AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA

JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)

Spa (solus per aqua) merupakan suatu perawatan yang menggunakan air sebagai media. Baby spa adalah perawatan spa tubuh untuk bayi yang dapat dilakukan melalui mandi, berenang, atau pijat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap baby spa pada praktik bidan mandiri Hj. Kokom Komariah di Cipondoh, Tangerang. Penulis melakukan observasi dengan wawancara lisan terhadap 10 ibu yang memiliki bayi, menanyakan makna dan manfaat baby spa; hasil menunjukkan bahwa 7 ibu tidak dapat menjelaskan makna dan manfaat tersebut. Analisis menunjukkan bahwa 15 responden (50%) memiliki pengetahuan rendah, 10 responden (33%) memiliki pengetahuan cukup, 5 responden (17%) memiliki pengetahuan baik; serta 10 responden (33,3%) menunjukkan sikap positif sementara 20 responden (66,7%) menunjukkan sikap negatif. Kesimpulan menegaskan rendahnya pengetahuan dan sikap negatif mayoritas ibu terhadap baby spa, sehingga diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan sikap melalui penelitian lebih lanjut.

Sebagian besar responden (50%) berada dalam rentang usia 36‑45 tahun, dengan mayoritas (93,3%) memiliki pendidikan menengah.Meskipun informasi tentang baby spa diperoleh terutama melalui media elektronik (43,3%), 50% responden masih memiliki pengetahuan yang kurang mengenai baby spa.Selain itu, mayoritas ibu (66,7%) menunjukkan sikap negatif terhadap penerapan baby spa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah intervensi edukasi berbasis modul multimedia dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap ibu terhadap baby spa, dengan membandingkan kelompok yang menerima modul tersebut dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak penerapan baby spa secara rutin terhadap perkembangan fisik dan kognitif bayi, seperti pertumbuhan berat badan, kualitas tidur, dan kemampuan motorik, sehingga dapat memberikan bukti empiris mengenai manfaat klinisnya. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi dan hambatan yang dirasakan oleh ibu ketika memperoleh informasi tentang baby spa melalui berbagai sumber, termasuk tenaga kesehatan, media elektronik, dan lingkungan sekitar, untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap positif. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur serta memberikan dasar kebijakan yang lebih kuat dalam program kesehatan maternal‑infant.

Read online
File size57.82 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test