STT SUSTT SU
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenImmanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenSuksesi kepemimpinan gereja menjadi isu krusial dalam memastikan kesinambungan pelayanan, stabilitas penggembalaan, dan keberlangsungan misi gereja di tengah dinamika masyarakat modern. Praktik kepemimpinan monarkhi yang menempatkan figur tunggal seringkali menimbulkan tantangan etis dan teologis, terutama ketika transisi kepemimpinan tidak dijalankan secara transparan. Ketidakjelasan prosedur suksesi berpotensi menimbulkan konflik internal dan melemahkan integritas pelayanan gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi etis dan teologis dalam praktik suksesi kepemimpinan gereja berlandaskan penggembalaan monarkhi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa suksesi kepemimpinan gereja dalam perspektif teologi Alkitabiah menekankan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan prinsip moral dan spiritual. Model penggembalaan monarkhi menawarkan keunggulan dalam kontinuitas pelayanan, namun juga menghadirkan problematika jika praktik suksesi tidak transparan dan adil. Kritik teologis terhadap praktik monarkhi menegaskan perlunya pendekatan etis-teologis yang terstruktur untuk memastikan keberlangsungan misi gereja dan integritas penggembalaan.
Suksesi kepemimpinan gereja, baik dalam perspektif teologi alkitabiah maupun dalam konteks praktik penggembalaan, merupakan aspek yang sangat krusial bagi keberlangsungan pelayanan dan pertumbuhan jemaat.Alkitab menunjukkan bahwa suksesi bukan sekadar pergantian administratif, tetapi sebuah proses rohani yang melibatkan panggilan Allah, persiapan yang matang, serta pengakuan komunitas iman.Prinsip-prinsip etis seperti transparansi, keadilan, akuntabilitas, dan tanggung jawab moral menjadi fondasi utama agar kepemimpinan berjalan sehat, berintegritas, dan berkenan kepada Tuhan.Dengan demikian, kepemimpinan gereja sejati ditandai bukan oleh otoritas absolut, melainkan oleh kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani.Di sisi lain, praktik penggembalaan monarkhi menyingkapkan problematika yang muncul ketika kepemimpinan terlalu dipusatkan pada figur tunggal.Meskipun model ini dapat memberikan kejelasan visi, ikatan emosional, dan efektivitas dalam pengambilan keputusan, risiko otoritarianisme, nepotisme, serta ketergantungan jemaat yang berlebihan tidak dapat diabaikan.Situasi ini menimbulkan ketegangan etis-teologis yang dapat menghambat regenerasi pemimpin dan merugikan pertumbuhan rohani jemaat.Karena itu, gereja perlu menyeimbangkan antara ketegasan pemimpin dengan partisipasi jemaat, serta membangun sistem kepemimpinan yang kolegial, terbuka, dan berakar pada Injil.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara model penggembalaan monarkhi dengan model kepemimpinan kolektif dalam gereja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana model kepemimpinan kolektif dapat mengatasi tantangan etis dan teologis yang muncul dalam praktik suksesi kepemimpinan. Selain itu, penelitian juga dapat menganalisis dampak model kepemimpinan kolektif terhadap kontinuitas pelayanan, stabilitas penggembalaan, dan keberlangsungan misi gereja. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik kepemimpinan gereja yang lebih inklusif, partisipatif, dan berlandaskan prinsip-prinsip etis-teologis.
