AFEKSIAFEKSI

Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Informatika kelas VII di SMPN 10 Payakumbuh. Berdasarkan pengamatan di SMPN 10 Payakumbuh, ditemukan permasalahan seperti rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran, menurunnya motivasi dan semangat belajar siswa, minimnya pemanfaatan media dalam pembelajaran Informatika, serta tidak tercapainya Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 10 Payakumbuh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu VII.2 sebagai kelas eksperimen dan VII.1 sebagai kelas kontrol, dengan jumlah masing-masing 29 siswa. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model Team Games Tournament (TGT) adalah 71,310 lebih tinggi dari yang menerapkan pembelajaran konvensional yaitu 63,034. Dari perhitungan t-test diperoleh thitung > ttabel, yaitu 2,723 > 2,000 pada taraf signifikan α 0,05. Hal ini menegaskan bahwa penerapan model Team Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMPN 10 Payakumbuh.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) adalah 71,310 lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol yaitu 63,034.Dengan uji t diperoleh thitung > ttabel (2,723 > 2,000) pada taraf signifikan α 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran Informatika kelas VII di SMPN 10 Payakumbuh.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas model TGT dalam jangka waktu lebih panjang untuk melihat dampak jangka panjang terhadap motivasi dan keterampilan berpikir siswa. Kedua, perlu dikembangkan integrasi teknologi digital lainnya, seperti aplikasi interaktif atau platform pembelajaran online, untuk memperkaya metode TGT dan meningkatkan keterlibatan siswa secara lebih dinamis. Ketiga, penelitian dapat fokus pada adaptasi model TGT untuk mata pelajaran lain, seperti Matematika atau Sains, untuk mengetahui potensi universalitas model ini dalam meningkatkan hasil belajar di berbagai bidang studi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih luas tentang keefektifan TGT sebagai model pembelajaran inovatif yang berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Read online
File size322.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test