UWMYUWMY

Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA)Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA)

Salah satu cita-cita IIB Darmajaya adalah menjadi Enterpreurial University, yang termasuk dalam salah satu indikator world class university. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor pembentuk yang dapat meningkatkan keinginan mahasiswa untuk berwirausaha. Kajian ini penting dilakukan karena output dari penelitian ini adalah mengetahui faktor pendorong yang ada di dalam diri mahasiswa untuk berwirausaha. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa yang sudah mengambil matakuliah technoprenuer sejumlah 1104 mahasiswa. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 92 mahasiswa. Metode analisa data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis ditemukan bahwa Efikasi Diri, Norma Subjektif, Perceived Desirability, Perceived Feasibility, dan Propensity To Act berpengaruh pada Entreprenurial Intention. Hal ini dapat diartikan bahwa untuk meningkatkan Entreprenurial Intention pada mahasiswa perlu memperhatikan variabel pembentuknya, yaitu Efikasi Diri, Norma Subjektif, Perceived Desirability, Perceived Feasibility, dan Propensity To Act.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kesimpulan yang dapat diambil adalah.1) Efikasi diri berpengaruh positif pada keinginan berwirausaha, 2) Norma subjektif, berpengaruh positif pada keinginan berwirausaha, 3) Perceived desirability berpengaruh positif pada keinginan berwirausaha, 4) Perceived feasibility berpengaruh positif pada keinginan berwirausaha, dan 5) Propensity to act berpengaruh positif pada keinginan berwirausaha.

Untuk meningkatkan keinginan berwirausaha atau entreprenurial Intention mahasiswa, maka Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya disarankan untuk memasukkan faktor-faktor yaitu : Efikasi Diri, Norma Subjektif, Perceived Desirability, Perceived Feasibility, dan Propensity To Act kedalam materi ajar untuk mata kuliah kewirausahaan, technopreneurship, dan pengembangan bisnis. Untuk meningkatkan faktor-faktor tersebut, terdapat beberapa cara yang dapat diimplementasikan kedalam matakuliah yaitu: 1) Dosen sebagai pengampu matakuliah harus dapat memotivasi mahasiswa untuk menciptakan suatu bisnis baru yang memiliki keberlanjutan. Selain itu, dosen pengampu juga harus melakukan bisnis, agar dapat menceritakan bagaimana proses bisnis yang dilakukan dapat berjalan secara kontinu, 2) Pada saat perkuliahan berjalan, peer grup dosen pengampu dapat mengundang salah satu pembicara baik skala lokal maupun nasional untuk memotivasi, berbagi pengetahuan, dan menumbuhkan keinginan berwirausaha pada mahasiswa, 3) Inkubator bisnis yang dimiliki institusi harus melakukan monitoring setelah mahasiswa melakukan penciptaan bisnis, agar kontiuitas bisnis tersebut dapat berjalan. Inkubator bisnis juga harus menyediakan marketplace untuk produk-produk yang dihasilkan oleh mahasiswa, agar hal ini dapat menjadi sarana dukungan bagi mahasiswa yang melakukan usaha rintisan.

Read online
File size1.1 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test