FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)Fobia Matematika dan Kesulitan Belajar Umum terus menjadi hambatan signifikan terhadap pencapaian siswa di sekolah menengah di Nigeria. Mengingat pentingnya matematika untuk kemajuan akademik dan peluang karir di masa depan, keberlanjutan tantangan ini sangat terkait dengan pendekatan pengajaran yang diterapkan oleh guru. Penelitian ini mengkaji sejauh mana strategi pengajaran yang diterapkan oleh guru matematika mempengaruhi pengalaman siswa terhadap fobia dan kesulitan belajar di sekolah menengah atas di seluruh Negara Bagian Kwara. Penelitian ini menggunakan desain survei deskriptif, dengan sampel yang terdiri dari lima puluh guru matematika yang dipilih secara purposive dan seratus siswa yang dipilih secara acak dari Wilayah Pemerintah Lokal Ilorin Timur dan Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti yang telah divalidasi dan menghasilkan koefisien reliabilitas Cronbachs Alpha sebesar 0,75. Analisis data melalui hitungan frekuensi dan skor rata-rata menunjukkan bahwa guru-guru menggunakan strategi pengajaran yang beragam dalam jumlah terbatas (rata-rata = 1,27, di bawah patokan 1,50). Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa siswa menunjukkan tingkat fobia matematika yang tinggi (rata-rata tertimbang = 2,28) dan tingkat kesulitan belajar yang sedang hingga tinggi (rata-rata tertimbang = 2,21). Penelitian ini merekomendasikan pergeseran pedagogis dari metode konvensional menuju strategi interaktif yang mengintegrasikan konteks kehidupan nyata dan aplikasi teknologi, sehingga membuat ide-ide abstrak lebih konkret dan mengurangi kecemasan siswa. Temuan ini memiliki relevansi teoritis untuk memperkaya diskusi tentang reformasi pengajaran dalam pendidikan matematika dan signifikansi praktis untuk membimbing guru menuju praktik yang mendorong disposisi positif dan meningkatkan kinerja siswa.
Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi pengajaran inovatif, seperti metode kolaboratif dan pemodelan matematika, untuk mengatasi fobia dan kesulitan belajar matematika.Meskipun demikian, ditemukan bahwa guru matematika belum secara efektif mengadopsi strategi-strategi ini, yang berkontribusi pada tingkat fobia matematika dan kesulitan belajar yang tinggi pada siswa.Oleh karena itu, disarankan agar guru meningkatkan kemampuan pedagogis mereka melalui pengembangan diri dan pelatihan berkelanjutan, serta mendorong hubungan positif antara guru dan siswa untuk mengurangi tingkat fobia.
Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai efektivitas strategi pengajaran inovatif tertentu, seperti pembelajaran berbasis masalah, kelas terbalik, atau integrasi teknologi secara spesifik, dalam mengurangi fobia matematika dan mengatasi kesulitan belajar siswa di sekolah menengah Nigeria. Mengingat penelitian ini mengindikasikan rendahnya adopsi strategi tersebut, penting untuk tidak hanya mengetahui apakah strategi ini efektif, tetapi juga untuk memahami mekanisme spesifik yang berkontribusi pada penurunan kecemasan dan peningkatan pemahaman konsep matematika. Studi komparatif dapat dirancang untuk membandingkan dampak beberapa strategi yang berbeda, atau bahkan kombinasi strategi, terhadap berbagai indikator kinerja dan sikap siswa terhadap matematika. Selain itu, penelitian lanjutan juga perlu meneliti faktor-faktor penghambat dan pendorong yang dihadapi guru matematika dalam mengimplementasikan strategi pengajaran inovatif ini. Hal ini dapat mencakup penyelidikan terhadap ketersediaan sumber daya, pelatihan profesional yang diterima guru, dukungan administratif, serta persepsi dan motivasi pribadi guru. Memahami tantangan dan keberhasilan implementasi akan sangat membantu dalam merumuskan kebijakan pendidikan dan program pengembangan guru yang lebih bertarget dan berkelanjutan. Terakhir, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang melacak perkembangan fobia matematika dan kesulitan belajar siswa dalam jangka panjang setelah terpapar strategi pengajaran yang diperbarui. Penelitian semacam ini dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dampak intervensi pedagogis dan bagaimana perubahan dalam pendekatan pengajaran memengaruhi jalur akademik serta pilihan karir siswa di masa depan, termasuk eksplorasi mendalam mengenai suara dan pengalaman siswa untuk mendapatkan perspektif kualitatif yang lebih kaya.
| File size | 687.49 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) berbantuan media papan diagram terbukti mampu menyelesaikan permasalahan hasil belajar matematika pada materiPendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) berbantuan media papan diagram terbukti mampu menyelesaikan permasalahan hasil belajar matematika pada materi
STAI MASSTAI MAS Berdasarkan klasifikasi jenis kelamin, tidak terdapat perbedaan signifikan antara guru pria dan wanita dalam penerapan agility. Hasil penelitian ini memberikanBerdasarkan klasifikasi jenis kelamin, tidak terdapat perbedaan signifikan antara guru pria dan wanita dalam penerapan agility. Hasil penelitian ini memberikan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Dukungan berkelanjutan dari sekolah dan pemerintah dalam bentuk pelatihan dan pendampingan teknis sangat diperlukan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasiDukungan berkelanjutan dari sekolah dan pemerintah dalam bentuk pelatihan dan pendampingan teknis sangat diperlukan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD dalam penerapan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. SubjekPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD dalam penerapan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi dan revisi peraturan yang berulang, belum meratanyaHasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi dan revisi peraturan yang berulang, belum meratanya
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Manfaat penelitian ini adalah menjadi referensi bagi guru kelas lain sebelum mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kelas masing‑masing. Metode penelitianManfaat penelitian ini adalah menjadi referensi bagi guru kelas lain sebelum mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kelas masing‑masing. Metode penelitian
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion secara langsung untuk memperoleh pengetahuan tentang model pembelajaran tersebut. Hasil dari pengabdianMetode yang digunakan adalah Focus Group Discussion secara langsung untuk memperoleh pengetahuan tentang model pembelajaran tersebut. Hasil dari pengabdian
UNDIKMAUNDIKMA Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sainsInstrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sains
Useful /
PELITA BANGSAPELITA BANGSA Penelitian ini menekankan pentingnya lingkungan yang kreatif, aset budaya, dan partisipasi masyarakat dalam menumbuhkan kreativitas. Di Indonesia, KementerianPenelitian ini menekankan pentingnya lingkungan yang kreatif, aset budaya, dan partisipasi masyarakat dalam menumbuhkan kreativitas. Di Indonesia, Kementerian
LINKPUBLINKPUB Pemberdayaan masyarakat melalui ketersediaan air bersih merupakan upaya dalam peningkatan gizi seimbang untuk meningkatkan perilaku atau gaya hidup yangPemberdayaan masyarakat melalui ketersediaan air bersih merupakan upaya dalam peningkatan gizi seimbang untuk meningkatkan perilaku atau gaya hidup yang
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah untuk meganalisis deskriptif, kualitatif,Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah untuk meganalisis deskriptif, kualitatif,
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Guru perlu mengubah cara belajar atau cara mengajar kepada siswanya agar tercipta peningkatan yang lebih baik dalam proses pembelajaran selain itu jugaGuru perlu mengubah cara belajar atau cara mengajar kepada siswanya agar tercipta peningkatan yang lebih baik dalam proses pembelajaran selain itu juga