PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduAkselerasi degradasi ekosistem global saat ini menuntut adanya pergeseran paradigma baru dalam upaya konservasi lingkungan yang melampaui kerangka materialistik semata. Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi kerangka teo-ekologis bersumber dari lokal Bali sebagai fondasi filosofis pelestarian alam berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan studi dokumen dan analisis teks mendalam terhadap Tutur Gong Besi, Brhad-aranyaka Upanisad, dan Chandogya Upanisad. Temuan penelitian mengungkapkan teologi lokal Bali mengonseptualisasikan alam sebagai manifestasi imanen Tuhan (Sarvam khalvidam Brahman). Pada teks Tutur Gong Besi ditemukan tiga dimensi ekologis terintegrasi yakni ekologi bentang alam (sakralisasi kawasan hulu-hilir), ekologi agraris (penyucian ruang pertanian sawah), dan ekologi elemental (Tuhan meresapi Panca Maha Bhuta). Analisis mendalam juga menunjukkan bahwa konsep kearifan lokal seperti Rwa Bhineda, Tri Mandala, Tri Hita Karana, Panca Maha Bhuta, dan Sad Kerthi tidak berdiri sendiri, melainkan bersinergi membentuk hierarki progresif yang membangun kerangka etika.
Penelitian ini menunjukkan bahwa teks-teks Hindu, khususnya Tutur Gong Besi dan Upanisad, membangun tiga dimensi ekologis—bentang alam, agraris, dan elemental—yang menegaskan alam sebagai manifestasi imanen Tuhan.Konsep‑konsep kearifan lokal Bali seperti Rwa Bhineda, Tri Mandala, Tri Hita Karana, Panca Maha Bhuta, dan Sad Kerthi berinteraksi membentuk hierarki etika ekosentris yang dapat dioperasionalkan dalam praktik konservasi.Dengan demikian, kerangka teo‑ekologis yang dihasilkan menjadi blueprint yang dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan publik, tata kelola lingkungan, dan penguatan hukum adat untuk menjamin hubungan harmonis antara Tuhan, manusia, dan lingkungan global.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip Rwa Bhineda dapat diadaptasi menjadi model zonasi konservasi berbasis komunitas di wilayah perkotaan yang mengalami tekanan pembangunan, dengan menguji efektivitasnya terhadap keanekaragaman hayati lokal. Selanjutnya, studi komparatif antara sistem Tri Mandala di Bali dan sistem tata ruang adat di wilayah lain di Indonesia dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memungkinkan penerapan konsep zonasi sakral secara lintas budaya, serta menilai dampaknya terhadap pengelolaan sumber daya air. Terakhir, penelitian empiris mengenai implementasi Sad Kerthi dalam program pengelolaan limbah cair di kawasan wisata dapat menguji kontribusi pendekatan spiritual‑ekologis terhadap pengurangan pencemaran dan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan pelaku pariwisata.
| File size | 254.54 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Penelitian ini mengaplikasikan metode kualitatif, dalam selingkung studi kasus. Triangulasi pengumpulan data dilakukan secara intensif selama 1 bulan,Penelitian ini mengaplikasikan metode kualitatif, dalam selingkung studi kasus. Triangulasi pengumpulan data dilakukan secara intensif selama 1 bulan,
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model Pre-Experimental Design yang dilakukan terhadap subjek mahasiswa semester VI. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model Pre-Experimental Design yang dilakukan terhadap subjek mahasiswa semester VI. Hasil penelitian
PENERBITPENERBIT Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Madyama Widyalaya Jnana Dharma Sastra, Kabupaten Buleleng, Bali. Data dikumpulkanMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Madyama Widyalaya Jnana Dharma Sastra, Kabupaten Buleleng, Bali. Data dikumpulkan
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menghasilkan model integrasi yang menghubungkan pendidikan agama Hindu sebagai fondasi nilai, praktik spiritual masyarakat sebagai basisPenelitian ini menghasilkan model integrasi yang menghubungkan pendidikan agama Hindu sebagai fondasi nilai, praktik spiritual masyarakat sebagai basis
UNIPMAUNIPMA Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa pertumbuhan sektor pertambangan memiliki dampak positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Ini berarti,Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa pertumbuhan sektor pertambangan memiliki dampak positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Ini berarti,
STT SUSTT SU Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan teologis normatif dan korelatif. Analisis dilakukan terhadap pemikiranPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan teologis normatif dan korelatif. Analisis dilakukan terhadap pemikiran
KOMPETIFKOMPETIF Selain itu, harga juga memainkan peran penting, dengan konsumen lebih cenderung membeli produk ramah lingkungan ketika harga dianggap wajar dan sebandingSelain itu, harga juga memainkan peran penting, dengan konsumen lebih cenderung membeli produk ramah lingkungan ketika harga dianggap wajar dan sebanding
ILOMATAILOMATA Selain itu, kombinasi faktor internal dan eksternal secara kolektif memengaruhi Return Saham dengan kompleksitas interaksi yang signifikan. Current Ratio,Selain itu, kombinasi faktor internal dan eksternal secara kolektif memengaruhi Return Saham dengan kompleksitas interaksi yang signifikan. Current Ratio,
Useful /
PENERBITPENERBIT Pada dimensi teks, pemberitaan didominasi oleh pilihan bahasa yang persuasif, edukatif, dan berorientasi pada solusi sehingga praktik keagamaan direpresentasikanPada dimensi teks, pemberitaan didominasi oleh pilihan bahasa yang persuasif, edukatif, dan berorientasi pada solusi sehingga praktik keagamaan direpresentasikan
UNIPMAUNIPMA Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis proyek yang terintegrasi dengan konsep ekonomi sirkular dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakanPenelitian ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis proyek yang terintegrasi dengan konsep ekonomi sirkular dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan
UNIPMAUNIPMA Solusi yang direkomendasikan untuk mengatasi masalah lakop sapu ijuk yang patah adalah membuat jadwal harian untuk memeriksa regulator udara, melakukanSolusi yang direkomendasikan untuk mengatasi masalah lakop sapu ijuk yang patah adalah membuat jadwal harian untuk memeriksa regulator udara, melakukan
UNIPMAUNIPMA Metode yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb‑Douglas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa modal, tenaga kerja, dan luas tambak secara bersama‑samaMetode yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb‑Douglas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa modal, tenaga kerja, dan luas tambak secara bersama‑sama