, yaitu masing-masing 0,81% dan 0,89%. Pertumbuhan dan hasil panen di bawah irigasiSerapan fosfor pada irigasi kabut lebih tinggi dibandingkan irigasi tetes, yaitu masing-masing 0,81% dan 0,89%. Pertumbuhan dan hasil panen di bawah irigasi
WDHWDH Metode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling terhadap 60 responden. InstrumenMetode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling terhadap 60 responden. Instrumen
TRISAKTITRISAKTI Angkutan barang melalui kereta api dianggap lebih efisien waktu daripada angkutan jalan. Menanggapi hal tersebut, pemerintah telah mengaktifkan jalur keretaAngkutan barang melalui kereta api dianggap lebih efisien waktu daripada angkutan jalan. Menanggapi hal tersebut, pemerintah telah mengaktifkan jalur kereta