UWIKAUWIKA

Anggapa Journal- Building design and architecture management studiesAnggapa Journal- Building design and architecture management studies

Permasalahan pengelolaan sampah di kawasan perkotaan terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas domestik. Pengelolaan sampah yang melibatkan peran serta masyarakat melalui bank sampah telah menjadi salah satu strategi untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah. Konsep bank sampah terbukti mampu mengurangi volume sampah menuju TPA serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Namun demikian, berbagai studi menunjukkan bahwa keberhasilan bank sampah tidak hanya ditentukan oleh partisipasi masyarakat, tetapi juga oleh kualitas fisik dan desain tata ruang. Desain yang kurang optimal dapat menyebabkan alur kerja yang tidak efisien, penumpukan sampah, serta ketidaknyamanan pengguna. Kelurahan Dukuh Sutorejo, Surabaya memiliki volume sampah yang cukup signifikan. Data SIPSN menyebutkan sampah masuk ke Super Depo Sutorejo adalah 4.129,25 ton/tahun. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak dari total 9 TPS se-Surabaya. Besarnya jumlah sampah di Depo Sutorejo menjadi masalah yang harus diselesaikan. Bank Sampah menjadi solusi baru yang perlu dicoba mengingat beberapa lokasi TPS di Surabaya telah berhasil mengurangi volume sampah. Bahkan secara garis besar, volume sampah di Kota Surabaya telah jauh berkurang karena pengembangan bank sampah yang dinilai berhasil.

Studi yang dilakukan di Kelurahan Dukuh Sutorejo menunjukkan bahwa alur aktivitas memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan model desain bank sampah di kawasan permukiman.Melalui pendekatan Arsitektur Perilaku, model desain bank sampah yang dihasilkan, mengidentifikasi perilaku pengguna dan aktivitasnya, yang terbagi dalam 5 zona yaitu.pengumpulan sampah, penimbangan dan pencatatan, pemilahan, penyimpanan, dan pengangkutan.Model desain yang diusulkan menekankan pada pengaturan zonasi yang jelas untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.Model ini dapat diterapkan pada bank sampah unit yang serupa di kawasan permukiman lain dengan kebutuhan yang sama.Secara keseluruhan, perancangan berbasis pendekatan perilaku merupakan strategi yang sesuai dalam perancangan model desain bank sampah.Ke depan, studi yang lebih detail dapat dilakukan terhadap kebutuhan penghawaan untuk kenyamanan ruang bagi pengguna fasilitas bank sampah.Oleh karena itu, perancangan fasilitas bank sampah perlu memperhatikan aspek perilaku pengguna sebagai bagian dari proses desain agar pemanfaatan fasilitas dapat berkelanjutan.

Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di bank sampah, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang desain tata ruang yang optimal. Studi ini dapat fokus pada pengembangan model desain yang mengintegrasikan aspek zonasi, sirkulasi, dan kenyamanan ruang berdasarkan perilaku pengguna. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, seperti edukasi lingkungan dan insentif ekonomi. Dengan demikian, bank sampah dapat menjadi solusi yang lebih efektif dalam mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

  1. Strategi Pengelolaan Sampah di Super Depo Sutorejo Kota Surabaya | NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan.... neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/276Strategi Pengelolaan Sampah di Super Depo Sutorejo Kota Surabaya NeoRespublica Jurnal Ilmu Pemerintahan neorespublica uho ac index php journal article view 276
Read online
File size674.58 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test