IJCIEDIJCIED
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATIONINTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATIONBeberapa insiden yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia menunjukkan bahwa perbedaan sering dimanfaatkan sebagai alat provokasi, yang menimbulkan ketegangan dan kekerasan yang tidak perlu. Oleh karena itu, toleransi menjadi kebutuhan mendesak yang harus diprioritaskan bangsa Indonesia dengan mendefinisikan kembali sikap toleransi, khususnya dalam konteks agama, secara tepat dalam masyarakat pluralistik. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan budaya toleransi oleh guru Pendidikan Agama Islam terhadap siswa di SMA Negeri 1 Poso. Temuan mengungkap bahwa bentuk toleransi yang dipraktikkan oleh guru dan siswa meliputi membantu teman yang membutuhkan, menghormati perbedaan kepercayaan, tidak mengganggu rekan yang melakukan ritual keagamaan di dalam maupun di luar sekolah, mengunjungi serta berdoa bagi teman yang sakit, dan mengunjungi rumah sosial dengan latar belakang agama yang berbeda. Implementasi budaya toleransi dilakukan melalui pengajaran dan contoh langsung guru, yang mengintegrasikan nilai menghargai keragaman dalam proses pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Dampak budaya toleransi ini sangat positif, meningkatkan rasa saling menghormati antara siswa dan guru, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, nyaman, dan mendukung proses belajar. Berdasarkan temuan tersebut, penulis merekomendasikan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, siswa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama‑sama memelihara dan mengimplementasikan budaya toleransi baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
SMA Negeri 1 Poso berhasil membangun budaya toleransi yang inklusif melalui berbagai praktik konkret, dimana guru dan siswa menunjukkan perilaku toleran seperti saling membantu, menghormati perbedaan keyakinan, tidak mengganggu praktik keagamaan, mengunjungi teman yang sakit, dan berkolaborasi dalam kegiatan sekolah.Guru Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam menanamkan nilai toleransi baik melalui proses pembelajaran di kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler, dengan pendekatan humanistik.Implementasi budaya toleransi ini menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, dan nyaman, yang secara positif meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana intervensi media digital dapat meningkatkan rasa toleransi di kalangan siswa pada sekolah menengah dengan latar belakang agama yang beragam, sehingga dapat mengidentifikasi strategi pembelajaran berbasis teknologi yang efektif. Selanjutnya, perbandingan antara program toleransi yang dipimpin guru dengan program yang dipimpin oleh siswa dapat dilakukan di beberapa wilayah untuk mengevaluasi metode mana yang lebih berpengaruh dalam membentuk sikap toleransi jangka panjang. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang pendidikan toleransi terhadap partisipasi kepemudaan dalam kehidupan berbangsa dan sikap inter‑religius setelah lulusan meninggalkan lingkungan sekolah, guna menilai kontribusi pendidikan toleransi terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan.
- The nature of tolerance and the social circumstances in which it emerges - Marjoka van Doorn, 2014. nature... doi.org/10.1177/0011392114537281The nature of tolerance and the social circumstances in which it emerges Marjoka van Doorn 2014 nature doi 10 1177 0011392114537281
- What is religious freedom and who has it? - Jonathan Fox, 2021. religious freedom it jonathan fox skip... doi.org/10.1177/00377686211012368What is religious freedom and who has it Jonathan Fox 2021 religious freedom it jonathan fox skip doi 10 1177 00377686211012368
| File size | 436.83 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini melibatkan 37 siswa dari sebuah sekolah dasar di Kota Singkawang, Kalimantan, terdiri dari 20 siswa di kelas A (kelompok eksperimen) danPenelitian ini melibatkan 37 siswa dari sebuah sekolah dasar di Kota Singkawang, Kalimantan, terdiri dari 20 siswa di kelas A (kelompok eksperimen) dan
UMPRUMPR Dengan demikian dengan menerapkan pendidikan berbasis multikultural dengan pendekatan teori rekognisi dari Axel Honneth memberikan peningkatan positifDengan demikian dengan menerapkan pendidikan berbasis multikultural dengan pendekatan teori rekognisi dari Axel Honneth memberikan peningkatan positif
UNPRIUNPRI Oleh karena itu, pembelajaran harus dikombinasikan dengan strategi pendukung seperti alat visual dan partisipasi terstruktur untuk mendukung semua tingkatOleh karena itu, pembelajaran harus dikombinasikan dengan strategi pendukung seperti alat visual dan partisipasi terstruktur untuk mendukung semua tingkat
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Faktor pendukung utama adalah kolaborasi guru, pendamping, dan orang tua, pelatihan profesional, serta kebijakan sekolah inklusi, sedangkan hambatan meliputiFaktor pendukung utama adalah kolaborasi guru, pendamping, dan orang tua, pelatihan profesional, serta kebijakan sekolah inklusi, sedangkan hambatan meliputi
UNPRIUNPRI Dengan meningkatkan kemampuan berbicara, penelitian ini secara tidak langsung meningkatkan rasa kerja sama antar siswa serta kepercayaan diri mereka. HasilDengan meningkatkan kemampuan berbicara, penelitian ini secara tidak langsung meningkatkan rasa kerja sama antar siswa serta kepercayaan diri mereka. Hasil
UNPRIUNPRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, 21 siswa memahami derajat perbandingan, sedangkan pada siklus kedua, jumlah siswa yang memahamiHasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, 21 siswa memahami derajat perbandingan, sedangkan pada siklus kedua, jumlah siswa yang memahami
UACUAC Pengetahuan multikultural pada siswa sangat penting dalam membangun keragaman dan kerukunan dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggambarkan pentingnyaPengetahuan multikultural pada siswa sangat penting dalam membangun keragaman dan kerukunan dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggambarkan pentingnya
MACHUNGMACHUNG Dengan hasil pengumpulan data melalui uji validitas oleh ahli media, ahli materi, dan uji coba produk yakni produk dapat dinyatakan berhasil. Rata-rataDengan hasil pengumpulan data melalui uji validitas oleh ahli media, ahli materi, dan uji coba produk yakni produk dapat dinyatakan berhasil. Rata-rata
Useful /
UNPRIUNPRI Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memahami teks naratif dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakanTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memahami teks naratif dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan
UNPRIUNPRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis identifikasi bervariasi dari buruk hingga baik, kemampuan mereka dalam menulis deskripsiHasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis identifikasi bervariasi dari buruk hingga baik, kemampuan mereka dalam menulis deskripsi
UNPRIUNPRI Dukungan keluarga yang memadai dan akses ke sumber belajar dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa. Pentingnya minat belajar juga menonjol dalam meningkatkanDukungan keluarga yang memadai dan akses ke sumber belajar dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa. Pentingnya minat belajar juga menonjol dalam meningkatkan
UNPRIUNPRI Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar guru merencanakan pembelajaran yang berfokus pada perbedaan struktur bahasa Indonesia dan Inggris, memberikanUntuk mengatasi masalah ini, disarankan agar guru merencanakan pembelajaran yang berfokus pada perbedaan struktur bahasa Indonesia dan Inggris, memberikan