JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Tingginya kejadian komplikasi kehamilan disebabkan oleh salah satunya adalah rendahnya cakupan kunjungan Antenatal Care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepatuhan kunjungan Antenatal Care terhadap sikap dalam deteksi dini komplikasi kehamilan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Munjungan. Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 54 ibu hamil yang mengalami komplikasi kehamilan. Sebagian besar responden tidak patuh melakukan kunjungan Antenatal care (61,1%) dan sebagian besar responden memiliki sikap negatif dalam deteksi dini komplikasi kehamilan (56,6%). Hasil uji Regresi Logistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan (p=0,000, R=0,855) antara kepatuhan kunjungan Antenatal Care terhadap sikap dalam deteksi dini komplikasi kehamilan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Munjungan. Semakin ibu hamil patuh melakukan kunjungan Antenatal Care, maka ibu akan memiliki sikap positif dalam deteksi dini komplikasi kehamilan.

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden tidak patuh melakukan kunjungan Antenatal Care (61,1%) dan sebagian besar responden memiliki sikap negatif dalam deteksi dini komplikasi kehamilan (56,6%).Terdapat pengaruh yang sangat kuat antara kepatuhan kunjungan Antenatal Care terhadap sikap dalam deteksi dini komplikasi kehamilan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Munjungan Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi sikap ibu hamil terhadap deteksi dini komplikasi kehamilan, seperti tingkat pendidikan, dukungan keluarga, dan akses informasi kesehatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil terkait dengan kunjungan Antenatal Care dan deteksi dini komplikasi kehamilan. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi dan konseling dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan Antenatal Care dan sikap positif terhadap deteksi dini komplikasi kehamilan. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi dan menguji efektivitas intervensi yang tepat, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil dan mengurangi angka komplikasi kehamilan.

Read online
File size284.95 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test