UNISSULAUNISSULA

International Conference on Education, Technology, and Social SciencesInternational Conference on Education, Technology, and Social Sciences

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pendidikan kewarganegaraan yang didukung kecerdasan buatan (AI) terhadap sikap moral dan kewarganegaraan siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang mencakup observasi langsung, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis bahan ajar berbasis AI. Hasil menunjukkan bahwa penerapan AI dalam pendidikan kewarganegaraan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep kewarganegaraan seperti hak dan kewajiban sebagai warga, serta meningkatkan kesadaran moral mereka, khususnya dalam aspek partisipasi sosial, empati, dan keadilan. Siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi kelas dan mampu membuat keputusan moral dalam simulasi berbasis AI yang menggambarkan situasi dunia nyata. Meskipun teknologi AI menawarkan potensi besar dalam meningkatkan pembelajaran, studi ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti kebutuhan infrastruktur teknologi yang memadai, pelatihan yang cukup bagi pendidik, dan akses yang adil terhadap teknologi di berbagai daerah. Studi ini menyarankan bahwa penerapan AI dalam pendidikan harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati, dengan memperhatikan aspek etika, sambil memastikan akses yang setara bagi semua siswa untuk memaksimalkan dampaknya pada pendidikan kewarganegaraan.

Penerapan AI dalam pendidikan kewarganegaraan memiliki dampak signifikan terhadap sikap moral dan kewarganegaraan siswa sekolah dasar.Penerapan AI dalam pendidikan kewarganegaraan tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep kewarganegaraan tetapi juga memperkuat sikap moral mereka dalam kehidupan sehari-hari.Namun, tantangan terkait infrastruktur teknologi dan pelatihan guru tetap perlu diperhatikan untuk memaksimalkan potensi AI dalam pendidikan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan AI dalam pengembangan sikap moral siswa, terutama dalam konteks budaya dan lingkungan sosial yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan model pelatihan guru yang efektif untuk memanfaatkan AI dalam pendidikan kewarganegaraan, dengan fokus pada penguasaan teknologi dan strategi pengajaran berbasis etika. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi keadilan akses terhadap teknologi AI di berbagai wilayah, dengan mengusulkan kebijakan yang mendukung distribusi sumber daya teknologi yang merata untuk memastikan semua siswa mendapatkan manfaat maksimal dari pendidikan berbasis AI.

Read online
File size388.75 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test