TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGANTRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGANDalam era persaingan yang semakin ketat, sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci kesuksesan perusahaan. Kompetensi, pelatihan, dan pengembangan SDM merupakan elemen penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Budaya kerja positif juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja karyawan. Perusahaan Asuransi X, yang menghadapi tantangan dalam mencapai target kinerja, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan pengembangan. Melalui budaya kerja Perusahaan Asuransi X, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana kompetensi karyawan, pelatihan karyawan, dan pengembangan sumber daya manusia mempengaruhi kinerja karyawan. Karyawan tetap Perusahaan Asuransi X menjadi unit analisis dalam penelitian kuantitatif ini. Data diperoleh melalui kuesioner online yang diisi oleh 136 karyawan tetap. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Temuan menyatakan bahwa kompetensi karyawan, pelatihan karyawan, pengembangan sumber daya manusia, dan budaya kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan fokus pada peningkatan kompetensi, pengembangan SDM, pelatihan, dan budaya kerja yang baik, perusahaan dapat memastikan bahwa karyawan siap menghadapi tantangan yang ada dan memberikan kontribusi maksimal dalam mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini menggabungkan empat variabel kunci - kompetensi, pelatihan, pengembangan SDM, dan budaya kerja - dalam satu kerangka untuk menganalisis pengaruhnya terhadap kinerja karyawan di industri asuransi. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh manajemen untuk merancang strategi peningkatan kinerja karyawan melalui pelatihan terstruktur, peningkatan kompetensi, pengembangan SDM yang berkelanjutan, dan penguatan budaya kerja positif yang mendukung produktivitas dan pencapaian target organisasi.
Berdasarkan temuan empiris, penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi karyawan, pelatihan karyawan, pengembangan sumber daya manusia, dan budaya kerja memiliki dampak signifikan terhadap kinerja karyawan di Perusahaan Asuransi X.Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa masing-masing variabel memiliki efek positif terhadap kinerja karyawan, dengan nilai koefisien jalur tertinggi pada Pengembangan SDM (0,258), diikuti oleh Pelatihan Karyawan (0,229), Kompetensi Karyawan (0,211), dan Budaya Kerja (0,209).Temuan ini menunjukkan pentingnya fokus pada pengembangan kompetensi karyawan, pelatihan yang relevan, dan penguatan budaya kerja positif sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja karyawan secara keseluruhan.Secara khusus, pengembangan kompetensi karyawan dan program pelatihan yang tepat harus menjadi prioritas utama, karena keduanya menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja.Selain itu, pengembangan SDM yang berkelanjutan dapat memastikan bahwa karyawan memiliki keterampilan dan pengalaman yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dan berkontribusi secara maksimal dalam pencapaian tujuan organisasi.Budaya kerja positif juga memainkan peran penting, dengan hasil analisis IPMA menunjukkan bahwa budaya kerja adalah variabel penting yang sudah menunjukkan kinerja baik dengan nilai kinerja 72,585.Oleh karena itu, inisiatif untuk memperkuat nilai-nilai budaya kerja yang mendukung kinerja tinggi harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan.Dengan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, produktif, dan harmonis, Perusahaan Asuransi X dapat memastikan bahwa karyawan merasa termotivasi dan berkomitmen untuk mencapai kinerja optimal.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan motivasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan kompetensi, pelatihan, dan pengembangan SDM dalam mempengaruhi kinerja karyawan.. . 2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengamati dampak jangka panjang dari intervensi pelatihan dan pengembangan SDM terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dapat membantu memahami apakah peningkatan kinerja yang dihasilkan dari intervensi tersebut bersifat berkelanjutan atau hanya sementara.. . 3. Menganalisis dampak budaya kerja yang spesifik pada kinerja karyawan. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek tertentu dari budaya kerja, seperti nilai-nilai organisasi, norma-norma, dan ekspektasi, untuk memahami bagaimana budaya kerja yang berbeda dapat mempengaruhi kinerja karyawan secara berbeda-beda. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran budaya kerja dalam organisasi.
