UPG45NTTUPG45NTT

Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan PendidikanCiencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan

Tulisan ini mencoba mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dirancang untuk menemukan jenis-jenis jargon, menganalisis makna dan menjelaskan maksud penggunaan jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian. Ada 2 jenis metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, yakni observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian, yakni sandi huruf, nomor morse, and Sandi Pangkat Kesatuan. Jargon-jargon tersebut memudahkan pendengar memahami, dan percakapan lebih singkat, mudah dalam memberi informasi dan menjaga kerahasiaan dan mengidentifikasi para petugas kepolisian melakukan aktivitas mereka sehari-hari.

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini, ditemukan empat puluh kata jargon yang digunakan oleh institusi kepolisian dalam aktivitas sehari-hari.Jargon-jargon tersebut diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu Sandi Huruf, Sandi Angka, dan Sandi Pangkat Kesatuan, yang pada dasarnya merupakan kode dalam bidang kepolisian.Penggunaan jargon ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman pendengar, memperingkas komunikasi, mempermudah penyampaian informasi, serta menjaga kerahasiaan bahasa dan identitas polisi dalam menjalankan tugas sehari-hari mereka.

Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian di SPN Kupang, membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut. Pertama, akan sangat berharga jika studi serupa tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan diperluas ke berbagai institusi kepolisian di seluruh Indonesia atau bahkan antar berbagai satuan kerja seperti lalu lintas, reserse, atau intelijen. Hal ini bertujuan untuk memahami apakah ada variasi jargon yang signifikan secara regional atau fungsional, serta faktor-faktor sosial dan operasional yang memengaruhinya. Apakah jargon-jargon ini seragam secara nasional, ataukah ada kode spesifik daerah yang unik dan bagaimana hal itu terbentuk? Kedua, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak praktis penggunaan jargon terhadap efisiensi operasional dan kualitas komunikasi antarpetugas. Meskipun disebutkan bahwa jargon mempermudah percakapan singkat dan menjaga kerahasiaan, masih perlu dieksplorasi sejauh mana hal ini benar-benar terjadi di lapangan. Apakah ada potensi kesalahpahaman atau hambatan komunikasi antar unit yang berbeda karena perbedaan pemahaman jargon, dan bagaimana jargon secara konkret memengaruhi kecepatan respons dan pengambilan keputusan dalam situasi kritis? Terakhir, mengingat subjek penelitian ini melibatkan polisi pengajar, akan menarik untuk meneliti proses akuisisi jargon oleh para calon polisi atau rekrutan baru. Bagaimana jargon-jargon ini diajarkan secara formal dan informal kepada mereka? Metode pengajaran apa yang paling efektif untuk memastikan penguasaan kode-kode ini dengan cepat dan akurat, serta tantangan apa saja yang dihadapi siswa dalam mempelajari dan menggunakannya?.

Read online
File size247.68 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test