PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Kehidupan rohaniwan Buddha idealnya berlandaskan pada pemahaman yang mendalam terhadap ajaran Buddha universal. Dalam konteks Buddhayana, kehidupan rohaniwan tidak hanya mencakup aspek teoretis, tetapi juga penghayatan praktis terhadap nilai-nilai non-sektarian, inklusivitas, pluralisme, universalisme dan keyakinan terhadap Sang Hyang Adi Buddha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadikan wawasan Buddhayana penting dalam praktik spiritual rohaniwan Buddha di Sangha Agung Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sejumlah rohaniwan Buddha di lingkungan Sangha Agung Indonesia, kemudian dianalisis secara induktif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan Buddhayana berperan penting dalam membentuk transformasi personal rohaniwan, mendorong praktik spiritual yang dinamis dan non-sektarian, serta memperkuat persatuan dalam keberagaman sangha. Penelitian ini menegaskan bahwa wawasan Buddhayana tidak hanya dipahami sebagai doktrin, tetapi sebagai kerangka konseptual etis yang membimbing laku spiritual dan peran sosial rohaniwan dalam konteks masyarakat multikultural. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik terhadap kajian agama Buddha kontemporer, khususnya dalam pengembangan model pembinaan rohaniwan yang integratif, moderat, dan kontekstual.

Penelitian ini menunjukkan bahwa wawasan Buddhayana berfungsi sebagai kerangka konseptual-etis yang membimbing praktik spiritual, orientasi organisasi sangha, dan peran sosial rohaniwan, sekaligus mempersatukan keragaman mazhab di bawah prinsip Eka Yana.Wawasan tersebut mendorong praktik yang dinamis, kontekstual, serta menumbuhkan nilai inklusivitas, dialog, dan moderasi, menjadikan rohaniwan agen harmonisasi dalam masyarakat Indonesia yang multikultural.Penelitian lanjutan yang bersifat komparatif lintas komunitas Buddha diperlukan untuk memperkaya pemahaman mengenai peran Buddhayana dalam perkembangan Buddhisme Indonesia.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perspektif Buddhayana diimplementasikan pada masing-masing mazhab Buddha (Theravada, Mahayana, Vajrayana) di berbagai daerah Indonesia serta dampaknya terhadap harmonisasi antarmazhab, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat kerukunan. Selain itu, studi longitudinal mengenai program pelatihan Buddhayana seperti Pabbaja dapat menilai pengaruhnya terhadap transformasi pribadi dan kapasitas kepemimpinan para rohaniwan Buddha, dengan mengukur perubahan sikap, pengetahuan, dan praktik spiritual selama periode tertentu. Selanjutnya, penelitian interdisipliner dapat menyelidiki cara mengintegrasikan prinsip-prinsip Buddhayana ke dalam inisiatif dialog lintas agama, untuk menilai kontribusinya dalam memperkuat moderasi beragama dan kohesi sosial di komunitas multikultural Indonesia, serta mengidentifikasi model dialog yang paling efektif dalam konteks budaya lokal.

Read online
File size360.01 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test