UPG45NTTUPG45NTT

Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan PendidikanCiencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan

Penelitian ini tentang perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi. Masalah yang dirumuskan yaitu bagaimana perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi lima penyair Indonesia. Berdasarkan pada masalah penelitian yang dirumuskan maka tujuan penelitian untuk memaknai perlawanan hegemoni kekuasaan dalam lima penyair Indonesia. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif interpretatif, dengan digunakan pendekatan hegemoni sebagai pendekatannya. Pada penelitian ditemukan perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi, “Diponegoro karya: Chairil Anwar, “Aku Tulis Pamflet Ini karya: W. S. Rendra, “Kita Pemilik Sah Republik Ini karya: Taufiq Ismail, “Perlawanan karya: Mansur Samin, dan “Teratai karya: Sanoesi Pane sebagai kelima penyair Indonesia yang digunakan sebagai data dalam penelitian.

Kesimpulan menunjukkan bahwa perlawanan hegemoni kekuasaan dapat dianalisis melalui puisi dengan pendekatan kualitatif interpretatif.setiap karya dari lima penyair menampilkan unsur perlawanan atas dominasi, baik melalui narasi sejarah, kritik sosial, maupun simbolisme estetika.Analisis menemukan bahwa puisi tetap menjadi medium penting bagi pembuat perlawanan, memfasilitasi dialog antara kreator dan masyarakat.Hasil ini menegaskan peran puisi sebagai sarana kritik dan resistensi dalam dinamika hegemoni di Indonesia.

Pertama, peneliti dapat memperluas jangkauan kajian dengan menambahkan lebih banyak puisi dari generasi lain atau daerah berbeda, sehingga dapat dilihat apakah pola perlawanan hegemoni berbeda di konteks sosial‑budaya yang beragam. Kedua, metode yang dipakai masih menitikberatkan pada interpretasi kualitatif saja, kritis; oleh karena itu, kombinasi analisis kuantitatif berbasis corpus dapat memberikan gambaran statistik mengenai frekuensi tema perlawanan. Ketiga, kajian yang diusulkan sebelumnya hanya menyebutkan lima karya, menimbulkan keterbatasan representatif; studi selanjutnya dapat membandingkan puisi perlawanan dari Indonesia dengan puisi sejenis di negara lain untuk menilai universalitas atau khasnya persepsi, kritis. Keempat, karena puisi seringkali mengandalkan simbolisme, penggunaan perangkat teknologi text mining dapat membantu memetakan sema simbol yang berulang dan hubungan antara unsur narasi dan kritik, yang kompleks. Kelima, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak sastra terhadap aksi sosial: apakah pembacaan puisi tersebut dapat memicu dialog publik atau perubahan perilaku yang signifikan.

Read online
File size386.71 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test