UCYUCY

Academy of Education JournalAcademy of Education Journal

Pendidikan karakter dipengaruhi oleh peran guru yang berkarakter. Guru merupakan role model yang dijadikan panutan dan contoh nyata bagi peserta didik di sekolah maupun di masyarakat. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan tidak semua guru mampu mendidik. Hal ini ditunjukkan dari maraknya kasus anmoral yang dilakukan oleh guru pada peserta didik seperti pelecehan seksual, kekerasan fisik, bullying, merokok di lingkungan sekolah, dan lain sebagainya. Guru yang tidak bermoral bisa menjadi faktor yang mempengaruhi bobroknya moral anak bangsa. Guru seharusnya dalam mendidik karakter haruslah lebih dahulu berkarakter yang baik sehingga dapat memberi contoh pada peserta didik. Ki Hadjar Dewantara menyatakan Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Istilah ini mengindikasikan bahwa guru merupakan contoh yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter. Bagaimana idealnya seorang guru yang berkarakter merupakan pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh semua pendidik. Guru yang memiliki karakter ideal dapat berkontribusi terhadap pendidikan karakter peserta didik.

Guru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, dan idealnya guru tersebut harus memiliki karakter yang baik sebagai contoh.Pembentukan karakter guru melibatkan proses panjang yang dimulai dari keluarga dan terus berkembang melalui pendidikan dan pengalaman.Kompetensi guru, meliputi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, sangat penting dalam mewujudkan pendidikan karakter yang efektif.

Berdasarkan pembahasan mengenai pentingnya guru berkarakter, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru yang efektif untuk meningkatkan karakter dan kompetensi pedagogik mereka. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh lingkungan sekolah dan dukungan masyarakat terhadap pembentukan karakter guru, serta bagaimana lingkungan tersebut dapat dioptimalkan. Terakhir, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas berbagai pendekatan pendidikan karakter di sekolah, termasuk integrasi nilai-nilai lokal dan agama, serta dampaknya terhadap perilaku dan prestasi akademik siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Indonesia, dengan menghasilkan guru-guru yang tidak hanya kompeten dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.

Read online
File size366.17 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test