POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM

Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)

Glukosa merupakan salah satu produk metabolisme karbohidrat dalam tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi utama, dikendalikan oleh insulin. Peningkatan kadar gula darah dapat terjadi akibat kerja kontrasepsi suntik yang tidak efisien, dimana hormon progesteron yang terkandung memiliki sifat anti‑insulin sehingga sel menjadi kurang sensitif. Penurunan sensitivitas insulin dapat menimbulkan resistensi insulin, memengaruhi metabolisme glukosa, dan mengakibatkan peningkatan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kadar glukosa darah pada peserta program kontrasepsi suntik 1‑bulan dan 3‑bulan di area layanan Puskesmas Masbagik. Sampel terdiri dari 26 responden (13 per kelompok) yang diukur kadar glukosanya menggunakan metode POCT (point‑of‑care testing). Data dianalisis dengan uji statistik Mann‑Whitney. Hasil menunjukkan rata‑rata kadar glukosa pada kelompok 1‑bulan sebesar 108,8 mg/dL, sedangkan pada kelompok 3‑bulan sebesar 142,9 mg/dL. Uji Mann‑Whitney tidak menemukan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,068, p > 0,05). Kesimpulan penelitian menyatakan tidak ada perbedaan signifikan kadar glukosa darah antara pengguna kontrasepsi suntik 1‑bulan dan 3‑bulan, meskipun secara matematis terdapat peningkatan nilai rata‑rata.

Penelitian ini menunjukkan bahwa rata‑rata kadar glukosa darah pada program kontrasepsi suntik 1‑bulan sebesar 108,08 mg/dL, sedangkan pada program 3‑bulan sebesar 142,9 mg/dL.Analisis menggunakan uji Mann‑Whitney menghasilkan nilai p = 0,068 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara kedua kelompok.Namun, nilai p yang mendekati batas signifikansi menunjukkan adanya kecenderungan perbedaan yang mungkin relevan secara klinis.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah terdapat perbedaan signifikan dalam kadar glukosa darah antara pengguna kontrasepsi suntik 1‑bulan dan 3‑bulan bila dilakukan dengan desain kohort longitudinal yang melibatkan sampel lebih besar dan periode pengamatan lebih lama, sehingga dapat menangkap perubahan kronis yang tidak terdeteksi pada studi cross‑sectional. Analisis subkelompok berdasarkan usia, indeks massa tubuh, dan riwayat diabetes juga dapat memberikan wawasan tentang faktor‑faktor yang memodifikasi efek kontrasepsi. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki pengaruh kombinasi hormon spesifik, seperti dosis medroksiprogesteron asetat versus DMPA, terhadap resistensi insulin dan metabolisme glukosa, dengan membandingkan profil hormon serta parameter metabolisma pada kelompok kontrol non‑pengguna kontrasepsi. Penggunaan teknik pengukuran insulin sensitif seperti HOMA‑IR dapat memperkuat validitas temuan terkait resistensi insulin. Terakhir, penelitian intervensi dapat menilai efektivitas program edukasi gizi dan aktivitas fisik yang terintegrasi pada akseptor kontrasepsi suntik, untuk menentukan apakah perubahan gaya hidup dapat memodulasi efek anti‑insulin hormon kontrasepsi dan mengurangi risiko hiperglikemia, dengan mengukur outcome glukosa secara berulang selama setidaknya enam bulan. Selain itu, evaluasi kepatuhan peserta terhadap protokol intervensi dapat meningkatkan keandalan hasil.

  1. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ULANG DI BPM... ejournal.itekes-bali.ac.id/jrkn/article/view/168HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ULANG DI BPM ejournal itekes bali ac jrkn article view 168
  2. DESKRIPSI PENGETAHUAN IBU TENTANG KB SUNTIK 3 BULAN (DEPO PROGESTIN) DI PUSKESMAS BONTOBAHARI BULUKUMBA... jurnal.fkunisa.ac.id/index.php/MA/article/view/53DESKRIPSI PENGETAHUAN IBU TENTANG KB SUNTIK 3 BULAN DEPO PROGESTIN DI PUSKESMAS BONTOBAHARI BULUKUMBA jurnal fkunisa ac index php MA article view 53
  3. Kadar Glukosa Darah Puasa Akseptor Kontrasepsi Suntik dan AKDR | Jurnal Ilmiah Kesehatan. glukosa darah... jurnal.umpp.ac.id/index.php/jik/article/view/536Kadar Glukosa Darah Puasa Akseptor Kontrasepsi Suntik dan AKDR Jurnal Ilmiah Kesehatan glukosa darah jurnal umpp ac index php jik article view 536
  4. Perubahan Siklus Menstruasi Akseptor Kontrasepsi Suntik 1 Bulan Cyclofem dan Suntik 2 Bulan Gestin F2... e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/246Perubahan Siklus Menstruasi Akseptor Kontrasepsi Suntik 1 Bulan Cyclofem dan Suntik 2 Bulan Gestin F2 e journal akesrustida ac index php jikr article view 246
Read online
File size242.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test