BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL
BMJBMJPenyakit paru obstruktif kronis (PPOK) merupakan penyakit pernapasan kronis yang umum dijumpai dalam praktik klinis dan telah menjadi masalah kesehatan publik global yang signifikan karena tingginya angka kejadian, tingkat kecacatan, dan beban ekonomi yang besar. Peningkatan prevalensi PPOK pada populasi usia menengah dan lanjut usia telah menimbulkan ancaman serius terhadap kualitas hidup pasien dan memberatkan keluarga dan masyarakat. Latihan fungsi pernapasan merupakan komponen utama dari pengobatan non-farmakologis untuk PPOK, bertujuan untuk meningkatkan fungsi paru, meringankan gejala, meningkatkan toleransi latihan, dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, kepatuhan terhadap latihan fungsi pernapasan pada pasien PPOK usia menengah dan lanjut usia sering dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang menyebabkan hasil latihan yang kurang optimal dan mempengaruhi pengelolaan penyakit secara keseluruhan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan terhadap latihan fungsi pernapasan pada pasien PPOK usia menengah dan lanjut usia, untuk menyediakan referensi bagi intervensi klinis.
Kepatuhan terhadap latihan fungsi pernapasan pada pasien PPOK usia menengah dan lanjut usia terkait dengan usia, tingkat pendidikan, lama penyakit, ketergantungan obat, dan kecemasan.Praktik klinis harus mengatasi faktor-faktor ini dengan langkah-langkah yang ditargetkan untuk meningkatkan kepatuhan dan prognosis.
Untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil pengobatan pada pasien PPOK usia menengah dan lanjut usia, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi yang ditargetkan, seperti pendidikan kesehatan yang lebih intensif, follow-up melalui telepon, pengelolaan obat-obatan, dan memperkuat sistem dukungan sosial. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikologis dan sosial yang lebih mendalam untuk memahami pengaruhnya terhadap kepatuhan pasien. Dengan demikian, intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup pasien PPOK.
| File size | 303.76 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STT SUSTT SU Praktik kepemimpinan monarkhi yang menempatkan figur tunggal seringkali menimbulkan tantangan etis dan teologis, terutama ketika transisi kepemimpinanPraktik kepemimpinan monarkhi yang menempatkan figur tunggal seringkali menimbulkan tantangan etis dan teologis, terutama ketika transisi kepemimpinan
STT SUSTT SU Fenomena di kalangan muda menunjukkan perlunya refleksi teologis terhadap nilai Carpe Diem dalam terang iman Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksiFenomena di kalangan muda menunjukkan perlunya refleksi teologis terhadap nilai Carpe Diem dalam terang iman Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi
UnbrahUnbrah Manajemen diri dinilai menggunakan Self-Management Scale (CSMS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa diketahui lebih dari setengah responden (65,2%)Manajemen diri dinilai menggunakan Self-Management Scale (CSMS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa diketahui lebih dari setengah responden (65,2%)
UnwahasUnwahas Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terapi farmakologi dan potensi interaksi obat pada terapi pasien PPOK di Rumah Sakit Umum Daerah S. K. LerikPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terapi farmakologi dan potensi interaksi obat pada terapi pasien PPOK di Rumah Sakit Umum Daerah S. K. Lerik
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jadwal kerja, aktivitas kerja, dan tuntutan pekerjaan terhadap kelelahan, dengan kondisi perumahanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jadwal kerja, aktivitas kerja, dan tuntutan pekerjaan terhadap kelelahan, dengan kondisi perumahan
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Penelitian ini memeriksa 594 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2021-2023, menggunakan metodologi sampling purposive.Penelitian ini memeriksa 594 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2021-2023, menggunakan metodologi sampling purposive.
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Penelitian ini menggabungkan empat variabel kunci - kompetensi, pelatihan, pengembangan SDM, dan budaya kerja - dalam satu kerangka untuk menganalisisPenelitian ini menggabungkan empat variabel kunci - kompetensi, pelatihan, pengembangan SDM, dan budaya kerja - dalam satu kerangka untuk menganalisis
MAHARDIKAMAHARDIKA S dengan Intracerebral Hemorhage di ruang ICU RSD Gunung Jati dapat di simpulkan bahwa pada pasien dengan perdarahan intraserebral akan terjadi masalahS dengan Intracerebral Hemorhage di ruang ICU RSD Gunung Jati dapat di simpulkan bahwa pada pasien dengan perdarahan intraserebral akan terjadi masalah
Useful /
UnwahasUnwahas Peresepan Seftriakson memiliki nilai DDD tertinggi 25,54 DDD/100 hari sedangkan sefotaksim memiliki nilai terendah 5,15 DDD/100 hari. Puncak peresepanPeresepan Seftriakson memiliki nilai DDD tertinggi 25,54 DDD/100 hari sedangkan sefotaksim memiliki nilai terendah 5,15 DDD/100 hari. Puncak peresepan
UnwahasUnwahas Senyawa bioaktif bahan alam yang memiliki aktivitas antioksidan dapat diformulasi menjadi sediaan kosmetika. Pedada (Sonneratia caseolaris L. ) salah satuSenyawa bioaktif bahan alam yang memiliki aktivitas antioksidan dapat diformulasi menjadi sediaan kosmetika. Pedada (Sonneratia caseolaris L. ) salah satu
UnwahasUnwahas Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, senyawa trans-nerolidol B dari kapulaga jawa menunjukkan aktivitas yang paling potensial terhadap COX-2 denganBerdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, senyawa trans-nerolidol B dari kapulaga jawa menunjukkan aktivitas yang paling potensial terhadap COX-2 dengan
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Pelatihan yang rutin diberikan, dengan materi, metode, dan instruktur yang sesuai, juga memperkuat pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan pengalamanPelatihan yang rutin diberikan, dengan materi, metode, dan instruktur yang sesuai, juga memperkuat pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan pengalaman