WDHWDH
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing ResearchNURSING ANALYSIS: Journal of Nursing ResearchMenurut World Health Organization (WHO), remaja merupakan penduduk yang memiliki umur 10-19 tahun. United Nation Fund for Population Activities (UNFPA) pada tahun 2020 mencatat terjadinya peningkatan pernikahan usia dini setiap tahunnya mencapai 14,2 juta. Jawa Barat pada tahun 2021 merupakan salah satu provinsi dengan tingkat perkawinan di bawah umur yang cukup tinggi, yaitu sebesar 20,93%. Pengetahuan sangat berperan dalam pencegahan pernikahan usia dini, karena pengetahuan yang tidak baik sangat memengaruhi remaja yang berisiko terhadap kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan pencegahan pernikahan dini pada remaja putri di Desa Cibeuteung Udik, Kabupaten Bogor. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling terhadap 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan kriteria sampel remaja putri berusia 15-19 tahun. Hasil penelitian menunjukkan setengah responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi dengan kategori cukup (48,3%) dan lebih dari setengah responden memiliki upaya pencegahan pernikahan dini dengan kategori cukup (63,3%). Hasil uji Spearman rho menunjukkan nilai p-value 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan pencegahan pernikahan dini pada remaja putri di RW 002 Desa Cibeuteung Udik, Kabupaten Bogor.
Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan pencegahan pernikahan dini pada remaja putri di RW 002 Desa Cibeuteung Udik, Kabupaten Bogor.Pengetahuan kesehatan reproduksi yang memadai berkontribusi terhadap upaya pencegahan pernikahan dini.Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja untuk mencegah pernikahan usia dini.
Pertama, perlu penelitian yang menguji efektivitas intervensi edukasi kesehatan reproduksi berbasis digital, seperti aplikasi mobile atau media sosial, terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap remaja putri dalam mencegah pernikahan dini di daerah pedesaan. Kedua, sebaiknya dilakukan studi tentang peran serta orang tua dan tokoh agama dalam program edukasi kesehatan reproduksi, untuk memahami bagaimana keterlibatan mereka dapat memperkuat pencegahan pernikahan dini di lingkungan komunitas. Ketiga, penting untuk mengevaluasi pengaruh kurikulum sekolah yang terintegrasi dengan materi kesehatan reproduksi terhadap niat menikah dini pada remaja, serta bagaimana materi tersebut dapat disesuaikan dengan nilai budaya lokal. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi dengan temuan sebelumnya dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang pendekatan pencegahan yang efektif. Dengan pendekatan gabungan antara teknologi, komunitas, dan sistem pendidikan, diharapkan dapat dikembangkan strategi pencegahan yang lebih holistik dan berkelanjutan. Fokus pada kontekstualisasi materi edukasi sangat penting agar pesan kesehatan dapat diterima dengan baik oleh remaja dan keluarga. Selain itu, pendekatan ini juga mempertimbangkan hambatan sosial dan budaya yang mungkin muncul. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal untuk meningkatkan relevansi dan dampaknya. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi kebijakan program pencegahan pernikahan dini yang lebih terarah. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat lebih efisien dan menyentuh akar permasalahan secara lebih mendalam.
| File size | 174.7 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan pola penggunaan obat antidiabetes terbanyak yaitu monoterapi OAD 47,5%, kombinasi 2 OAD 47,5% dan kombinasi 3 OAD 5%. HasilHasil penelitian menunjukkan pola penggunaan obat antidiabetes terbanyak yaitu monoterapi OAD 47,5%, kombinasi 2 OAD 47,5% dan kombinasi 3 OAD 5%. Hasil
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit negatif 51,25% dan sangat puas 62,5%. Hasil uji korelasi chi-square diperolehHasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit negatif 51,25% dan sangat puas 62,5%. Hasil uji korelasi chi-square diperoleh
CERICCERIC Diabetes merupakan penyakit progresif yang tidak hanya membutuhkan perawatan kuratif dan rehabilitatif tetapi juga perawatan paliatif. Salah satu indikatorDiabetes merupakan penyakit progresif yang tidak hanya membutuhkan perawatan kuratif dan rehabilitatif tetapi juga perawatan paliatif. Salah satu indikator
CERICCERIC Perawat memiliki peran penting dalam memutus rantai infeksi untuk menurunkan angka kejadian infeksi yang didapat di rumah sakit (HAIs). Penelitian iniPerawat memiliki peran penting dalam memutus rantai infeksi untuk menurunkan angka kejadian infeksi yang didapat di rumah sakit (HAIs). Penelitian ini
CERICCERIC Anak dengan kanker dapat mengalami masalah gangguan tidur. Asuhan keperawatan dilakukan pada lima kasus pada anak yang mempunyai kanker dengan menggunakanAnak dengan kanker dapat mengalami masalah gangguan tidur. Asuhan keperawatan dilakukan pada lima kasus pada anak yang mempunyai kanker dengan menggunakan
CERICCERIC Perencanaan pulang yang terstruktur dapat meningkatkan secara bermakna kemampuan ibu yang meliputi pengetahuan dan keterampilan dalam merawat anak pneumoniaPerencanaan pulang yang terstruktur dapat meningkatkan secara bermakna kemampuan ibu yang meliputi pengetahuan dan keterampilan dalam merawat anak pneumonia
CERICCERIC Praktik klinik berperan penting dalam mengaplikasikan pengetahuan, sehingga institusi pendidikan perlu menyediakan pembelajaran tidak hanya teoretis, tetapiPraktik klinik berperan penting dalam mengaplikasikan pengetahuan, sehingga institusi pendidikan perlu menyediakan pembelajaran tidak hanya teoretis, tetapi
UNIVMEDUNIVMED Uji t independent dan korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis data. HASIL Kadar eritrosit SOD menurun secara signifikan pada usia lanjut dibandingkanUji t independent dan korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis data. HASIL Kadar eritrosit SOD menurun secara signifikan pada usia lanjut dibandingkan
Useful /
IBIK57IBIK57 Hal ini disimpulkan berdasarkan koefisien regresi variabel penggunaan smartphone yang bernilai positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruhHal ini disimpulkan berdasarkan koefisien regresi variabel penggunaan smartphone yang bernilai positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh
TRISAKTITRISAKTI Oleh karena itu, saluran drainase dapat dibangun. 2) Hasil analisis hidrologi menunjukkan rencana debit banjir untuk 5-10 tahun. Untuk 5 tahun, debitnyaOleh karena itu, saluran drainase dapat dibangun. 2) Hasil analisis hidrologi menunjukkan rencana debit banjir untuk 5-10 tahun. Untuk 5 tahun, debitnya
TRISAKTITRISAKTI Metodologi dan hasil: Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif menggunakan data kuantitatif dan informasi kualitatif. Ini dicapai melalui penggunaanMetodologi dan hasil: Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif menggunakan data kuantitatif dan informasi kualitatif. Ini dicapai melalui penggunaan
TRISAKTITRISAKTI Kota image mengacu pada persepsi kota, yang dibentuk oleh pengalaman visual, interaksi sosial, dan pengaruh budaya. Hal ini mencakup elemen fisik sepertiKota image mengacu pada persepsi kota, yang dibentuk oleh pengalaman visual, interaksi sosial, dan pengaruh budaya. Hal ini mencakup elemen fisik seperti