ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU
Ensiklopedia Social ReviewEnsiklopedia Social ReviewKejenuhan belajar merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh siswa, terutama pada mata pelajaran yang dianggap sulit seperti Matematika. Di SMP Negeri 19 Padang, banyak siswa yang mengeluhkan kejenuhan dalam mengikuti pelajaran Matematika, yang diduga disebabkan oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kejenuhan ini dapat mempengaruhi motivasi dan prestasi belajar siswa, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku kejenuhan belajar siswa pada mata pelajaran matematika dan implikasinya terhadap layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian dilakukan terhadap 58 siswa kelas IX SMP Negeri 19 Padang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang mengukur empat aspek kejenuhan belajar: kelelahan fisik, emosional, motivasi, dan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57% siswa mengalami kejenuhan belajar pada tingkat sedang dan 23% pada tingkat tinggi hingga sangat tinggi. Analisis per aspek mengungkapkan bahwa kelelahan motivasi menjadi masalah paling serius dengan 55% siswa berada pada tingkat tinggi hingga sangat tinggi, diikuti kelelahan emosional (33%), kelelahan mental (38%), dan kelelahan fisik (19%). Temuan ini berimplikasi pada perlunya pengembangan program BK yang komprehensif, meliputi layanan informasi, bimbingan kelompok, dan konseling individual untuk membantu siswa mengatasi kejenuhan belajar matematika.
Studi ini mengidentifikasi bahwa kejenuhan belajar siswa SMP Negeri 19 Padang pada mata pelajaran matematika merupakan masalah signifikan, dengan 57% siswa berada pada tingkat sedang dan 23% pada tingkat tinggi hingga sangat tinggi, di mana kelelahan motivasi menjadi aspek paling mengkhawatirkan (55%).Oleh karena itu, diperlukan langkah perbaikan sistem pembelajaran, peran aktif guru matematika, guru bimbingan konseling, dan dukungan orang tua untuk mengatasi masalah ini.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji lebih dalam faktor penyebab kejenuhan belajar dan mengembangkan model intervensi inovatif berbasis teknologi agar proses pembelajaran lebih optimal.
Untuk memperkaya pemahaman dan penanganan masalah kejenuhan belajar matematika pada siswa SMP, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang memicu kejenuhan tersebut. Studi kualitatif mendalam, misalnya, dapat meneliti secara rinci bagaimana persepsi siswa dan guru terhadap metode pengajaran, dinamika kelas, lingkungan belajar di sekolah, serta faktor eksternal seperti tekanan dari orang tua atau pengaruh teman sebaya, berkontribusi pada kelelahan fisik, emosional, motivasi, dan mental siswa dalam belajar matematika. Pemahaman yang lebih nuansa ini akan membantu dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Kedua, setelah intervensi dirancang, perlu dilakukan penelitian untuk mengukur efektivitas program bimbingan dan konseling (BK) yang komprehensif. Apakah penerapan layanan informasi tentang strategi belajar efektif, bimbingan kelompok untuk berbagi pengalaman, atau konseling individual untuk masalah personal, secara signifikan dapat menurunkan tingkat kejenuhan dan meningkatkan motivasi belajar siswa? Studi eksperimental atau kuasi-eksperimental dapat membandingkan dampak program BK ini terhadap kelompok siswa yang berbeda. Ketiga, sejalan dengan saran pengembangan model intervensi inovatif berbasis teknologi, penelitian dapat difokuskan pada perancangan, implementasi, dan evaluasi dampak jangka panjang dari alat pembelajaran matematika berbasis teknologi interaktif, seperti platform gamifikasi, aplikasi adaptif, atau sistem tutor cerdas. Pertanyaan yang bisa dijawab adalah bagaimana teknologi ini tidak hanya mengurangi kejenuhan dan meningkatkan motivasi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik secara berkelanjutan di berbagai konteks sekolah. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan panduan yang lebih kokoh bagi praktisi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar matematika yang lebih menarik dan mendukung.
