USDUSD
LLTLLTKebanyakan staf Bank Mandiri di Yogyakarta mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan nasabah asing, yang menghambat proses pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengembangkan materi pembelajaran berbahasa Inggris berbasis berbicara bagi staf Bank Mandiri Yogyakarta dengan menggunakan prinsip pembelajaran berbasis tugas. Peneliti mengadaptasi model desain instruksional Kemp (1977) yang terdiri dari delapan langkah fleksibel dan saling bergantung. Langkah-langkah tersebut selanjutnya ditempatkan dalam kerangka metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) Borg & Gall (1986). Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, hanya tiga dari sepuluh langkah model R&D yang diterapkan, yaitu: (1) Penelitian dan pengumpulan informasi, (2) Perencanaan, dan (3) Pengembangan bentuk awal produk. Untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam pengembangan materi, peneliti mendistribusikan kuesioner analisis kebutuhan kepada dua puluh staf Bank Mandiri Yogyakarta. Materi yang dirancang mencakup delapan unit, dengan masing-masing unit terdiri atas lima bagian, yaitu “Do You Remember?, “Prepare Yourself!, “Can You Do These?, “Lets Learn!, dan “Its Time to Write. Diharapkan materi tersebut dapat meningkatkan keterampilan berbicara staf Bank Mandiri Yogyakarta.
Penelitian ini mengembangkan materi pembelajaran berbicara berbahasa Inggris bagi staf Bank Mandiri Yogyakarta dengan mengadopsi tiga langkah awal model R&D Borg & Gall dan prinsip pembelajaran berbasis tugas.Setiap pertemuan materi dibagi menjadi lima bagian—Do You Remember., dan Its Time to Write—untuk memfasilitasi pengaktifan konteks, penyediaan kosakata serta ekspresi, pelaksanaan tugas, analisis bahasa, dan refleksi.Diharapkan struktur materi ini dapat meningkatkan keterampilan berbicara dan mendukung pengalaman pembelajaran yang kontekstual serta terpadu.
Dalam penelitian lanjutan, pertama bisa dilakukan penelitian eksperimen untuk menguji efektivitas penerapan materi berbasis tugas ini dalam meningkatkan keterampilan berbicara staf Bank Mandiri Yogyakarta. Penelitian tersebut dapat melibatkan pre-test dan post-test serta observasi interaksi langsung dengan nasabah asing untuk melihat perubahan kemampuan berbicara secara kuantitatif maupun kualitatif. Selain itu, analisis kesalahan umum dan strategi komunikasi yang digunakan peserta juga penting untuk dikaji guna memperbaiki desain materi. Kedua, studi pengembangan materi dapat mengeksplorasi integrasi elemen digital dan multimedia, seperti video simulasi layanan perbankan atau aplikasi interaktif, untuk menilai dampak media tersebut terhadap motivasi belajar, user acceptance, dan hasil pembelajaran berbicara karyawan. Ketiga, penelitian longitudinal sangat diperlukan untuk mengkaji sejauh mana keterampilan berbicara yang diperoleh melalui penggunaan materi ini dapat dipertahankan dan ditransfer ke situasi nyata pelayanan nasabah asing dalam jangka waktu lebih panjang. Pengukuran retention dapat dilakukan pada interval tiga, enam, dan sembilan bulan untuk melihat perkembangan kemampuan dan dampaknya pada kepuasan nasabah asing.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-zv |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS 044). Dengan demikian, hipotesis diterima secara parsial, karena atribut demografis lainnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Temuan yang menonjol044). Dengan demikian, hipotesis diterima secara parsial, karena atribut demografis lainnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Temuan yang menonjol
UBUB Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan literasi riset komunikasi kuantitatif kepada remaja di SMA Gita Kirti 3 Jakarta Selatan, denganKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan literasi riset komunikasi kuantitatif kepada remaja di SMA Gita Kirti 3 Jakarta Selatan, dengan
UBUB Sehingga, dapat menimbulkan ketidakadilan serta menciptakan gaya pola asuh yang tidak sehat. Mengetahui hal ini diperlukan literasi gaya pola asuh yangSehingga, dapat menimbulkan ketidakadilan serta menciptakan gaya pola asuh yang tidak sehat. Mengetahui hal ini diperlukan literasi gaya pola asuh yang
UBUB Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif menggunakan evaluasi model Kirkpatricks Level 1 dan Level 2. Hasil dari pelatihanAnalisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif menggunakan evaluasi model Kirkpatricks Level 1 dan Level 2. Hasil dari pelatihan
UBUB Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan konsumsi minyak goreng dalam negeri meningkat 2,32 % per tahun pada sektor rumah tangga dari 2015 hingga 2020.Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan konsumsi minyak goreng dalam negeri meningkat 2,32 % per tahun pada sektor rumah tangga dari 2015 hingga 2020.
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Artikel ini membahas pentingnya berpikir kritis dalam pendidikan, dengan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa danArtikel ini membahas pentingnya berpikir kritis dalam pendidikan, dengan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa dan
UPSUPS Hasil angket menunjukkan adanya respon positif terhadap penerapan model PBL di kelas Listening dengan tingkat respon persetujuan sebesar 90,5%. Dari dataHasil angket menunjukkan adanya respon positif terhadap penerapan model PBL di kelas Listening dengan tingkat respon persetujuan sebesar 90,5%. Dari data
UNTANUNTAN Usaha meningkatkan prestasi belajar siswa dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitianUsaha meningkatkan prestasi belajar siswa dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitian
Useful /
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Evaluasi berfokus pada kegunaan, kepuasan, dan akurasi sistem dalam merangking indispliner siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa 85% siswa dengan rangkingEvaluasi berfokus pada kegunaan, kepuasan, dan akurasi sistem dalam merangking indispliner siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa 85% siswa dengan rangking
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Siswa merasa antusias dan senang berpartisipasi dalam pembelajaran, mendapatkan pengalaman baru berinteraksi dengan ilmuwan dan masyarakat sekitar, meningkatkanSiswa merasa antusias dan senang berpartisipasi dalam pembelajaran, mendapatkan pengalaman baru berinteraksi dengan ilmuwan dan masyarakat sekitar, meningkatkan
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Penelitian masa depan harus memeriksa bagaimana gamifikasi dapat mendukung berbagai keterampilan yang lebih luas. Tinjauan ini menawarkan wawasan praktisPenelitian masa depan harus memeriksa bagaimana gamifikasi dapat mendukung berbagai keterampilan yang lebih luas. Tinjauan ini menawarkan wawasan praktis
UNJANIUNJANI Namun, tantangan kompleks muncul terkait kepatuhan PJT terhadap regulasi. Banyak PJT mengalami kesulitan dalam mengelola dokumen kepabeanan akibat kurangnyaNamun, tantangan kompleks muncul terkait kepatuhan PJT terhadap regulasi. Banyak PJT mengalami kesulitan dalam mengelola dokumen kepabeanan akibat kurangnya