TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA

TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGANTRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN

Industri makanan dan minuman di Indonesia, khususnya perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), menghadapi tantangan ekonomi yang berdampak pada kinerja keuangan dan nilai pasar. Tantangan ini meliputi penurunan daya beli konsumen, kenaikan biaya produksi, dan ketidakpastian pasar yang menyebabkan rendahnya kepercayaan investor. Situasi ini mempersulit evaluasi nilai perusahaan, sehingga diperlukan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi nilai, seperti rasio keuangan. Penelitian ini memiliki keunikan dalam mengkaji efek dari rasio keuangan seperti likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas terhadap penilaian nilai perusahaan di sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara rasio-rasio ini dengan nilai perusahaan pada periode 2019 hingga 2023, dan memberikan gambaran yang lebih jelas bagi investor dan manajer dalam mengambil keputusan strategis berdasarkan data keuangan yang kuat. Penelitian dalam studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling sengaja digunakan untuk memilih 27 bisnis dalam rentang waktu 5 tahun, dengan total 135 sampel. Data sekunder dari www.idx.co.id digunakan untuk analisis melalui regresi linear berganda dalam perangkat lunak SPSS versi 26. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai perusahaan dipengaruhi secara signifikan oleh likuiditas (CR), solvabilitas (DER), profitabilitas (ROA), dan aktivitas (TATO). Hasil menunjukkan secara simultan bahwa pengaruh likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas memiliki efek pada nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan investor wawasan keuangan yang akurat sambil membangun kerangka kerja untuk penelitian masa depan yang mencakup faktor-faktor tambahan dan periode sampel yang lebih luas.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek dari likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas terhadap penilaian nilai perusahaan di sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019 hingga 2023.Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Secara khusus, likuiditas dan profitabilitas ditemukan memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap nilai perusahaan dibandingkan dengan pengukuran solvabilitas dan aktivitas.Likuiditas memainkan peran penting dalam menentukan nilai pasar perusahaan, karena investor cenderung melihat perusahaan dengan likuiditas tinggi sebagai lebih stabil dan aman.Persepsi ini meningkatkan kepercayaan investor dan membuat perusahaan lebih menarik bagi investor potensial.Solvabilitas, yang berkaitan dengan rasio utang perusahaan, juga mempengaruhi nilai perusahaan, meskipun efeknya lebih terbatas.Perusahaan dengan rasio utang rendah dianggap lebih stabil dan kurang berisiko, yang dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong harga saham naik.Profitabilitas memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap nilai perusahaan.Perusahaan yang mampu menghasilkan laba tinggi dapat menetapkan ekspektasi yang lebih tinggi terkait pengembalian bagi investor, yang pada gilirannya meningkatkan minat investor dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.Sedangkan untuk aktivitas perusahaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran operasional seperti efisiensi dalam produksi, penjualan, dan manajemen rantai pasokan memiliki dampak moderat terhadap nilai perusahaan.Aktivitas ini berinteraksi dengan faktor internal (seperti profitabilitas dan likuiditas) dan faktor eksternal (seperti kondisi pasar dan tren industri).Namun, penting untuk diingat bahwa efek aktivitas operasional lebih tidak langsung dan tidak dapat dipahami secara terisolasi.Interaksi antara faktor operasional dan metrik keuangan lainnya sangat penting dalam membentuk nilai perusahaan secara keseluruhan.Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya melibatkan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI antara tahun 2019 dan 2023, sehingga temuan ini mungkin tidak dapat digeneralisasi ke sektor lain atau periode waktu yang berbeda.Oleh karena itu, hasil penelitian ini harus dipahami dalam konteks yang terbatas.

Berdasarkan temuan penelitian, perusahaan di sektor manufaktur makanan dan minuman harus fokus pada peningkatan likuiditas dan profitabilitas untuk meningkatkan nilai pasar mereka. Hal ini dapat dicapai melalui manajemen keuangan yang lebih baik, pengendalian biaya, dan mencari sumber pendapatan baru. Selain itu, mengurangi tingkat utang dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mengurangi persepsi risiko. Untuk penelitian masa depan, akan berguna untuk mengeksplorasi pengaruh faktor lain, seperti tata kelola perusahaan atau persaingan pasar, terhadap penilaian nilai perusahaan di berbagai sektor dan wilayah.

  1. The Effect of Liquidity, Solvency, Profitability and Activity Ratios on Company Value in Food & Beverage... transpublika.co.id/ojs/index.php/Transekonomika/article/view/915The Effect of Liquidity Solvency Profitability and Activity Ratios on Company Value in Food Beverage transpublika ojs index php Transekonomika article view 915
  2. PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR... doi.org/10.46821/ekobis.v1i1.1PENGARUH PROFITABILITAS LIKUIDITAS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR doi 10 46821 ekobis v1i1 1
Read online
File size809.1 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test