MAHADEWAMAHADEWA

Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsEmasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif pemecahan masalah pada buku kurikulum 2013 dan sumberdaya manusia dalam pembelajaran matematika di SMP. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, dengan metode menggunakan design studi kasus. Mata pelajaran matematika perlu diberikan kepada semua siswa mulai dari sekolah dasar, untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, inovatif dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kecakapan atau kemahiran matematika merupakan bagian dari kecakapan hidup yang harus dimiliki siswa, terutama dalam pengembangan penalaran, komunikasi, dan pemecahan masalah‑masalah yang dihadapi dalam kehidupan siswa sehari‑hari. Matematika selalu digunakan dalam segala segi kehidupan, semua bidang studi memerlukan keterampilan matematika yang sesuai, merupakan sarana komunikasi yang kuat, singkat dan jelas, dapat digunakan untuk menyajikan informasi dalam berbagai cara, meningkatkan kemampuan berpikir logis, ketelitian dan kesadaran keruangan, memberikan kepuasan terhadap usaha memecahkan masalah yang menantang, mengembangkan kreaktivitas, dan sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran terhadap perkembangan budaya. Hal di atas bisa terwujud jika sarana dan prasarana memadai serta tersedianya SDM pengajar matematika yang berkualitas.

Pembelajaran matematika di SMP menghadapi beberapa problematika utama, yaitu pemahaman konsep yang belum matang, motivasi belajar yang rendah, serta ketidaksesuaian buku kurikulum 2013 dan keterbatasan sumber daya manusia guru.Untuk mengatasinya diperlukan revisi segera buku kurikulum, penelaahan kritis oleh guru sebelum penggunaan, serta peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan rutin.Selain itu, penyusunan pedoman penggunaan teknologi dan penyediaan sarana serta prasarana yang memadai menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana model pelatihan guru berbasis komunitas dapat meningkatkan kompetensi dalam mengembangkan bahan ajar inovatif untuk matematika di SMP, sehingga dapat menutup kesenjangan antara kurikulum dan kebutuhan siswa. Selanjutnya, perlu dilakukan studi eksperimental tentang dampak penggunaan pedoman teknologi terintegrasi dalam pembelajaran matematika terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa, dengan membandingkan kelas yang menggunakan pedoman tersebut versus kelas konvensional. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti efektivitas proses revisi buku kurikulum 2013 yang melibatkan partisipasi guru dan siswa dalam penelaahan kritis, untuk mengevaluasi perubahan kualitas materi dan dampaknya terhadap prestasi matematika siswa selama beberapa tahun ajaran.

Read online
File size651.23 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test