UM SURABAYAUM SURABAYA

Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra

Instrumen penelitian menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dari kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo yang mengandung deiksis sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Prosedur penelitian mempunyai empat tahap, yakni tahap membaca, mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis. Analisis data menggunakan metode deskripsi. Hasil penelitian pada bentuk dan fungsi deiksis sosial meliputi gue sebagai bentuk keakraban, mbah sebagai bentuk penghormatan, anjing sebagai bentuk keakraban, jeng sebagai bentuk keakraban, mas sebagai bentuk penghormatan, mas sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk penghormatan, sebagai bentuk merendahkan, anjing sebagai bentuk merendahkan, gus sebagai bentuk keakraban dan ding sebagai bentuk keakraban.

Bentuk dan fungsi deiksis sosial yang dapat diperoleh dari kumpulan esai Republik.Bentuk deiksis sosial dalam kumpulan esai Republik.Jancukers meliputi bentuk kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga.Bentuk kata ganti orang pertama meliputi kata Gue sebagai bentuk keakraban.Bentuk kata ganti orang kedua meliputi Mbah sebagai bentuk penghormatan, Bung sebagai bentuk keakraban, Anjing sebagai bentuk keakraban, Ding sebagai bentuk keakraban, Sampean sebagai bentuk keakraban, Gus sebagai bentuk kekaraban, Jeng sebagai bentuk keakraban, Mas sebagai bentuk keakraban, Saudara sebagai bentuk keakraban, Dik sebagai bentuk keakraban, Cuk/Jancuk sebagai bentuk keakraban.Bentuk deiksis sosial kata ganti ketiga, Gus sebagai bentuk penghormatan, Bung sebagai bentuk penghormatan, Buaya darat sebagai bentuk merendahkan, Garong kerah putih sebagai bentuk merendahkan, Pak Menteri sebagai bentuk penghormatan, Celeng sebagai bentuk merendahkan, Cak sebagai bentuk keakraban, Umbrella girl sebagai bentuk merendahkan, Tuyul sebagai bentuk merendahkan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada analisis lebih mendalam tentang variasi bahasa dalam deiksis sosial, khususnya dalam konteks sosial dan budaya yang lebih luas. Selain itu, studi komparatif antara deiksis sosial dalam karya Sujiwo Tejo dengan karya penulis lain dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif tentang penggunaan deiksis sosial dalam sastra Indonesia. Terakhir, penelitian tentang pengaruh deiksis sosial dalam karya Sujiwo Tejo terhadap pemahaman dan interpretasi pembaca akan memberikan wawasan tentang peran deiksis sosial dalam komunikasi dan interaksi sosial.

Read online
File size272.19 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test