MADANIPUBLISHERINDONESIAMADANIPUBLISHERINDONESIA

Journal of Advances in Linguistics and English Teaching (JALET)Journal of Advances in Linguistics and English Teaching (JALET)

Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara untuk menyelidiki kesulitan pengucapan yang dialami siswa sekolah dasar SD IT Adnani. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai hambatan, yang sebagian besar disebabkan oleh fonetik bahasa ibu, kurangnya kesadaran fonetik, praktik yang tidak merata, serta terbatasnya akses ke sumber daya fonologis. Faktor tambahan seperti rasa malu dan ketakutan membuat kesalahan juga mengurangi frekuensi latihan dan memperlambat kemajuan. Disarankan kerja sama antara guru, orang tua, siswa, dan komunitas sekolah untuk mengatasi masalah ini. Pendidikan fonetik dapat dimasukkan ke dalam kurikulum, praktik rutin perlu didorong, dan lingkungan belajar yang mendukung harus dibangun oleh sekolah. Pendekatan kooperatif sangat penting bagi siswa untuk mengatasi kesulitan pengucapan dan meningkatkan kemampuan bahasa secara menyeluruh.

Penelitian ini menyoroti tantangan yang dihadapi siswa sekolah dasar di SD IT Adnani dalam mengucapkan kosakata, terutama kata-kata yang mengandung huruf vokal dan konsonan, yang dapat menimbulkan rasa frustrasi, malu, dan kebingungan.Ditemukan bahwa siswa dapat mengatasi hambatan tersebut melalui latihan pengucapan secara rutin, mendapatkan umpan balik dari guru dan teman sebaya, serta memanfaatkan bantuan visual.Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengajaran dan pembelajaran bahasa, menekankan perlunya kesempatan praktik pengucapan secara berkelanjutan serta penggunaan media visual dalam proses belajar.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan aplikasi permainan digital yang menggabungkan latihan pengucapan dapat mempengaruhi tingkat akurasi kosakata siswa kelas dua SD IT Adnani secara sistematis. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh keterlibatan orang tua dalam kegiatan latihan fonetik di rumah secara terstruktur terhadap kepercayaan diri dan kemajuan pengucapan anak. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pendekatan pembelajaran multimodal visual versus auditorial secara terukur dalam meningkatkan kemampuan mengucapkan kata yang mengandung huruf vokal dan konsonan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak intervensi kolaboratif antara guru, siswa, dan komunitas sekolah dengan metodologi campuran dalam mengurangi rasa malu serta meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris. Dengan mengevaluasi strategi-strategi tersebut, diharapkan dapat ditemukan model pembelajaran yang lebih adaptif dan berkelanjutan yang dapat diimplementasikan secara luas untuk mengatasi tantangan pengucapan pada tahap pendidikan dasar.

Read online
File size250.04 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test