UNDARUNDAR

Nucleus JournalNucleus Journal

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ulasan online pada komentar Instagram perguruan tinggi terhadap proses pengambilan keputusan calon mahasiswa melalui integrasi Model Elaborasi Kemungkinan (ELM) dan Engel-Kollat-Blackwell (EKB) dengan isu implisit: jumlah komentar yang rendah pada unggahan Instagram sering dianggap sebagai kelemahan teknis dalam promosi, sedangkan kondisi ini dapat mempengaruhi mekanisme persuasi digital. Kesenjangan penelitian terletak pada jumlah studi yang terbatas yang secara khusus menguji keputusan calon mahasiswa dalam konteks keterlibatan komentar rendah, sedangkan keunikan studi ini menempatkan jumlah komentar yang rendah sebagai konteks teoritis yang mendorong pergeseran dari petunjuk perifer menuju pengolahan pusat. Sampel penelitian terdiri dari 250 responden, yang terdiri dari calon mahasiswa potensial dan pengikut akun Instagram resmi IIB Darmajaya, yang dipilih melalui sampling purposive. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan bahwa informasi yang diterima dan kredibilitas ulasan memiliki efek positif yang signifikan terhadap kepercayaan; kepercayaan memiliki efek positif terhadap sikap; sikap memiliki efek positif terhadap niat; dan niat memiliki efek positif terhadap keputusan memilih universitas. Sebaliknya, keterlibatan komentar rendah ditemukan memoderasi semua hubungan primer, sehingga melemahkan proses pengambilan keputusan. Secara teoritis, penelitian ini memperluas ELM dan memperkaya EKB dalam konteks pemasaran pendidikan tinggi digital. Secara praktis, hasil ini menekankan pentingnya konten yang informatif, kredibel, dan interaksi komentar yang aktif. Batasan penelitian ini terletak pada fokusnya pada satu institusi, satu platform, dan desain cross-sectional; oleh karena itu, studi masa depan harus memperluas cakupan subjek, platform, dan variabel penelitian.

Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa semua jalur utama adalah positif, signifikan, dan konsisten, seperti yang diperkuat oleh interval kepercayaan yang tidak menyeberangi nol.Ini berarti bahwa proses pengambilan keputusan calon mahasiswa terjadi secara bertahap, mulai dari evaluasi informasi dan ulasan, kemudian berkembang menjadi kepercayaan, sikap, niat, dan akhirnya keputusan yang sebenarnya.Namun, semua hubungan ini terbukti melemah oleh keterlibatan komentar rendah.Ini menunjukkan bahwa kualitas informasi dan kredibilitas ulasan saja tidak cukup.perguruan tinggi juga perlu mendorong interaksi komentar yang aktif, responsif, dan meyakinkan untuk mengoptimalkan dampak persuasi digital.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan subjek, platform, dan variabel penelitian. Penelitian dapat dilakukan pada berbagai institusi dan platform digital, seperti TikTok atau YouTube, untuk memahami bagaimana keterlibatan komentar rendah mempengaruhi keputusan memilih universitas. Selain itu, penelitian dapat memasukkan variabel tambahan seperti citra institusi, pengaruh orang tua, biaya kuliah, dan reputasi akademik. Pendekatan longitudinal, metode campuran, atau eksperimental dapat digunakan untuk memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang mekanisme di mana keterlibatan komentar rendah mempengaruhi keputusan memilih universitas.

Read online
File size860.98 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test