AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA

JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)

Pada tahun 2050 populasi dunia diperkirakan akan mencapai 9 miliar jiwa dengan tingkat pertumbuhan sekitar 1,3% atau kira-kira 78 juta tambahan penduduk per tahun (UNPFA, 2002). Di Indonesia, tingkat pertumbuhan penduduk antara tahun 2000–2002 juga sekitar 1,3% atau sekitar 7,3 juta jiwa per tahun, menjadikan Indonesia negara keempat dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Republik Rakyat Tiongkok, India, dan Amerika Serikat (Ahmad, 2009). Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah penduduk yang tinggi, terutama di Indonesia, belum diimbangi dengan upaya pengendalian yang memadai sehingga pencapaian hasil pembangunan di berbagai sektor menjadi sulit. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan peneliti terhadap pasangan usia subur (PUS), ditemukan bahwa 6 dari 10 pasangan tidak mengetahui atau memahami kontrasepsi MOP atau vasektomi. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti deskripsi pengetahuan suami mengenai kontrasepsi pada Jalan KH. Mustofa RT 03/04 Kelurahan Poris Plawad Utara, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan Cukup (40%) dan Kurang (47%), dengan hanya 12% berada pada kategori Baik.Sebanyak 58% responden menunjukkan sikap positif terhadap kontrasepsi MOP, sementara 42% menunjukkan sikap negatif, yang dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, lingkungan sosial, budaya, dan media massa.Temuan ini menunjukkan masih banyak responden yang tidak memahami kontrasepsi MOP atau vasektomi, sehingga pengetahuan dan sikap menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi suami terhadap kontrasepsi MOP.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosio‑kultural yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap suami terhadap kontrasepsi MOP melalui pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus, untuk mengidentifikasi hambatan persepsi virilitas dan norma komunitas yang belum terungkap dalam survei kuantitatif ini. Selanjutnya, dapat dilakukan percobaan intervensi berbasis media elektronik dan cetak yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap positif terhadap vasektomi, dengan mengukur perubahan pada tingkat pengetahuan, sikap, dan tingkat penggunaan MOP sebelum dan sesudah intervensi pada populasi serupa. Terakhir, sebuah studi longitudinal dapat meneliti dampak perubahan pengetahuan dan sikap suami terhadap partisipasi jangka panjang dalam program keluarga berencana, termasuk faktor ekonomi, pendidikan, dan akses layanan kesehatan, untuk menilai keberlanjutan efek intervensi dan mengidentifikasi variabel prediktif keberhasilan program di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Read online
File size62.96 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test