- The Impact of Employee Competence, Employee Training, and Human Resource Development on Employee Performance... doi.org/10.55047/transekonomika.v5i3.904The Impact of Employee Competence Employee Training and Human Resource Development on Employee Performance doi 10 55047 transekonomika v5i3 904
- Faktor-Faktor Penyebab, Tingkat Stres Kerja, dan Dampak Stres Kerja pada Tenaga Ahli Proyek Konstruksi... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/2769Faktor Faktor Penyebab Tingkat Stres Kerja dan Dampak Stres Kerja pada Tenaga Ahli Proyek Konstruksi jurnal stiq amuntai ac index php al qalam article view 2769
| File size | 804.76 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
LIFESCIFILIFESCIFI Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen dan faktor motivasi dalam pembelian kendaraan listrik di Indonesia dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi,Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen dan faktor motivasi dalam pembelian kendaraan listrik di Indonesia dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi,
IMWIIMWI Selain itu, tingkat suku bunga secara signifikan memoderasi hubungan antara semua komponen alokasi aset dan ROI, sehingga efektivitas strategi alokasiSelain itu, tingkat suku bunga secara signifikan memoderasi hubungan antara semua komponen alokasi aset dan ROI, sehingga efektivitas strategi alokasi
IMWIIMWI Kondisi ini menekankan kebutuhan organisasi untuk tidak hanya fokus pada pencapaian target kinerja, tetapi juga memperkuat praktik kepemimpinan dan budayaKondisi ini menekankan kebutuhan organisasi untuk tidak hanya fokus pada pencapaian target kinerja, tetapi juga memperkuat praktik kepemimpinan dan budaya
OJSAPAJIOJSAPAJI Variabel yang digunakan adalah variabel independen yaitu media promosi Personal Selling ( X1 ), media promosi periklanan (X2) dan variabel dependen peningkatanVariabel yang digunakan adalah variabel independen yaitu media promosi Personal Selling ( X1 ), media promosi periklanan (X2) dan variabel dependen peningkatan
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Temuan ini menunjukkan pentingnya memasukkan kepercayaan institusional dalam pengembangan model adopsi teknologi di sektor keuangan digital. Secara praktis,Temuan ini menunjukkan pentingnya memasukkan kepercayaan institusional dalam pengembangan model adopsi teknologi di sektor keuangan digital. Secara praktis,
FHUKIFHUKI Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif hukum dengan analisis perundang-undangan dan studi putusan pengadilan. Materi hukum terdiri dari tigaMetode penelitian menggunakan pendekatan normatif hukum dengan analisis perundang-undangan dan studi putusan pengadilan. Materi hukum terdiri dari tiga
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Solvabilitas, yang berkaitan dengan rasio utang perusahaan, juga mempengaruhi nilai perusahaan, meskipun efeknya lebih terbatas. Perusahaan dengan rasioSolvabilitas, yang berkaitan dengan rasio utang perusahaan, juga mempengaruhi nilai perusahaan, meskipun efeknya lebih terbatas. Perusahaan dengan rasio
APTISIAPTISI Saat ini, banyak industri menggunakan Smart Contracts, seperti industri bisnis yang mencatat layanan keuangan, industri kesehatan yang mencatat riwayatSaat ini, banyak industri menggunakan Smart Contracts, seperti industri bisnis yang mencatat layanan keuangan, industri kesehatan yang mencatat riwayat
Useful /
STT SUSTT SU Dengan demikian, kepemimpinan gereja sejati ditandai bukan oleh otoritas absolut, melainkan oleh kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani. Di sisiDengan demikian, kepemimpinan gereja sejati ditandai bukan oleh otoritas absolut, melainkan oleh kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani. Di sisi
UGMUGM In the first step, the standard linear unit root test, namely the augmented Dickey-Fuller (ADF) test, Phillip-Perron (PP) test and Kwiatkowski-Philllips-Schmidt-ShinIn the first step, the standard linear unit root test, namely the augmented Dickey-Fuller (ADF) test, Phillip-Perron (PP) test and Kwiatkowski-Philllips-Schmidt-Shin
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Nilai elastisitas yang tinggi menyarankan bahwa perencanaan keuangan lokal harus adaptif terhadap perubahan ekonomi dan sosial. Studi ini menunjukkan bahwaNilai elastisitas yang tinggi menyarankan bahwa perencanaan keuangan lokal harus adaptif terhadap perubahan ekonomi dan sosial. Studi ini menunjukkan bahwa
APTISIAPTISI Risk management adalah suatu proses yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi risiko yang timbul dalam suatu organisasi. OCTAVERisk management adalah suatu proses yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi risiko yang timbul dalam suatu organisasi. OCTAVE