STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA

PROGRESSA: Journal of Islamic Religious InstructionPROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction

Psikologi Pendidikan Islam berakar pada nilai-nilai spiritual, moral, dan transendental yang bersumber dari ajaran Islam, sementara psikologi modern mengandalkan pendekatan empiris dan rasional dalam memahami perilaku dan perkembangan manusia. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif hubungan antara Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern, serta mengeksplorasi kemungkinan integrasi antara keduanya dalam ranah pendidikan. Melalui kajian ini, penulis ingin mengidentifikasi prinsip-prinsip yang selaras antara dua disiplin tersebut, serta menawarkan pendekatan integratif yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan Islam kontemporer. Dengan demikian, diharapkan tercipta kerangka kerja psikologis yang tidak hanya ilmiah dan empiris, tetapi juga sarat nilai-nilai spiritual dan moral keislaman.

Integrasi antara Psikologi Pendidikan Islam dan disiplin Psikologi modern merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan model pendidikan yang utuh dan relevan.Psikologi Pendidikan Islam berlandaskan nilai-nilai spiritual dan konsep fitrah, sementara Psikologi modern berorientasi pada pendekatan ilmiah.Integrasi keduanya memungkinkan secara konseptual dan aplikatif dalam praktik pendidikan, khususnya dalam pembelajaran, bimbingan konseling, dan pengembangan karakter siswa.Oleh karena itu, dibutuhkan kerangka kerja interdisipliner berbasis nilai agar pendidikan Islam mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris yang mendalam untuk menguji efektivitas model integrasi Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern dalam berbagai konteks pendidikan. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur dampak integrasi terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang mampu mengukur aspek-aspek spiritual dan moral peserta didik secara valid dan reliabel, sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan implementasi model integrasi. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut mengenai peran kearifan lokal dan budaya dalam memperkaya model integrasi Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya yang berbeda-beda. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model integrasi yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Read online
File size305.06 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test