- Yosua Sebagai Model Hamba Tuhan Dalam Suksesi Kepemimpinan | swismanto | Sabda: Jurnal Teologi Kristen.... doi.org/10.55097/sabda.v2i1.24Yosua Sebagai Model Hamba Tuhan Dalam Suksesi Kepemimpinan swismanto Sabda Jurnal Teologi Kristen doi 10 55097 sabda v2i1 24
- Leadership succession patterns in the apostolic church as a template for critique of contemporary charismatic... doi.org/10.4102/hts.v72i1.2968Leadership succession patterns in the apostolic church as a template for critique of contemporary charismatic doi 10 4102 hts v72i1 2968
- SUKSESI KEPEMIMPINAN KRISTEN | PRAYITNO | FILADELFIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen. suksesi... doi.org/10.55772/filadelfia.v3i1.51SUKSESI KEPEMIMPINAN KRISTEN PRAYITNO FILADELFIA Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen suksesi doi 10 55772 filadelfia v3i1 51
- Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Kepemimpinan Kristen dan Implikasinya bagi Pemimpin Kristen Masa Kini... jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti/article/view/26Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Kepemimpinan Kristen dan Implikasinya bagi Pemimpin Kristen Masa Kini jurnal sttati ac index php jti article view 26
- The Effect of Leadership Succession Planning on the Stability of Evangelical Churches in Nairobi City... utafitionline.com/index.php/eajhss/article/view/577The Effect of Leadership Succession Planning on the Stability of Evangelical Churches in Nairobi City utafitionline index php eajhss article view 577
| File size | 457.36 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STTPBSTTPB Artikel ini mengkonstruksi paradigma kepemimpinan naratif-memori sebagai alternatif terhadap model kepemimpinan gereja yang dominan bersifat visioner-futuristikArtikel ini mengkonstruksi paradigma kepemimpinan naratif-memori sebagai alternatif terhadap model kepemimpinan gereja yang dominan bersifat visioner-futuristik
STTPBSTTPB Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka konstruktif-integratif, penelitian ini mengidentifikasi empat dimensi kapasitas liminal: fondasiMelalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka konstruktif-integratif, penelitian ini mengidentifikasi empat dimensi kapasitas liminal: fondasi
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Dimensi relasional menuntun pewartaan yang membebaskan, sedangkan dimensi aksional mengarahkan keimaman dan kerajaan sebagai pelayanan yang nyata bagiDimensi relasional menuntun pewartaan yang membebaskan, sedangkan dimensi aksional mengarahkan keimaman dan kerajaan sebagai pelayanan yang nyata bagi
STPKAKSTPKAK Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami pandangan teologis Gereja terhadap martabat, panggilan, serta kontribusi perempuan dalamTujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami pandangan teologis Gereja terhadap martabat, panggilan, serta kontribusi perempuan dalam
STFTKIJNESTFTKIJNE Di samping itu, karena keunikan dan keindahannya, kawasan teluk Youtefa sebagai tempat tujuan wisata banyak menarik wisatawan menikmati pantai dan kesejukanDi samping itu, karena keunikan dan keindahannya, kawasan teluk Youtefa sebagai tempat tujuan wisata banyak menarik wisatawan menikmati pantai dan kesejukan
STFTKIJNESTFTKIJNE merupakan studi untuk memberikan edukasi bahwa secara teologis kontekstual dogmatis ajaran gereja juga harus lepas dari konstruksi sosial. Perjuangan perempuanmerupakan studi untuk memberikan edukasi bahwa secara teologis kontekstual dogmatis ajaran gereja juga harus lepas dari konstruksi sosial. Perjuangan perempuan
STFTKIJNESTFTKIJNE Pembaruan ini bukan hanya sekedar peringatan historis, tetapi juga momen untuk menghidupi nilai-nilai Reformasi dalam setiap aspek kehidupan gerejawi danPembaruan ini bukan hanya sekedar peringatan historis, tetapi juga momen untuk menghidupi nilai-nilai Reformasi dalam setiap aspek kehidupan gerejawi dan
UWMYUWMY Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa yang sudah mengambil matakuliah technoprenuer sejumlah 1104 mahasiswa. Sampel yang digunakan adalah sebanyakPopulasi dari penelitian ini adalah mahasiswa yang sudah mengambil matakuliah technoprenuer sejumlah 1104 mahasiswa. Sampel yang digunakan adalah sebanyak
Useful /
STT SUSTT SU Analisis dilakukan terhadap pemikiran Zizioulas mengenai komunio dan perikoresis, serta dialognya dengan konsep hospitalitas Kristus dan kepemimpinan melayaniAnalisis dilakukan terhadap pemikiran Zizioulas mengenai komunio dan perikoresis, serta dialognya dengan konsep hospitalitas Kristus dan kepemimpinan melayani
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Bukti utama terletak pada peran sentral Roh Kudus yang berfungsi sebagai agen ilahi yang mentransmisikan otoritas Kristus kepada gereja, serta merealisasikanBukti utama terletak pada peran sentral Roh Kudus yang berfungsi sebagai agen ilahi yang mentransmisikan otoritas Kristus kepada gereja, serta merealisasikan
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Penelitian ini bertujuan merancang kurikulum inovatif bagi peserta didik tunagrahita di SD Kristen Bukit Pengharapan dengan memperhatikan karakteristikPenelitian ini bertujuan merancang kurikulum inovatif bagi peserta didik tunagrahita di SD Kristen Bukit Pengharapan dengan memperhatikan karakteristik
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Transgender adalah suatu gaya hidup yang menuntut pengakuan dan penerimaan dari masyarakat, termasuk gereja. Transgender bertentangan dengan rancanganTransgender adalah suatu gaya hidup yang menuntut pengakuan dan penerimaan dari masyarakat, termasuk gereja. Transgender bertentangan dengan rancangan