- The Effect of Competences, Work Motivation, Learning Environment on Human Resource Performance | Golden... doi.org/10.52970/grhrm.v1i2.52The Effect of Competences Work Motivation Learning Environment on Human Resource Performance Golden doi 10 52970 grhrm v1i2 52
- Penguatan Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa | Southeast Asian Journal of Islamic Education... sajiem.uinponorogo.ac.id/sajiem/article/view/10Penguatan Pendidikan Karakter untuk Membangun Peradaban Bangsa Southeast Asian Journal of Islamic Education sajiem uinponorogo ac sajiem article view 10
- The Relationship Social Support With Academic Burnout In High School Students | Jurnal Keperawatan Florence... ejournal.stikstellamarismks.ac.id/index.php/JKFN/article/view/191The Relationship Social Support With Academic Burnout In High School Students Jurnal Keperawatan Florence ejournal stikstellamarismks ac index php JKFN article view 191
- Peran Teknik Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Siswa di Sekolah : Systematic Literature... jurnalpps.uinsa.ac.id/index.php/joies/article/view/727Peran Teknik Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Siswa di Sekolah Systematic Literature jurnalpps uinsa ac index php joies article view 727
| File size | 447.97 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
4141 MoU ini menjadi komitmen bersama kedua belah pihak yang kemudian memberikan legitimasi terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang PemerintahanMoU ini menjadi komitmen bersama kedua belah pihak yang kemudian memberikan legitimasi terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan
4141 Berdasarkan fakta dari beberapa pemilu sebelumnya, keterpilihan partai lokal terus menurun, sehingga muncul rumusan masalah mengenai bagaimana hubunganBerdasarkan fakta dari beberapa pemilu sebelumnya, keterpilihan partai lokal terus menurun, sehingga muncul rumusan masalah mengenai bagaimana hubungan
LAKPESDAMSALATIGALAKPESDAMSALATIGA Kesimpulannya, (1) kiai kampung membangun dan memelihara legitimasi sosial-keagamaan melalui otoritas kharismatik yang direproduksi oleh praktik sosial-keagamaanKesimpulannya, (1) kiai kampung membangun dan memelihara legitimasi sosial-keagamaan melalui otoritas kharismatik yang direproduksi oleh praktik sosial-keagamaan
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Komunikasi Islam dalam tradisi ini berperan penting dalam membangun representasi sosial masyarakat melalui ritual sedekahan dan selametan yang mengandungKomunikasi Islam dalam tradisi ini berperan penting dalam membangun representasi sosial masyarakat melalui ritual sedekahan dan selametan yang mengandung
URINDOURINDO Hasil penelitian menunjukkan bahwa maladministrasi dipicu oleh lemahnya tata kelola internal, keterbatasan kapasitas aparatur, dan dominasi aktor politikHasil penelitian menunjukkan bahwa maladministrasi dipicu oleh lemahnya tata kelola internal, keterbatasan kapasitas aparatur, dan dominasi aktor politik
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Hasil yang dicapai dari program ini adalah peningkatan kesadaran pemangku kepentingan akan pentingnya pergeseran paradigma dari pendekatan proyek menjadiHasil yang dicapai dari program ini adalah peningkatan kesadaran pemangku kepentingan akan pentingnya pergeseran paradigma dari pendekatan proyek menjadi
UNIVEDUNIVED Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pesan kampanye yang digunakan oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko padaPenelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pesan kampanye yang digunakan oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko pada
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan filosofi dan pendekatan antara kedua kurikulum mencerminkan perubahan prioritas sosial dan politik di IndonesiaPenelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan filosofi dan pendekatan antara kedua kurikulum mencerminkan perubahan prioritas sosial dan politik di Indonesia
Useful /
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG penggunaan rubrik untuk menilai tugas, laporan, presentasi, dan tesis perlu diperkenalkan. distribusi nilai dalam penilaian formatif dan sumatif perlupenggunaan rubrik untuk menilai tugas, laporan, presentasi, dan tesis perlu diperkenalkan. distribusi nilai dalam penilaian formatif dan sumatif perlu
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG 2) strategi keterlibatan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dengan berkolaborasi dengan komunitas sekolah dan melibatkan guru2) strategi keterlibatan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dengan berkolaborasi dengan komunitas sekolah dan melibatkan guru
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian ini bertujuan untuk mengeksamin karakteristik kepemimpinan kepala sekolah pengemudi dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SMA NegeriPenelitian ini bertujuan untuk mengeksamin karakteristik kepemimpinan kepala sekolah pengemudi dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SMA Negeri
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Perkembangan eksekusi jaminan fidusia juga terlihat pada Pasal 119 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023, yang telah memberikan kepastian bahwa sertifikat jaminanPerkembangan eksekusi jaminan fidusia juga terlihat pada Pasal 119 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023, yang telah memberikan kepastian bahwa sertifikat jaminan