POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)Penelitian ini meneliti perbedaan kadar hemoglobin pada pasien yang terinfeksi Salmonella typhi dibandingkan dengan Salmonella paratyphi berdasarkan titrasi antibodi terhadap antigen H. Metode observasional analitis dengan pendekatanördin cross‑sectional digunakan pada data sekunder 96 pasien di RSUD Patut Patuh Patju. Hasil menunjukkan rata‑rata hemoglobin pada pasien S. typhi 9,7 g/dL, sedangkan pada S. paratyphi A 12,0 g/dL dan S. paratyphi B Conf 12,6 gsut. Nilai hemoglobin lebih rendah pada titrasi 1/320 dibanding 1/160 pada S. typhi, menunjukkan hubungan antara beban bakteri dan anemia. Analisis Cherokee menghitung perbedaan rata‑rata menggunakan ANOVA dan Bonferroni, yang mengonfirmasi signifikansi perbedaan antar S. typhi dan dua serotipe paratyphi. Temuan ini menegaskan bahwa S. typhi menyebabkan anemia lebih berat karena faktor virulensi yang meningkatkan toksin dan penekanan eritropoietik.
Rata‑rata hemuss hemoglobin pasien yang terinfeksi Salmonella typhi lebih rendah dibandingkan dengan yang terinfeksi Salmonella paratyphi A dan B.Perbedaan ini menjadi signifikan secara statistik (p < 0,001) dan lebih tajam pada titrasi antibodi 1/320, menunjukkan bahwa beban bakteri berkontribusi pada anemia.Hasil ini menunjukkan bahwa Salmonella typhi memiliki virulensi yang lebih tinggi, memicu penekanan eritropoiesis dan fragilitas sel darah merah.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada mekanisme patogenesis anemia pada pasien infeksi Salmonella typhi, misalnya dengan mempelajari ekspresi gen toxin dan respon imun hematopoietik melalui analisis transkriptom darah. Selanjutnya, perlu dilakukan studi intervensi longitudinal untuk menilai pengaruh terapi antibiotik terhadap perubahan kadar hemoglobin, sehingga dapat menilai efektivitas pengobatan dalam mencegah anemia kronis. Selain itu, perlu dilakukan survei populasi berisiko tinggi di daerah endemik TOE menilai pengaruh faktor lingkungan dan pola makan terhadap kerentanan anemia pada demam tifoid. Terakhir, disarankan untuk mengkaji hubungan antara kadar titrasi antibodi, beban bakteri, dan variabilitas klinis anemia pada populasi melalui survei cohort multi‑center. Ketiga arah studi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mekanisme, meningkatkan strategi pengobatan, dan memandu pencegahan anemia pada pasien demam tifoid. Pengumpulan data longitudinal juga dapat mencakup penilaian parameter imunologis lain, seperti kadar cytokine, untuk menilai keterkaitan antara respons inflamasi dan perdamaian eritropoietik. Selain itu, studi kasus klinis di rumah sakit regional dapat menyediakan data real‑time mengenai respon pasien terhadap terapi kombinasi anti‑tubergenik dan suplementasi besi.
- Association of Biochemical and Hematological Parameters With Enteric Fever Infection at the Dschang Regional... doi.org/10.7759/cureus.40498Association of Biochemical and Hematological Parameters With Enteric Fever Infection at the Dschang Regional doi 10 7759 cureus 40498
- Assessment of hematological parameters in typhoid fever. | Authorea. assessment parameters typhoid fever... authorea.com/doi/full/10.22541/au.170667919.94703265/v1Assessment of hematological parameters in typhoid fever Authorea assessment parameters typhoid fever authorea doi full 10 22541 au 170667919 94703265 v1
- Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB | Pradiningsih... doi.org/10.31764/lf.v2i2.5495Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Pradiningsih doi 10 31764 lf v2i2 5495
| File size | 225.18 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa program KKN Universitas Bina Bangsa mengenai Cek Gula Darah Sewaktu (GDS)Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa program KKN Universitas Bina Bangsa mengenai Cek Gula Darah Sewaktu (GDS)
UIMAUIMA Peningkatan tersebut berkontribusi pada perbaikan status gizi balita dan dapat dijadikan contoh model upaya peningkatan kesehatan anak berbasis kearifanPeningkatan tersebut berkontribusi pada perbaikan status gizi balita dan dapat dijadikan contoh model upaya peningkatan kesehatan anak berbasis kearifan
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa perilaku masyarakat, seperti kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan kepatuhan terhadap program PemberantasanBerdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa perilaku masyarakat, seperti kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan kepatuhan terhadap program Pemberantasan
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Faktor-faktor seperti kecanduan makanan, status sosial‑ekonomi rendah, dan paparan iklan makanan tidak sehat memperkuat konsumsi UPF dan meningkatkanFaktor-faktor seperti kecanduan makanan, status sosial‑ekonomi rendah, dan paparan iklan makanan tidak sehat memperkuat konsumsi UPF dan meningkatkan
Q2LIIQ2LII Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai kelor, dengan 85% peserta memahami manfaatnya setelah pelatihan.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai kelor, dengan 85% peserta memahami manfaatnya setelah pelatihan.
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Banyak remaja putri yang mengalami dismenorea primer hingga ke tahap menganggu bahkan menghentikan aktifitas. Umumnya upaya yang digunakan remaja putriBanyak remaja putri yang mengalami dismenorea primer hingga ke tahap menganggu bahkan menghentikan aktifitas. Umumnya upaya yang digunakan remaja putri
MAYADANIMAYADANI Kegiatan tersebut bertujuan agar anak-anak memahami terkait dengan stunting dan dampaknya pertumbuhan serta upaya mencegah stunting pada anak-anak denganKegiatan tersebut bertujuan agar anak-anak memahami terkait dengan stunting dan dampaknya pertumbuhan serta upaya mencegah stunting pada anak-anak dengan
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Analisis data yang digunakan uji Wilcoxon rank, uji paired-t test, dan uji Independent-test. Terdapat perbedaan pengetahuan ibu yang signifikan pada kelompokAnalisis data yang digunakan uji Wilcoxon rank, uji paired-t test, dan uji Independent-test. Terdapat perbedaan pengetahuan ibu yang signifikan pada kelompok
Useful /
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL Implementasi manajemen pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern menghasilkan variasi kualitas pendidikan serta membentuk identitas institusionalImplementasi manajemen pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern menghasilkan variasi kualitas pendidikan serta membentuk identitas institusional
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Penerapan Pengetahuan: Seberapa sering santri menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, seperti membersihkan lingkungan pesantren.Penerapan Pengetahuan: Seberapa sering santri menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, seperti membersihkan lingkungan pesantren.
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Penelitian ini menggunakan model iteratif SDLC yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Data dikumpulkanPenelitian ini menggunakan model iteratif SDLC yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Data dikumpulkan
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Untuk memperdalam dan melebarkan dampak program ini, disarankan agar terintegrasi pelajaran kesehatan fisik secara lebih mendalam dalam kurikulum, peningkatanUntuk memperdalam dan melebarkan dampak program ini, disarankan agar terintegrasi pelajaran kesehatan fisik secara lebih mendalam dalam kurikulum, peningkatan