PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduRitual Ny συμμεploying a purification ceremony, Nyapuh Leger serves as a medium for transmitting educational values rooted in local wisdom. Modernization has eroded younger generations understanding of its philosophical meaning and educational significance. This qualitative study alfa aimed to analyze the construction of educational values embedded in Nyapuh Leger from the perspective of the foundations of Hindu education. Participants included sulinggih, dalang, religious leaders, academics, organizing committee tvrd, and ritual participants. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, documentation, and literature review. Analysis followed an interactive model, ensuring trustworthiness through source and triangulation techniques. Findings revealed that the Nyapuh Leger ritual embodies educational values encompassing spiritual, ethical, social, cultural, and religious character dimensions, internalized through self‑purification practices, Tri Kaya Parisudha teachings, ngayah service, Wayang performance, and integration of Hindu teachings of tattwa, susila, and acara. Consequently, the ritual functions as a form of non‑formal education that strengthens spiritual awareness, religious character, cultural identity, and the development of Hindu education based on local wisdom in the contemporary era.
Penelitian ini menunjukkan bahwa ritual Nyapuh Leger tidak hanya berfungsi sebagai ritual penyucian, juga sebagai media pendidikan Hindu yang mengonstruksi nilai spiritual, etika dan moral, sosial, serta budaya melalui praktik ritual yang hidup dalam masyarakat.Nilai-nilai tersebut berkesesuaian dengan landasan filosofis, religius, dan aksiologis pendidikan Hindu sehingga membentuk kesadaran spiritual, karakter religius, tanggung jawab sosial, dan identitas budaya peserta ritual.Oleh karena itu, ritual Nyapuh Leger memiliki relevansi penting sebagai sumber pendidikan Hindu berbasis kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pendidikan karakter, pembelajaran kontekstual, dan pelestarian budaya Hindu Bali di era modern.
Peningkatan pemahaman generasi muda terhadap nilai spiritual, moral, sosial dan budaya yang terkandung dalam Nyapuh Leger dapat diteliti melalui survei longitudinal yang mengukur perubahan persepsi dan perilaku sebelum dan ses remnants..
| File size | 4.07 MB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Dilain sisi, konsistensi masyarakat agraris di kawasan tersebut melaksanakan upacara ini adalah sistem pewarisan nilai yang bersifat generatif, serta adanyaDilain sisi, konsistensi masyarakat agraris di kawasan tersebut melaksanakan upacara ini adalah sistem pewarisan nilai yang bersifat generatif, serta adanya
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Kepatuhan terhadap latihan fungsi pernapasan pada pasien PPOK usia menengah dan lanjut usia terkait dengan usia, tingkat pendidikan, lama penyakit, ketergantunganKepatuhan terhadap latihan fungsi pernapasan pada pasien PPOK usia menengah dan lanjut usia terkait dengan usia, tingkat pendidikan, lama penyakit, ketergantungan
PENERBITPENERBIT Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan model collaborative learning berbasis catur paramita dalam meningkatkan pemahaman mahasiswaTujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan model collaborative learning berbasis catur paramita dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa
PENERBITPENERBIT Tujuan penelitian adalah merancang, memvalidasi, dan menguji efektivitas perangkat (silabus, RPP, modul tematik, instrumen penilaian) serta menilai kinerjaTujuan penelitian adalah merancang, memvalidasi, dan menguji efektivitas perangkat (silabus, RPP, modul tematik, instrumen penilaian) serta menilai kinerja
PENERBITPENERBIT Temuan-temuan ini menegaskan keberadaan perspektif teologi dialogis dan inklusif yang mendalam dalam warisan intelektual keagamaan Bali. Penelitian iniTemuan-temuan ini menegaskan keberadaan perspektif teologi dialogis dan inklusif yang mendalam dalam warisan intelektual keagamaan Bali. Penelitian ini
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi kerangka teo-ekologis bersumber dari lokal Bali sebagai fondasi filosofis pelestarian alam berkelanjutan. MetodePenelitian ini bertujuan mengkonstruksi kerangka teo-ekologis bersumber dari lokal Bali sebagai fondasi filosofis pelestarian alam berkelanjutan. Metode
PENERBITPENERBIT Pada dimensi praktik diskursif, produksi berita lebih banyak bertumpu pada sumber-sumber resmi seperti pemerintah, otoritas adat, dan lembaga pengelolaPada dimensi praktik diskursif, produksi berita lebih banyak bertumpu pada sumber-sumber resmi seperti pemerintah, otoritas adat, dan lembaga pengelola
PENERBITPENERBIT Pengembangan Learning Management System (LMS) berorientasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) yang mengintegrasikan kearifan lokal Hindu masih sangatPengembangan Learning Management System (LMS) berorientasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) yang mengintegrasikan kearifan lokal Hindu masih sangat
Useful /
PENERBITPENERBIT Artinya, upacara untuk memuliakan lahan pertanian dan tanaman padi, dilakukan bersama-sama. Dilain sisi, konsistensi masyarakat agraris di kawasan tersebutArtinya, upacara untuk memuliakan lahan pertanian dan tanaman padi, dilakukan bersama-sama. Dilain sisi, konsistensi masyarakat agraris di kawasan tersebut
PENERBITPENERBIT (2017) sebagai sumber primer, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui analisis tekstual dan kontekstual. Hasil penelitian mengungkap empat(2017) sebagai sumber primer, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui analisis tekstual dan kontekstual. Hasil penelitian mengungkap empat
PENERBITPENERBIT Konsep‑konsep kearifan lokal Bali seperti Rwa Bhineda, Tri Mandala, Tri Hita Karana, Panca Maha Bhuta, dan Sad Kerthi berinteraksi membentuk hierarkiKonsep‑konsep kearifan lokal Bali seperti Rwa Bhineda, Tri Mandala, Tri Hita Karana, Panca Maha Bhuta, dan Sad Kerthi berinteraksi membentuk hierarki
UMNUMN Kualitas audit yang seharusnya menjadi pondasi stakeholder dalam pengambilan keputusan justru ternodai oleh banyaknya kasus fraud yang terjadi. Hal iniKualitas audit yang seharusnya menjadi pondasi stakeholder dalam pengambilan keputusan justru ternodai oleh banyaknya kasus fraud yang terjadi. Hal ini