PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPenelitian ini mengkaji bagaimana konsep teologis Islam dan Hindu diartikulasikan dalam teks Smarāgamā, sebuah lontar Bali yang merefleksikan perjumpaan antaragama di Bali pra-modern. Dengan menggunakan edisi transliterasi dan terjemahan oleh Manuaba et al. (2017) sebagai sumber primer, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui analisis tekstual dan kontekstual. Hasil penelitian mengungkap empat temuan utama. Pertama, teks membangun landasan metafisik bersama antara Hyang Widhi dan Allah sebagai ekspresi realitas transenden yang sama; kedua, konsep tasawuf Islam seperti makrifat, hakikat, dan nur berfungsi sebagai jembatan epistemologis mempersatukan tradisi spiritual Islam dan Hindu melalui hubungan analogis; ketiga, teks mengembangkan kosmologi lintas agama melalui internalisasi Mekah sebagai geografi sakral batin dan penjelmaan tradisi kenabian Islam dalam pemahaman kosmologi Hindu; keempat, teks secara konsisten menempatkan perilaku etis dan pemurnian batin sebagai prasyarat universal menuju pengetahuan ilahi, melampaui batasan keagamaan formal.
Studi ini menunjukkan bahwa Smarāgamā memberikan model teologi dialogis yang bermekaran secara lokal di Bali, menempatkan Islam dan Hindu dalam kerangka metafisik bersama, epistemologi bersama, serta kosmologi dan etika yang saling melengkapi.Temuan-temuan ini menegaskan keberadaan perspektif teologi dialogis dan inklusif yang mendalam dalam warisan intelektual keagamaan Bali.Penelitian ini membuka ruang diskusi kontemporer di bidang teologi perbandingan dan studi lintas agama.
Pertama, lakukan studi komparatif dengan lontar lain di Bali yang berisi unsur Islam-Hindu untuk memetakan variasi dialogis dalam konteks lokal yang berbeda. Kedua, lakukan analisis naratif terhadap praktik ritual yang diilhami oleh Smarāgamā, guna menilai dampaknya terhadap kesadaran interreligius di komunitas tempat tinggal. Ketiga, gunakan metode etnografi partisipatif untuk menjelajahi bagaimana generasi muda Bali menginterpretasikan konsep makrifat dan hakikat dalam kehidupan sehari‑hari, sehingga dapat mengembangkan model pendidikan keagamaan yang menjembatani nilai tradisional dan modern.
| File size | 365.93 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Participants included sulinggih, dalang, religious leaders, academics, organizing committee tvrd, and ritual participants. Data were collected throughParticipants included sulinggih, dalang, religious leaders, academics, organizing committee tvrd, and ritual participants. Data were collected through
PENERBITPENERBIT Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tiwah merupakan sistem religius-kosmologis yang dilaksanakan melalui tahapan ritual yang mencerminkan proses perjalananHasil penelitian menunjukkan bahwa Tiwah merupakan sistem religius-kosmologis yang dilaksanakan melalui tahapan ritual yang mencerminkan proses perjalanan
PENERBITPENERBIT Perilaku keagamaan anak merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan moral, yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi jugaPerilaku keagamaan anak merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan moral, yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga
PENERBITPENERBIT Selanjutnya, integrasi ajaran Hindu dengan kearifan lokal menghasilkan praktik keagamaan yang adaptif serta memperkuat identitas kolektif komunitas. KepemimpinanSelanjutnya, integrasi ajaran Hindu dengan kearifan lokal menghasilkan praktik keagamaan yang adaptif serta memperkuat identitas kolektif komunitas. Kepemimpinan
UNDARUNDAR Kesenjangan penelitian terletak pada jumlah studi yang terbatas yang secara khusus menguji keputusan calon mahasiswa dalam konteks keterlibatan komentarKesenjangan penelitian terletak pada jumlah studi yang terbatas yang secara khusus menguji keputusan calon mahasiswa dalam konteks keterlibatan komentar
IAIQHIAIQH Dengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapatDengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapat
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif hubungan antara Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern, serta mengeksplorasiTulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif hubungan antara Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern, serta mengeksplorasi
ZAMRONEDUZAMRONEDU Sebaliknya, implementasi CPD di Indonesia dibatasi oleh eksekusi kebijakan yang terpecah, keterbatasan infrastruktur di daerah pedesaan, dan kecenderunganSebaliknya, implementasi CPD di Indonesia dibatasi oleh eksekusi kebijakan yang terpecah, keterbatasan infrastruktur di daerah pedesaan, dan kecenderungan
Useful /
PENERBITPENERBIT Linieritas ini bisa dilihat dari internalisasi sistem kognitif (ide, gagasan, sistem upacara dan sistem sosial) yang diaplikasikan melalui sistem berupacara.Linieritas ini bisa dilihat dari internalisasi sistem kognitif (ide, gagasan, sistem upacara dan sistem sosial) yang diaplikasikan melalui sistem berupacara.
PENERBITPENERBIT Berdasarkan analisis wacana kritis model Norman Fairclough terhadap pemberitaan sampah upakara Hindu pada media online Bali Post tahun 2025, penelitianBerdasarkan analisis wacana kritis model Norman Fairclough terhadap pemberitaan sampah upakara Hindu pada media online Bali Post tahun 2025, penelitian
UIN MATARAMUIN MATARAM Islam berperan sentral dalam proses rekonstruksi sosial masyarakat multikultural Dusun Mandar, Lombok Timur, dengan menjadi landasan kuat yang menyatukanIslam berperan sentral dalam proses rekonstruksi sosial masyarakat multikultural Dusun Mandar, Lombok Timur, dengan menjadi landasan kuat yang menyatukan
UIN MATARAMUIN MATARAM Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai model dan cara pelestarian lingkungan islam wetu telu dibayan, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatifPenelitian ini mengangkat permasalahan mengenai model dan cara pelestarian lingkungan islam wetu telu dibayan, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif