POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) tetap menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, dengan kasus berat berkontribusi pada morbiditas tinggi dan trombositopenia menyebabkan mortalitas di seluruh dunia. Leukopenia sering diamati pada pasien dengue, dan deteksi dini menggunakan tes antigen NS-1 penting karena sensitivitasnya yang tinggi pada fase awal infeksi. Penurunan jumlah leukosit dan trombosit dapat menjadi indikator keparahan penyakit dan membantu diagnosis DHF. Penelitian observasional cross‑sectional ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara jumlah total leukosit dan trombosit dengan hasil tes antigen NS-1 pada pasien dengan dugaan DHF. Sebanyak 91 pasien yang datang ke Puskesmas Mayong II, Jepara, antara Januari hingga Desember 2024 termasuk melalui total sampling. Hasil menunjukkan mayoritas pasien laki‑laki (62%) berusia 0–5 tahun. Rata‑rata jumlah leukosit sebesar 12.457 ± 3.471 sel/mm³ (rentang 3.400–20.500), dan rata‑rata jumlah trombosit sebesar 162.626 ± 72.930 sel/mm³ (rentang 54.000–385.000). Tes antigen NS‑1 positif pada 69% pasien. Analisis korelasi Spearman menunjukkan tidak ada asosiasi signifikan antara jumlah leukosit dengan hasil NS‑1 (p = 0,220), sedangkan terdapat korelasi signifikan antara jumlah trombosit dengan hasil NS‑1 (p < 0,001). Temuan ini menyoroti bahwa jumlah trombosit secara signifikan berhubungan dengan deteksi virus dengue dini melalui antigen NS‑1 dan dapat menjadi penanda pendukung yang berharga dalam diagnosis DHF. Pemantauan rutin jumlah trombosit dapat membantu identifikasi dan manajemen pasien berisiko dengue berat.
Berdasarkan hasil penelitian, tidak ditemukan asosiasi signifikan antara jumlah leukosit dengan hasil antigen NS‑1 pada pasien yang dicurigai DHF.namun, terdapat asosiasi signifikan antara jumlah trombosit dengan hasil antigen NS‑1 di Puskesmas Mayong II.Evaluasi klinis lebih lanjut diperlukan bagi pasien dugaan DHF dengan hasil NS‑1 negatif, karena diagnosis alternatif tidak dapat dikesampingkan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah penting: pertama, bagaimana dinamika perubahan leukosit selama seluruh fase infeksi dengue, terutama pada periode pasca‑fever hingga pemulihan, dengan melakukan studi longitudinal pada kohort pasien DHF sehingga dapat mengidentifikasi pola leukositosis atau leukopenia yang berhubungan dengan komplikasi klinis; kedua, apakah kombinasi nilai trombosit dan hasil tes antigen NS‑1 dapat meningkatkan akurasi prediksi kasus DHF berat dibandingkan penggunaan satu indikator saja, melalui pembangunan model prediktif berbasis machine learning yang divalidasi pada populasi multi‑pusat; ketiga, sejauh mana kehadiran infeksi sekunder, seperti bakteri atau virus lain, memengaruhi pola leukositosis pada pasien DHF, sehingga diperlukan penelitian kasus‑kontrol yang membandingkan profil hematologi antara pasien dengan dan tanpa co‑infeksi. Secara khusus, penelitian kasus‑kontrol yang membandingkan profil hematologi antara pasien dengan dan tanpa co‑infeksi dapat mengungkap interaksi imunologis yang berpotensi memperparah atau meredam respons leukosit, sehingga menyediakan dasar bagi intervensi klinis yang lebih tepat. Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor prognostik hematologis dan meningkatkan strategi diagnostik serta penanganan klinis DHF.
- HUBUNGAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN JUMLAH ERITROSIT PADA PASIEN INFEKSI VIRUS DENGUE DI RS X SURAKARTA... doi.org/10.23917/biomedika.v9i2.5846HUBUNGAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN JUMLAH ERITROSIT PADA PASIEN INFEKSI VIRUS DENGUE DI RS X SURAKARTA doi 10 23917 biomedika v9i2 5846
- eJournal Portal UNSRAT. ejournal portal unsrat direktori jurnal akses ilmiah universitas sam ratulangi... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/view/31186eJournal Portal UNSRAT ejournal portal unsrat direktori jurnal akses ilmiah universitas sam ratulangi ejournal unsrat ac index php biomedik article view 31186
- Hubungan Jumlah Leukosit dengan Trombosit pada Infeksi Dengue Primer dan Dengue Sekunder | Jurnal Ilmu... doi.org/10.25077/jikesi.v2i3.326Hubungan Jumlah Leukosit dengan Trombosit pada Infeksi Dengue Primer dan Dengue Sekunder Jurnal Ilmu doi 10 25077 jikesi v2i3 326
- Analysis of Platelet and Leukocyte Counts in Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Patients at the Barru District... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JLM/article/view/9964Analysis of Platelet and Leukocyte Counts in Dengue Hemorrhagic Fever DHF Patients at the Barru District ejournal poltekkes smg ac ojs index php JLM article view 9964
| File size | 303.21 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UIMAUIMA Namun, kepatuhan lansia dalam minum obat masih rendah karena berbagai faktor, sehingga program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) menjadi solusiNamun, kepatuhan lansia dalam minum obat masih rendah karena berbagai faktor, sehingga program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) menjadi solusi
POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM Analysis identified Weight and Weight-for-Age Z-score as the most critical predictors (77. 4% combined contribution), while the developed Streamlit-basedAnalysis identified Weight and Weight-for-Age Z-score as the most critical predictors (77. 4% combined contribution), while the developed Streamlit-based
POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM Nilai hemoglobin lebih rendah pada titrasi 1/320 dibanding 1/160 pada S. typhi, menunjukkan hubungan antara beban bakteri dan anemia. Analisis CherokeeNilai hemoglobin lebih rendah pada titrasi 1/320 dibanding 1/160 pada S. typhi, menunjukkan hubungan antara beban bakteri dan anemia. Analisis Cherokee
POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM Hasil menunjukkan hemoglobin tetap stabil sekitar 8,2‑8,3 g/dL, urea terreduksi drastis, kreatinin menurun secara signifikan, dan albumin mengalamiHasil menunjukkan hemoglobin tetap stabil sekitar 8,2‑8,3 g/dL, urea terreduksi drastis, kreatinin menurun secara signifikan, dan albumin mengalami
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA 521 pada uji Hosmer‑Lemeshow). Hasil DCA menunjukkan manfaat klinis bersih yang bermakna pada ambang probabilitas 10–30%. Kesimpulannya, model EWS521 pada uji Hosmer‑Lemeshow). Hasil DCA menunjukkan manfaat klinis bersih yang bermakna pada ambang probabilitas 10–30%. Kesimpulannya, model EWS
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Konseling yang dilakukan secara berulang dan berbasis kebutuhan juga lebih efektif dalam mendorong pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).Konseling yang dilakukan secara berulang dan berbasis kebutuhan juga lebih efektif dalam mendorong pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).
Q2LIIQ2LII Pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan kelor sebagai sumber fitobiotik untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Sawa, Provinsi SulawesiPengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan kelor sebagai sumber fitobiotik untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Sawa, Provinsi Sulawesi
AMAYOGYAKARTAAMAYOGYAKARTA Masalah yang diidentifikasi dari hasil wawancara menunjukkan layanan yang tidak memadai, seperti waktu pelayanan yang lambat, antrean panjang, ruang tungguMasalah yang diidentifikasi dari hasil wawancara menunjukkan layanan yang tidak memadai, seperti waktu pelayanan yang lambat, antrean panjang, ruang tunggu
Useful /
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Osteoartritis memerlukan penanganan yang tepat untuk meredakan nyeri pada sendi. Pada osteoartritis ini, teknik yang tepat akan diterapkan, yaitu non‑farmakologisOsteoartritis memerlukan penanganan yang tepat untuk meredakan nyeri pada sendi. Pada osteoartritis ini, teknik yang tepat akan diterapkan, yaitu non‑farmakologis
UGJUGJ Namun, dalam praktiknya—khususnya di kota Cirebon—bahan ajar yang ada belum mampu merefleksikan secara memadai kekayaan identitas dan tradisi lokal.Namun, dalam praktiknya—khususnya di kota Cirebon—bahan ajar yang ada belum mampu merefleksikan secara memadai kekayaan identitas dan tradisi lokal.
UGJUGJ Upaya-upaya yang dapat dilakukan guru untuk dapat mengembangkan kesadaran metakognitif siswa, yaitu.mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang proses penyelesaianUpaya-upaya yang dapat dilakukan guru untuk dapat mengembangkan kesadaran metakognitif siswa, yaitu.mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang proses penyelesaian
AMAYOGYAKARTAAMAYOGYAKARTA Ketika diteliti secara simultan, kepemimpinan, kompensasi, dan pendidikan secara kolektif berkontribusi dalam meningkatkan kinerja karyawan. KepemimpinanKetika diteliti secara simultan, kepemimpinan, kompensasi, dan pendidikan secara kolektif berkontribusi dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kepemimpinan