PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Perilaku keagamaan anak merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan moral, yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh lingkungan keluarga dan sosial budaya. Dalam konteks modern, perubahan sosial dan budaya menuntut adanya sebuah pemahaman terkait dengan nilai keagamaan dikonstruksi sejak usia dini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan lingkungan sosial budaya serta interaksi keduanya dalam membentuk perilaku keagamaan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui pengaruh variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku keagamaan anak terbentuk dan berkembang dari hubungan saling memengaruhi antara pola asuh orang tua dan lingkungan sosial budaya di sekitarnya.

Perilaku keagamaan anak terbentuk melalui interaksi kuat antara pola asuh orang tua dan lingkungan sosial budaya.Pola asuh yang menonjolkan 每 keteladanan, komunikasi, kehangatan, dan pembiasaan religius menjadi fondasi utama dalam internalisasi nilai agama.Lingkungan sosial budaya yang religius memperkuat penghayatan serta penerapan nilai religius, sehingga keselarasan antara keluarga dan lingkungan menghasilkan perilaku religius yang konsisten.

Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang memantau perubahan perilaku keagamaan anak selama beberapa tahun, menilai bagaimana interaksi pola asuh 판 dan lingkungan sosial memengaruhi perkembangan keagamaan seiring waktu. Kedua, selenggarakan studi eksperimental dengan intervensi program pelatihan komunikasi orang tua yang fokus pada nilai religius, kemudian ukur dampaknya terhadap internalisasi nilai agama pada anak. Terakhir, keasikan penelitian kualitatif yang mendalam tentang peran media digital dalam membentuk persepsi keagamaan anak, serta bagaimana orang tua dan lingkungan sosial dapat mengoptimalkan pengawasan serta bimbingan di era digital. Saran ini membantu memetaan dinamika kompleks persepsi keagamaan anak menyesuaikan perkembangan budaya, teknologi, dan pola asuh, sehingga kebijakan pendidikan agama dapat lebih responsif dan relevan.

Read online
File size258.44 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test