UWIKAUWIKA

Anggapa Journal- Building design and architecture management studiesAnggapa Journal- Building design and architecture management studies

Timbunan dilakukan untuk meningkatkan elevasi lahan sehingga diperlukan evaluasi terhadap potensi kelongsoran. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan keseimbangan batas (limit equilibrium method) dengan metode Morgenstern-Price. Parameter tanah diperoleh dari hasil pengujian laboratorium, meliputi uji pemadatan (Standard Proctor), uji California Bearing Ratio (CBR), serta analisis gradasi, yang kemudian dilengkapi dengan korelasi empiris untuk menentukan nilai kohesi dan sudut geser dalam. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak GEO5 dan GeoStudio (SLOPE/W) dengan mempertimbangkan lapisan tanah asli, tanah timbunan, dan lapisan stabilisasi menggunakan bahan aditif. Hasil analisis menunjukkan nilai faktor keamanan sebesar 58,30 (GEO5) dan 69,74 (GeoStudio), yang keduanya lebih besar dari nilai minimum yang disyaratkan (SF > 1,5). Hal ini menunjukkan bahwa timbunan berada dalam kondisi sangat stabil dan aman terhadap potensi longsor. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan material stabilisasi mampu meningkatkan kekuatan tanah secara signifikan serta mendukung perencanaan konstruksi yang aman dan andal.

Berdasarkan hasil analisis stabilitas timbunan yang telah dilakukan menggunakan dua perangkat lunak geoteknik, yaitu GEO5 dan GeoStudio (SLOPE/W), diperoleh nilai faktor keamanan (safety factor, SF) yang menunjukkan kondisi kestabilan yang sangat baik.Hasil analisis menggunakan GEO5 menghasilkan nilai SF sebesar 58,30, sedangkan analisis menggunakan GeoStudio menghasilkan nilai SF sebesar 69,740.Kedua nilai tersebut secara signifikan lebih besar dibandingkan dengan nilai minimum yang disyaratkan dalam perencanaan geoteknik, yaitu SF ≥ 1,5, sehingga dapat disimpulkan bahwa timbunan dengan lapisan stabilisasi DIFA berada dalam kondisi aman terhadap potensi kelongsoran.

Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi komparatif antara metode Morgenstern‑Price dengan metode limit equilibrium lainnya seperti Bishop‑Simplified dan Janbu‑Simplified, untuk mengevaluasi perbedaan nilai faktor keamanan pada timbunan dengan kondisi geoteknik yang beragam, serta menganalisis sensitivitas hasil terhadap variasi parameter tanah seperti kohesi dan sudut geser; kedua, mengembangkan model tiga dimensi yang mengintegrasikan efek beban gempa serta variasi muka air tanah, guna menilai pengaruh dinamis terhadap stabilitas timbunan yang diperkuat dengan material aditif DIFA, termasuk simulasi respons seismik dan evaluasi penurunan pore water pressure selama siklus beban; ketiga, melakukan investigasi eksperimental lapangan yang melibatkan pemantauan jangka panjang terhadap deformasi, penurunan, dan perubahan sifat mekanik tanah setelah pembangunan timbunan, sehingga dapat memvalidasi hasil simulasi perangkat lunak Geo5 dan GeoStudio serta menghasilkan korelasi empiris yang lebih akurat antara parameter laboratorium dan perilaku nyata di lapangan.

Read online
File size756.38 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test